
Mita dan lainnya tengah menarik nafas lelah dan capek mengikuti kemauan alia yang super duper gila membuat mereka kewalahan sendiri.
“tau gini gue kagak ikut woy!jantung mana ada dijual pasaran”dumel agus menarik nafas banyak-banyak.
“seram sekali”ucap mita membayangkan menaiki roller coster sebanyak 2 kali.
“woi bocah lo mau bunuh kita apa?”ucap yordan sarkas dan kesal dirinya begitu takut dibuatnya.
“bapak yang terhormat siapa suruh bapak main sama anak muda kayak kita”ucap alia tidak mau kalah.
“bapak kamu bilang?”ucap yordan kesal padahal dirinya sedang tidak memakai jas atau atribut kerjanya yang sangat formal itu.
Raden menahan tawanya dengan menutup mulutnya dengan tangan kananya.”udah-udah kan pak yordan tidak lagi kerja juga jangan digituin dosa sama yang tua”ucap mita membuat yordan tambah pusing dibuatnya.
“halus tapi menyakitkan”ucap dini geleng-geleng kepala.
“gini yah bocah umur gue baru 20 tahun”ucap yordan pada akhirnya dirinya tidak sanggup dikatai bapak!bapak! padahal dirinya belum setua itu.
“baiklah”ucap mita memutuskan percakapan itu diri nya ingin memainkan wahana lainnya.
Putra menatap mita yang memandang ke arah belakangnya dengan tatapan minat dan penasaran, putra berbalik dan mengetahui apa yang sedang di lihat oleh perempuan manis itu rupaya ialah rumah hantu.
“yuk masuk kesana kalau lo mau?”tawar putra membuat semuanya memandang kearah mita yang masih serius melihat ke arah rumah hantu itu.
__ADS_1
“woi kesambet entar lo”ucap ucok menepuk pundak mita membuat mita memegang dadanya kaget dan menatap tajam ke arah ucok yang tersenyum ke arahnya.
“jantung itu tidak di jual eceran yah”ucap mita kesal dan masih menatap ucok tajam.
“serem juga lo marah”ucap miko berdigik ngeri.
“mata ey mata”ucap ola mengingatkan dan mita tidak lagi menatap tajam lagi ucok.
“ayo buru antriannya banyak”ucap alia menarik mita meninggalkan mereka semua.
“kenapa juga ikut mereka?”ucap yordan menyesal dengan tindakannya untuk mengikuti mereka ke taman bermain.
Yordan menyusul yang lainnya untuk mengantri masuk ke dalam wahana rumah hantu,dengan perasaan ogah-ogahan di ucok di tarik dini dan ola yang sangat menyukai wahana rumah hantu.
“laki bukan sih?”tanya dini menantang.
“bukan laki dia bosq”ucap miko mengkompori dirinya tau persis bahwa ucok sangat tidak suka dirinya diragukan.
“kalau gitu ikut dong!cemen lo kalah no sama mita”ucap raden menimpali membuat ucok memasang muka masam dibuatnya.
“gue berani yah”ucap ucok tidak mau kalah.
“ucok kalau takut tidak papa kok kalau tidak mau ikut sama-sama”ucap mita polos yang melihat perdebatan yang panjang.
__ADS_1
“kenak mental nggak tuh”ucap putra pertama kali nya setelah lama melihat asik membujuk yang penuh drama.
“silakan masuk”ucap penjaga loket tiket dan 1 gerbong kereta mini di isi oleh mita.yordan.putra dan raden.
“woy gantian lah gue bareng mita aja”ucap ucok memelas namun miko tambah mengusili ucok dengan tersenyum penuh arti dan menaiki kereta mini itu.
“heheheheehhe”ucap alia tertawa penuh arti membuat ucok menatapnya takut.
“gue dan yordan di kereta berikutnya saja,jagain noh pemberani kita”ucap agus meledek dan alia dan lainnya meninggalkan tempat pintu masuk.
Disisi lain mita asik menikmati pemandangan horor namun tidak membuatnya takut akan hal itu.
“nggak takut loh”ucap yordan yang duduk bersebalahan dengan raden.
“kan hantu nya boongan”ucap mita tersenyum membuat ketiganya mengangguk saja karena yang dikatakan mita adalah fakta.
Sedangkan ucok sedang menutup matanya tidak ingin melihat apapun yang ada didepannya. Alia mengusili ucok dengan meniup niup telingannya.
“alia diem dulu loh”ucap ucok tidak tahan di tiup seperti itu.
“li udah kali udah merah noh muka anaknya orang”ucap ola memperhatikan telinga ucok sebelah kanan.
Setelah itu alia berhenti mengusili ucok yang terdiam sepanjang perjalanan. Dan pemarmainanpun berakhir alia dan lainnya di sambut oleh mita dan lainnya yang di luan menaiki kereta yang disusul dibelakang mereka oleh raden dan agus
__ADS_1