
Jesika dan aksel kembali ke ruangan dimana para dokter dan suster bawah mita. Tidak lama mereka menunggu anak kecil tersebut keluar dengan para suster yang akan memindahkannya ke ruangan yang sudah di siapkan. “pak aksel?”tanya suster.
```
“saya sus”ucap aksel.
```
“kami akan memindahkan anak mita tolong untuk mengurusnya di bagian administrasi”.
```
“baik sus” aksel berjalan meninggalkan jesika yang akan menemani mita.
```
“mari bu,kita ke ruangan baru untuk anak mita”ucap suster serentak para suster dan perawat lainnya mendorong brankar mita.
Vvip 03 lantai 6.
```
“jika ada sesuatu yang di butuhkan oleh pasien, ataupun ada hal lainnya untuk segera menekan tombol merah ini. Dan dengan begitu suster dan dokter akan segera datang”.
```
“terimakasih suster”ucap jesika. Setelah itu para suster dan perawat keluar dari ruangan mita untuk kembali bekerja. Jesika duduk di sofa sambil melihat ke arah ranjang mita.
```
“semoga saja yah nak, orang-orang bersama-sama denganmu selamat”.
Aksel masuk ke dalam ruangan dimana anak yang di temukannya terbaik lemah dan bisa saja Tuhan memanggilnya. Di sana juga ada istrinya yang memandang anak itu dengan penuh harap. Aksel mendekatinya dan ikut duduk di samping jesika.
“semua akan baik-baik saja”. Jesika memeluk aksel dari samping mencari ketenangan. Aksel dan jesika menunggu di samping anak itu berharap keluarga korban ada yang datang.
1 jam berlalu......
2 jam berlalu......
3 jam berlalu.....
4 jam berlalu......
__ADS_1
Hingga 1 hari berlalu begitu saja. Matahari tak lagi menampakkan sinarnya hanya rembulan lah yang memancarkan indahnya namun tak ada seorang pun berkunjung untuk datang.
“mungkin mereka baru akan datang besok?”ucap jesika.
“apa itu pertanyaan atau peryataan, bahwa apakah mereka akan datang besok? atau besok mereka akan datang”.
Jesika mengerutkan alisnya. “ terlalu ribet” ucap jesika menyuarakan asik protesnya.
“ alasan” aksel memutar matanya malas.
Jesika mencubit perut aksel kesal. “ kau mencubit rajamu? Wah, sungguh berani engkau ratu”ucap aksel melepas tangan jesika dari perutnya.
“my lord” jesika bangun dan memberi penghormatan.
Aksel tertawa dan menarik jesika untuk kembali duduk. “ sayang apakah kau lapar?”.
“sangat lapar, aku ingin makan sate, ayam kf* dan es jeruk ah jangan lupa nasi nya harus banyak. Ehmmm....”
“apa hanya itu? Seperti nya bukan hanya itu saja?”.
“ yang terakhir nasi di ganti jadi nasi goreng tapi! Harus pedas!”.
“baiklah aku pergi dulu, di dekat sini banyak yang jualan”ucap aksel berdiri.
“apa dengan semua ini kau akan kenyang? Maksudnya terlalu banyak cemilan”.
“kenyang paket komplit”.
“kalau ada hal lainnya kabari saja”. Setelah itu aksel meninggalkan rumah sakit untuk membeli makanan.
Terlebih dahulu aksel memesan es jeruk dan nasi goreng di tempat yang sama, membayarnya terlebih dahulu dan akan mengambilnya nanti. Aksel ke tempat penjual gerobak sate dan memesannya 20 tusuk, membayarnya dan akan mengambilnya nanti.
“cor dog hmm, di mana bisa saya temukan makanan aneh itu?” aksel berjalan melihat ke segala penjual melihat nama makanan yang tertera di sana. “kentang goreng”baca aksel pada salah satu gerobak penjual makanan.
