Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
KLISE


__ADS_3

Kala hati menghampiri


Ku tak mampu memberikan janji


Lain hari Hati lain akan bicara


Mulut membungkam tanpa suara


Dua hati berlari


Mengais cinta dari satu hati yang telah terisi


Hati bernyanyi cinta pada hati yang lain


Cinta tanpa ada kejelasan pasti


Hati teriak tak kuasa


Merindu kini hati mengaku


Menanti penuh haru


Ketika ku merasa rindu


Bernafas untuknya pun aku mau


Nada jeritan mata dengan luka


Liang berisik memercik menyentuh jemari nan halus


Menyayat hati akan kata kata


Mengatur desir nafas yang kaku tak berdaya


Cinta......


Derita adalah efek sampingnya


Bahagia adalah keinginan


Membutakan mata yang melebar tanpa kedip


Membekukan hati menyumbat telinga


Takdir.....


Dimana kau berada


Mengapa kau tiada


Tiada disaat aku berdusta


Dusta menyayat demi utuhnya jiwa


Kau menulis kehendak pemilikmu


Akankah cinta menjelma


Saat bulu tak kau pandang


Pandang bulu kau tak tau


Mata jiwaku bimbang


Tanya tak mengapa saat kau bisikkan apa itu cinta


Kucari jawaban yang pasti untuk jadi landasan


Mengapa tulusmu membuatku ragu


Saat kau janjikan beribu bunga yang mekar


Dikala hati gersang menantikan harapan


Meninggalkanmu bukanlah jalan terbaik untukku


Alasan pahit bukan jawabannya


Rangkaian kata dusta yang kau sampaikan


Bukan isi sebenarnya hatimu


Mengais cinta yang telah kuberikan


Keinginanmu akan cinta yang lain


Tak cukup dan tak pantas


Kau sejukan hatiku


Perbedaan jauh terasa tak mengapa


Hasrat akan cinta menyenggol tulang


Aku, kamu dan dustamu


Jejak langkah bagai lembaran waktu


Mengukir hasrat kerinduanku


Tapi....


Kau sayat luka tanpa ku duga


Mengalah adalah yang terbaik


Meski sakit harus kuterima


Siapa sebenarnya yang kejam


Aku....?

__ADS_1


Kamu.....?


Atau waktu...?


Semua berakhir


Hanya sepi yang tertinggal


Dalam hening aku meneriakkan namamu


Dihatimu tidak sedikitpun terdengar gemanya


Tentangmu belum hilang


Dan masih ku nanti dalam dekapan


Hati enggan mencari meskipun ku sadar kau tak akan pernah kembali


Tak seharusnya aku menepi darimu


Belajar untuk jadi asing bagimu


Waktu meluaskan jarak antara kau dan aku


Rindu kulebur bersama sesalku


Aku merindukanmu


Makanya aku akan tetap disini


Menyirami cinta dengan mata air rindu


menunggumu tanpa ragu


Sebait rindu kucumbu bersamamu


Mengisi ruang jiwa yang hampa sejak kau pergi


Aku cuman ingin mengulur waktu yang hilang


Menepis semua rasa


Hanya tak kubiarkan sepi meniupnya


Kalau sudah tiada baru terasa


Kehadiranmu sungguh berharga


Engkau tak perlu berlari


Karena aku tahu cara untuk menjauh


Aku cukup menghibur diri dengan mimpiku bersamamu


Satu rasa menyelimuti hati


Dikala duduk menyendiri


Bersama kenangan terindah dirimu dan diriki


Siang dalam luka


Merindu senja kian memghampiriku


Dan dustamu hal paling menyedihkan dalam hidup ini


Ruang renung untuk memahami lebih dalam


Setiap desir luka


Serpihan tawa


Isak tangis


Jeritan rindu


Memantul pelan dari dinding hati


Serasa melukis dikanvas batin


Di tepian hati ku tulis rindu dalam diam


Tersudut seorang diri


Ku raba hati


Mengukur rindu yang hinggap untukmu


Yang kerap membuatku terkulai tanpa daya


Menggapai asa di lereng langit


Menyimpan asa dan impian


Pada lagu lama yang di lantunkan


Bergema lirih hingga kesudut sepi sanubari


Dalam diam tanpa airmata


Aku ingin cinta itu tersimpan rapi


Bersama sesak rindu tertahan dalam dada


Meniti ulang segala jejak yang sudah kita tinggalkan


Dalam lenggang tanpa kata


Dalam sepi tanpa suara


Dalam sunyi tanpa cahaya

__ADS_1


Mendekapmu perlahan memetik mimpi


Menyimpan senyum dibelakang punggung


Segala kisah tentang kita


Yang terpahat rapi di rangka langit


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Cinta


Caraku bercinta denganmu


Dua insan yang sama memiliki satu hati


Sesuatu yang dicinta selalu indah


Tapi sesuatu yang indah belum layak dicintai


Teman yang bukan teman


Saat cinta mulai melirih


Aku pernah menjadi seseorang kepadamu


Saat kalutmu mengungkap resah


Tapi itu dulu.....


Kini hanya luka yang kau beri


Dalam diam kau menikamku


Hingga membuat lunglai hatiku


Terlalu indah candamu


Hingga membuat hatiku membiru


Oleh tamparan dustamu


Kini rasa itu ku kubur dalam makam cintaku


Ku beri nisan dengan nama cinta sang pendusta


Mencintai hanya untuk disakiti


Oleh cintamu yang berbelati


Namun aku tak membenci


Walau terkadang logika mencaci


Melihat cintaku kau gantung tanpa tali


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ku coba menjamah rasaku


Dan bertanya pada hati


Benarkah rasa itu mulai terbelah ?


Tentang semua tanya di hati


Aku terbelenggu janji yang pernah kita lafaskan


Aku terpasung dalam kebodohan hatiku


Kebodohan yang masih setia mempertahankanmu


Meski kau berusaha melepaskanku


Tanpa kau hiraukan aku


Tanpa kau pikirkan rasaku


Tanpa kau pedulikan sakitku


Andai aku bisa menulis takdirku


Akan ku tulis tentang keindahan


Tanpa kepalsuan cintamu


Tanpa keacuhan sikapmu


Yang dicari tak lagi dihati


Karena mimpi tak lagi kembali


Kini hari tetaplah sepi


Tanpa sadar apa yang terjadi


Kini rasa itu telah hilang


Terbang terbawa angin


Terbakar bagaikan arang


Setelah cintaku kau buang


Hingga aku harus relakan asa melayang


Meski aku harus mengerang


Rasa terpanggang


Dalam tungku yang mengatas namakan sayang

__ADS_1


Masih pantaskah ku panggil kau sayang ????


__ADS_2