
Bunda membuka pintu kamar mita."akibat tidur larut tadi malam"ucap bunda melihat mita masih tidur memeluk boneka kesayangannya.
"Bangun nak"ucap bunda mengusap-usap kepala mita.
"Hm"ucapku menjawab.
"Sudah pagi bangun terus kamu makan dan mandi"ucap bunda lagi.
"Iya bun"ucapku sambil meregangkan badan dan duduk berdoa.
"Bunda tunggu dibawah"ucap bunda keluar dan menutup
pintu.
Mita berjalan kearah kamar mandi yang berada didalam kamar dan memulai ritual mandinya.
"Segar"ucap mita keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk dan berjalan ke arah lemari pakaian.
Setelah selesai berpakaian mita ke luar kamar dan menemui bunda yang sedang ada di dapur.
"Pagi bunda"ucapku memeluk bunda.
"Pagi sayang sekarang kamu makan dan boleh kamu belanja di pasar murah dekat sini sayang?"tanya bunda melihat ku.
"Boleh kok bunda apasih yang tidak buat bunda"ucapku meledak bunda membuat bunda menggelengkan kepalanya.
Mita mengambil nasi goreng dan menaruhnya di atas piring lalu memakannya dengan lahap. setelah selesai mita menaruh piring nya ke wastafel dan mencucinya.
"Bunda mana uangnya?"tanyaku pada bunda.
"Ini uangnya dan ini daftar belanjanya"ucap bunda memberikannya padaku.
"Bunda tinggal bilang apa saja yang mita harus beli tidak perlu pakai daftar-daftar kayak beginian bundaaaa"ucapku gemas.
"Kamu kan pelupa sayang lalu saja bunda bilang beli sayur kangkung kamu beli cabai mana cabainya banyak lagi"ucap bunda mengingatkan.
Mita tertawa malu."bunda jangan di ingat lagi mita malu"ucap mita tersipu.
"Bunda mau temani ayah ke acara kantor"ucap bunda dan mita mengangguk paham.
"Iya bunda,mita siap siap dulu"ucapku berjalan ke arah kamar mengambil hoodie dan tas kecil.
"Kunci pagar sama kunci rumah jangan lupa yah nak"ucap bunda memberitahu ketika mita sudah keluar dari kamar.
"Iya bunda,mita pergi dulu"ucapku membuka pintu dan berjalan keluar rumah.
Mita berjalan ke arah jalan besar dan menunggu angkot(angkutan umum) tidak lama dari itu angkutan umum seperti taxi berhenti dan mita menaikinya.
"Ke pasar murah yah pak"ucapku memberitahu pada sopir.
Sekitar 15 menit angkutan berhenti di pasar murah yang banyak pembelinya.
"Pertama-tama cari bawang merah,bawang putih sama kentang"ucapku melihat daftar belanjaan sambil melihat-lihat.
__ADS_1
"Bu ini bawangnya setengah kilo berapa yah?"tanyaku pada penjual.
" 10 ribu neng"ucap ibu penjual.
"Kalau begitu kasih bawang merah sama bawang putihnya setengah kilo bu"ucapku di iyakan ibu penjual.
"20 ribu kan bu ini uangnya"ucapku memberi uang dan berjalan lagi mencari kentang.
"Sayur kangkung,bayam,ikan mujair dan kentangnya jangan lupa loh mita"ucapku dalam hati.
Mita mendekati penjual sayuran."bu kentangnya setengah kilo berapa yah?"tanyaku.
"20 ribu neng"ucap ibu penjual.
"Kalau bayam dan kangkung nya satu ikat berapa bu?"tanyaku lagi.
"Satu ikat bayam 5 ribu neng sama Harganya kayak kangkung"ucap ibu penjual.
"Saya ambil 2 ikan bayam dan 3 ikat kangkung nya bu"ucapku memberikan bayam dan kangkung yang telah ku pilih.
"Semuanya 25 ribu dek"ucap ibu penjual memberikan sayuran yang ku beli.
"Sama kentangnya bu setengah kilo"ucapku lagi.
"Ohh oke dek"ucap ibu penjual ramah dan memilihkan kentang yang bagus.