“mas, ini kentang?” tanya aksel mengangkat satu tusuk kentang yang di goreng namun bentuknya yang tidak biasa menurutnya.
“iya pak ini kentang, bapak mau beli?”.
“satunya berapa ya?”.
“ lima ribu pak kami lagi ada diskon harga biasanya sepuluh ribu”.
“saya beli empat”
__ADS_1
“mau bumbu apa ya pak?”tanya penjual.
“pedas semua”
“totalnya dua puluh ribu pak” penjual tersebut memberikan makanan yang sudah di bungkusnya pada aksel. Aksel memberikan uangnya dan mengambil makanan tersebut.
“oh iya mas mau tanya, cor dog...corn dog? Itulah namanya mas. Ada di jual di sekitar sini”.
“ ada pak disana yang tenda-tenda stan makanannya warna putih” tunjuk penjual kentang goreng.
“terimakasih mas” setelah itu aksel berjalan menghampiri tempat yang di tunjukkan padanya tadi.
“corn dog”baca aksel pada gerobak penjual tersebut.
“mau beli pak?” sapa seorang anak muda.
“ ada, dek corn dog isi sosis?”.
“ini pak ada baru saja selesai saya goreng. Bapak mau berapa?”tanya pe jual tersebut.
“ satu berapa ya dek?”.
“corn dog isi sosis sepuluh ribu kalau corn dog mozarella lima belas ribu per tusuk”.
“saya mau corn dog isi sosisnya dua itu saja” penjual tersebut membukuskan pesanan aksel dan memberikannya.
“ini uangnya” aksel memberikan uang pas pada penjual tersebut.
Setelah membeli dua jajanan aksel kembali ke arah penjual sate dan mengambil sate yang ia pesan. “terimakasih pak” ucap aksel mengambil bungkusan sate tersebut. “terimakasih pak”ucap penjual sate.
“sampai sekarang masih binggung harus bilang apa sama penjual”batin aksel.
Kemudian menghampiri rumah makan yang tempat awal ia tuju. Mengambil nasi goreng dan es jeruk yang sudah di pesannya. “saya mau ambil pesanan tadi nasi goreng dan es jeruk” ucap aksel pada kasir tersebut. “oh pak aksel?”. Aksel mengangguk, “ ini pak pesanannya”ucap kasir tersebut.
Setelah semuanya beres aksel membuka aplikasi pesan makanan untuk memesan ayam pesanan istrinya. Setelah menandai rumah sakit yang mereka tempati aksel memilih paket ayamnya saja dengan membeli kentang kemudian mengkonfirmasinya.
Setelah itu aksel berjalan kembali ke arah rumah sakit namun saat melintasi supermarket aksel memilih untuk membeli sesuatu dulu jika besok keluarga pasien datang mereka bisa menjamu mereka dengan makanan atau minuman. Aksel masuk dan mengambil keranjang belanjaan.
Mengambil roti tawar dua bungkus serta selai coklat,coklat vanila dan keju. Setelah itu aksel lima botol air ukuran sedang dan satu ukuran besar, aksel berjalan lagi mengambil tiga pasang sikat gigi, pasta gigi,dan sabun cair.
Terakhir aksel mengambil berbagai macam cemilan dari biskuit hingga snack ataupun coklat dan es kirim, serta minuman dingin lainnya. Aksel membawanya ke kasir dan membayarnya. “ totalnya Rp. 325.000 rupiah” ucap kasir tersebut.
Aksel memberikan uang Rp. 400.000 rupiah. “ kembaliannya pak Rp. 75.000 rupiah” ucap kasir tersebut mengembalikkan uang kembaliannya.
__ADS_1
Setelah selesai aksel kembali berjalan ke arah rumah sakit untuk menunggu pesanannya yang lain. Aksel melihat bahwa pengantar makanan tersebut sudah dekat aksel menunggunya di loby rumah sakit. Sekitar 1 menit kemudian pengantar makanan tersebut datang. Aksel membayarnya dan kembali naik ke ruangan mita.