Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Asa semu


__ADS_3

Ya Tuhan


Hanya doa yang aku punya


Ya Tuhan


Aku bukanlah pria sempurna


Aku juga bukan harapannya


Tapi


Aku adalah pria yang mencintainya Engkau tau itu


Aku sungguh memohon kepada-Mu


Izinkan aku menjadi hamba yang lebih baik


Ku mohonkan berjuta maaf dan ampun Kepada-Mu dan juga kepadanya


Na


Dikala mentari menyongsong di ufuk timur


Tak mengalahkan indahnya melihatmu saat aku terbangun tidur


Seperti ujung kuku yang selalu tumbuh meski selalu dipotong


Begitulah rasa rinduku meski hanya sedetik berpisah denganmu


Na


Diammu lukaku


Senyummu bahagiaku


Tawamu anugrah terindah dalam hidupku


Aku berharap malam tak bertemu fajar


Gelap tak berganti terang


Sehingga aku dapat memeluknya erat selamanya


Seluruh kelelahan tergambar di wajahnya


Sejuta keletihan tergurat di wajahnya


Namun tak terdengar keluh kesahnya akan semua itu


Kau seumpama malaikat disurga, Na


Jangan ada dusta dan khianat


Senantiasa jujur


Pegang teguh amanat nurani suci


Jangan sampai tergelincir


Terbuai di ombak lalai


Terhanyut di arus lupa

__ADS_1


Untukmu, Na


Terimalah persuntingan jiwaku


Bersama sama marilah melangkah


Seiring sejalan meniti cahaya cahaya


Berlayar searus segelombang menuju DermagaNya


Anganku menemukan langitnya dimatamu


Matamu bagai bulan purnama bersinar terang


Bertaburkan gemerlap berjuta bintang


Kesunyianku hilang di keluasan hamparan


Aku terbang bagai belibis di langit


Terbang dan terbang mengikuti nyanyian alam


Saat cahaya semakin tinggi kutatap langit


Terbesit dalam benak satu nama yang terindah


Dirimu


Na


Aku mengajakmu masuk ke dalam hati dan jiwaku


Aku bahkan tidak mengenalmu


Sentuhlah tanganku adalah ajakan agar kau menatapku


Tapi berani aku katakan bahwa bening tak ada syarat untuk aku menyayangimu


Terlihat tak beda dengan daya khayalku yang terlalu tinggi


Tidak benar jika dikatakan ini tak berguna


Ini berguna karena hati yang sudah bergerak tanpa bicara


Ini tak butuh perhatian siapapun


Karena hanya satu garis yang ku bangun


Antara kau dan aku


Ini bukan masalah siapa dengan siapa


Siapa yang jatuh cinta


Siapa yang butuh cinta


Dan siapa yang sedang mencari cinta


Ini masalah perasaan yang tumbuh dengan baik


Tidak ada variabel


Karena cinta ini tanpa syarat

__ADS_1


Dan Na


Aku ingin berkarya di hatimu


Memandu cinta dengan deretan puisi indah yang ku tulis


Yang membuat diriku mampu untuk menulis abjad demi abjad namamu


Anganku menjulang tinggi


Menggapai asa menyentuh putih mega


Habis miskin anganku kering


Menguap oleh hawa panas sang mentari cinta


Anganku kian melayang tanpa batas


Ketika saksikan raga bersenandung tanpa balas


Berteman guratan bait bait puisi asa semu


Anganku mungkin terkesan gelap padamu


Namun cintaku putih seputih wajahmu, Na


Andai dirimu tau


Aku padamu laksana katak di tengah kemarau panjang


Dengarkan bait sandi sandi puitisku


Dengarkan dan ajarkan padaku


Menunggu hujan dari hatimu


Na...


Kita berdua hanya manusia


Dari jenis yang berbeda


Tapi tercipta untuk bersama


Dalam keagungan maha pencipta


Aku temukan arah lurus


Aku temukan keindahan di wajahmu


Aku mencarimu dengan niat


Dan meminnangmu dengan doa


Hujan membawa lamunanku malam ini pada-Nya


Rintiknya merdu menghantarkan untaian doa yang sederhana


Zahir rana keraguan


Alur cinta ini tak pernah bermuara


Sajak kita akan menjadi sajak tak bertuan selamanya

__ADS_1


Namun akan ku ramu dalam doa doa di sepertiga malamku


———————————————————————


__ADS_2