"45 ribu semuanya bu"ucapku memberikan uang dan setelah itu lanjut membeli ikan.
Mita berjalan ke arah penjualan ikan dan melihat-lihat ikan yang segar dan baru saja datang.
"10 ribu neng"ucap bapak penjual.
"Saya ambil 2 ikat ini pak"ucapku mengangkat ikan yang di gantung menjadi satu dengan ikan lainnya.
Ini neng ikannya terimakasih"ucap bapak penjual tersenyum ramah.
Mita melihat-lihat berbagai macam jualan yang ada disitu pantas saja selalu ramai harganya yang murah dan kualitas yang baik dan orang-orangnya ramah.
"Tahu,tempe dan bumbu tepung"batin yana melihat daftar belanjaan.
Mita berjalan lagi mencari penjual tahu dan tempe serta bumbu tepung untuk dibeli terakhir kalinya.
"Kakak tahunya berapa satu?"tanyaku pada perempuan yang sepertinya kakak dari ku.
" 1 seribu dek"ucap kakak penjual.
"Kasih 10 ribu kak tahunya"ucapku dan kakak tersebut membukus pesanan ku.
"Kakak tidak jual tempe?"tanyaku binggung.
"Tempenya sudah habis dek,kalau mau disitu ada penjual tempe"ucapnya memberitahu.
"Ini uangnya kak permisi"ucapku ramah.
__ADS_1
"Mas tempenya berapa satu bungkus?"tanyaku pada mas penjual yang ditujukan kakak tadi.
"Satu bungkus 1 ribu dek"ucapnya.
"Kasih 10 ribu mas"ucapku dan dibukuskan tempenya di dalam plastik.
"Terimakasih"ucapku mengambil tempe dan membayarnya.
"Terimakasih"ucapnya mengikuti ku.
Mita berjalan ke luar dari kerumunan orang dan berjalan ke tepi jalan raya untuk menunggu angkot untuk pulang.
"Mang jalan mawar?"tanyaku pada angkot yang berhenti.
"Tidak neng"ucap sang sopir dan pergi.
Mita menghela nafasnya itu sudah mobil ke-3 yang tidak menuju ke jalan rumahnya.
"Jalan saja lah sekalian olahraga sedikit belum terlalu panas"ucap mita berjalan santai berharap ada angkot yang menawarkan nya.
Yana berjalan hingga setengah jalan dari rumahnya dan melihat seseorang yang sedang duduk di trotoar memandangi motornya.
"Permisi ada apa yah kak?"tanya ku menghampiri orang tersebut.
"Eh"ucap kakak itu dengan kaget melihat ku.
"Maaf sebelumnya saya lihat dari jauh kakak terdiam dipinggir jalan"ucap ku dengan sopan dan hati hati.
"Ini motor saya rantainya putus dan saya binggung cari bengkel dimana soalnya saya baru pulang dari luar negeri dan tidak bawa handphone untuk hubungi orang"ucap kakak tersebut dengan menggaruk tengkuknya dengan tidak enak.
"Dekat sini ada bengkel kak, kalau mau saya antar"ucapku dengan tersenyum.
"Handphone adik ada?saya hubungi orang saja"ucapnya.
"Ada kakak"ucapku memberikan handphone jadul milikku.
"Maaf yah dek kamu punya handphone lain?"tanyanya dengan heran sambil mengetik.
"Ada kak tapi saya lebih nyaman pakai yang seperti itu"ucapku membuat kakak tersebut menganggukkan kepalanya.
"Masih ada yah orang seperti kamu? "ucapnya membuat ku binggung namun ku jawab dengan anggukan saja.
"Ini terima kasih"ucapnya mengembalikan handphone milikku.
"Kalau begitu saya permisi dulu kak"ucapku berdiri dan pamit.
"Nama saya putra"ucapnya memberitahuku.
"Saya mita kakak"ucapku memperkenalkan diri juga.
"nomor handphone saya di handphone kamu"ucap putra tersenyum.
"Baiklah kakak putra sampai jumpa"ucapku melambaikan tangan dan pergi.
__ADS_1
"Cantik"