
Seorang pria yang tampak membolak-balikkan kertas yang ada ditangannya sambil membaca nya dan menulis sesuatu di atasnya.
"Tuan apakah anda belum ingin pulang?"tanya gio masuk dan bertanya pada yordan.
Iya dialah Yordan imanuel angkasara anak sulung dari pasangan Volkan raden angkasara dan Aminah Wiranata salah satu pasangan terkaya di kota G dan merupahkan salah satu keluarga konglomerat.
“sudah jam berapa sekarang gio?”tanya yordan tanpa milirik ke arah zian yang berada didepannya.
gio melihat ke arah jam yang di pakainya menujukkan pukul 22.15 waktu setempat mendengar ucapan gio yordan menyimpan semua berkasnya dan memisahkannya untuk di periksaknya besok hari.
“siapkan mo...”
Terdengar suara ketukan dari arah pintu menghentikan ucapan yordan.”masuk” ucap yordan menyahuti ketukan dari orang yang mengetuknya.
“maaf tuan saya ingin memberitahukan hasil pencarian dari tim wores tentang hal yang tuan inginkan”ucap moris sebagai orang kepercayaan yordan.
“apa hasilnya moris saya harap tidak membuat saya mengeluarkan uang untuk mengirim barang”ucap yordan penuh penekanan di tiap kalimatnya.
Moris meneguk ludahnya kasar mendengar nada peringatan dan ancaman dari tuan mudanya dan selaku ketua tim wores.
“ mengenai perempuan yang tuan muda minta kami selidiki kami mendapatkan beberapa hal”ucap moris mulai membuka kertas yang berada ditangannya.
__ADS_1
Yordan menatap ke arah moris dengan tatapan mematikan bahwa dirinya berharap hasilnya tidak akan membuatnya puas.
“nama mita, umur 17, tahun tanggal kelahiran 19 agustus 2003, bersekolah di sma garuda kelas 11 ipa 2 siswa pindahan,nama orang tua gio adi dan jesika bunga, mata pencaharian ayah karyawan di salah satu perusahan yang bernama pusaka jaya yang dimiliki ceo mudah yang belum bisa kami ketehui, sedangkan ibu sebagai ibu rumah tangga”ucap moris membacakan hasil yang ia dapatkan.
“itu saja?”ucap yordan dingin dan kesal.
“tidak tuan kami menemukan sesuatu yang janggal dari itu semua”. Yordan mengangkat sebelah alisnya. “kami berusaha mencari kisah lebih jauh mengenai kedua orang tua non mita dan mencari tahu masa lalunya namun sistem kami selalu mengalami ganggu bahkan kami harus mematikan dan berulang kali mencobanya sepertinya ada seseorang yang tidak ingin identitas mita dan kedua orang tuanya diketahui tuan”ucap moris dengan penuh ketegasan di setiap kalimatnya.
“bangaimana seorang pekerja biasa identitasnya begitu ingin disembunyikan?”ucap gio mengeluarkan pendapatnya yang menjadi tanda tanya dari yordan.
“apakah orang-orang ini adalah orang-orang yang sebenarnya berlatar belakang yang khusus tuan?”ucap moris menginggat sangat susah bagi dirinya dan tim untuk mencari tahu.
Yordan menyandarkan belakangnya ke arah kursi dan menutup mata sambil berpikir.”hanya itu saja”ucap yordan.
Gio melihat ke arah yordan takut-takut ucapan dari moris dapat menyinggung tuannya yang sedang lelah dan capek seharian bekerja dan hal itu membuat tuan mudanya dalam kondisi perasaan yang buruk dan berubah-ubah.
“pasrah lah kalau bakal balik lagi ke negara X”batin moris takut-takut dan pasrah secara bersamaan.
Tidak ada sahutan membuat keduanya berkeringat dingin menanti-nanti amarah yang akan meledak dan perintah yang membawa mereka dua pergi keluar dari negara ini.
“apakah penantian selama ini akan segera berakhir?apakah pencarian selama ini akan ada kemajuan?setidaknya akan ada hal yang baru. Bolehkah aku berharap?Tuhan”batin yordan begitu gelisah.
“tuan muda”panggil gio hati-hati kepada yordan.
“habisalah gue kayaknya tuan muda sedang merencanakan kemana gue bakal di buang”batin moris cemas dan takut.
__ADS_1
“TUAN MUDA”panggil gio kencang dan membuat yordan kaget dan kembali pada kenyataan.
Yordan membuka matanya dan melihat ke arah gio dan moris yang menatapnya seakan ada seseuatu hal yang buruk yang akan terjadi.
“masih ada lagi?”tanya yordan menatap ke arah moris.
“tidak ada tuan muda”ucap moris kaget dan gugup secara bersamaan.
“terus kamu mau bermalam di kantor?”ucap yordan memutar bola matanya jengah.
“permisi tuan muda”ucap moris pamit dan segera keluar dari ruangan.
“ayo pulang”ucap yordan berdiri dan memakai jasnya dan keluar dari ruangannya di susul oleh gio yang menghubungi sopir untuk menyiapkan mobil.
Setibanya di luar perusahan tepatnya di depan perusahan gio dengan sigap membukakan pintu mobil untuk yordan.
“jangan membuatku mengirimmu karena teriakkanmu”ucap yordan dingin dan masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
“baik tuan”ucap gio menyesal dan menutup pintu mobil dan masuk ke dalam mobil.
...SELAMAT MEMBACA:)...