
PART 23
“mita bangun sayang nanti kamu terlambat loh”ucap bunda membangunkan mita yang masih tertidur dengan nyenyak sekali.
“yah ampun anak ini”. Bunda terus menggoyangkan badan mita untuk membuatnya segera bangun.
Merasa terganggu dengan goyangan tangan sang bunda mita akhirnya membuka matanya melihat sinar matahari yang sudah menembus setiap fentilasi dan jendela miliknya.
“selamat pagi bunda”ucap mita ngantuk dan duduk di atas kasurnya.
“pagi sayang, dan lekaslah mandi kalau tidak ingin berjemur di bawah matahari pagi ini”ucap bunda menggelengkan kepalanya dan berjalan menutup pintu kamar mita.
“pagi ku cerah matahari bersinar”ucap mita dan melihat ke arah jam dinding miliknya 06.30
“oke larat pagiku cerah matahari bersinar dan aku terlambat”ucap mita setengah berteriak hingga terdengar keluar membuat bunda menegurnya.
“mandi sayang bukan di larat nyayiannya”teriak bunda dari luar.
Dengan cepat mita membuka selimutnya namun hendak mengambil handuk mita segera duduk dilantai tempat dimana dia berdiri.
“terimakasih Tuhan atas berkatmu mita bersyukur tuhan menyertai mita sepanjang malam dan mita akan memulai aktivitas mita hari ini. Jaga lindungi mita,terimakasih tuhan yesus yang baik hanya ini doa mita haleluyah amin”ucap mita menutup doanya dan bergegas mengambil handuknya dan lari secepat mungkin ke kamar mandi.
*******
“selamat pagi bunda mita berangkat”ucap mita menyalim tangan bundanya dengan terburu-buru.
“ini bekalnya nanti dimakan sampai sekolah supaya kamu tidak sakit”ucap bunda memberikan tempat bekal kepada mita.
“baik bunda, terima kasih makananya.sampai jumpa”ucap mita tersenyum dan berlari keluar untuk mencari angkot.
“baiklah semoga angkotnya masih ada amin”batin mita sambil berjalan terburu-buru.
Terdengar suara klakson dari arah belakang membuat mita menoleh.”apa aku memakan banyak jalan?”ucap mita heran kemudian melihat ke arah betapa luasnya jalan di sampingnya. Apakah tempat dimana dirinya berdiri membuat jalan tampak sedikit? Pikir.
“naik”perintah orang itu dengan dinginnya kita berhenti tepat di samping mita.
“eh ayam copot”ucap mita mengelus dadanya kaget.
“bocah ini kira gue ayam?”batin yordan mendegus kesal.
__ADS_1
“lo mau naik atau gue tinggal”ucap yordan sungguh bosan mengulang ucapannya lagi.
“hmm maaf pak anda siapa?”tanya mita memiringkan kepalanya sedikit menebak-nebak siapakah orang ini.
“APA PAK!!”ucap yordan kesal melepas kacamata hitam yang di pakainya.
Gio menahan tawanya bersama sopir pribadi milik yordan.
“tertawa saja! Kalau mau gue kirim lo berdua”ucap yordan kesal bocah ini sungguh membuat mukanya hilang.
“maaf yah pak pagi-pagi tidak baik marah-marah”ucap mita tersenyum tanpa mengetahuinya tambah membuat yordan kehabisan kalimat. Apa dirinya sudah sangat TUA?.
“berisik!naik cepat”ucap yordan sudah habis kesabaraan ah sungguh bodoh dirinya menawarkan tumpangan pada anak ini.
“maaf bapak si”
“kalau lo mau terlambat ke sekolah sekarang mending jal—“ucapan yordan terhenti ketika mita sudah meminta sopirnya untuk menjalankan mobil.
Gio yang melihat wajah sang tuan mudanya yang pusing dan syok membuatnya tidak tahan untuk tersenyum.
Sepanjang perjalan mita terus bertanya tentang mobil, pekerjaan yang di miliki yordan, siapakah gio dan firman bagi yordan?,berapakah harga mobil ini,siapa pencipta mobil ini,dan hal lainnya.
“baiklah gue menyesal! Yah ampun nih bocah di kasih makan apasih sama orang tuanya pusing gue”.
“wah terimakasih banyak kak gio,om firman dan pak yordan rasanya sangat cepat sampai dari biasanya”ucap mita bahagia.
“mampuslah nona mita malah bilang tuan muda pak lagi habis lah gue dan pak firman” gio tersenyum menanggapi ucapan dari mita.
“terimakasih”ucap mita keluar dan berjalan keluar dari mobil dan seluruh siswa menatapnya penasaraan dengan siapa yang berada di dalam mobil yang mewah dan berharga puluhan juta itu, yang tentunya adalah salah satu orang berada di negara ini.namun apakah hubungannya dengan mita?.
“akhirnya pergi juga tuh bocah ribut banget”ucap yordan melonggarkan dasinya.
“apa pak?gila yah gue masih muda dan tampan gini dia bilang pak!! Secara banyak yang mau sama gue tapi dia bilang gue pakk!”cerocos yordan tidak habis pikir setiap ucapannya itu membuat gio dan pak firman menggelengkan kepalanya mendengar setiap ucapan tuan mudanya yang bicara begitu panjang.
“ajaib”ucap gio dan pak firman secara bersamaan dan tentunya di dengar oleh yordan.
“jalan! Masih ada meeting dan pekerjaan yang banyak!KALIAN MAU TINGGAL DIDEPAN SEKOLAH YANG MENYEBALKAN INI!!”teriak yordan sangat kesal.
“bukannya sekolah itu bapak yang punya yah?”ucap gio dengan spotan membuat yordan menggeram lelah.
*****
__ADS_1
“woi mit gue liat lo turun naik mobil keren anjir”ucap miko menghampiri mita bersama yang lainnya.
“serius mit, bareng siapa lo?ganteng nggak”tanya alia penasaraan.
“siapa?”tanya raden dingin.
“wooooww bau-bau hangus”sorak agus terkekeh melihat ekspresi kawannya ini.
“ memangnya ada kompor di kelas, ada yang masak sekarang?”tanya mita melihat ke sana kemari.
“bukan begitu mita yang sangat lal—“
“ah ingat bunda kasih bekal yang harus di makan sekarang”ucap mita menepuk dahinya menaruh kotak bekal itu tanpa menoleh ke arah agus yang membuka mulutnya frustasi padahal dirinya belum selesai untuk berbicara.
“mik,lia,den,cok temen lo noh bikin gue ampun bicara sama dia”ucap agus
Mereka menggelengkan kepalanya kasian bahkan mita tidak memperhatikannya malah fokus memakan sarapannya.
Setelah mita menyelesaikan sarapannya bell masukpun berbunyi dan tidak lama dari itu wali kelas mereka mereka.
“baiklah anak-anak ibu membawa teman baru kalian, silakan perkenal dirimu”ucap bu nia dengan ramah.
“hai semua nama saya tasya senang berteman dengan kalian”ucap tasya senyum dengan sangat ramah.
“baiklah tasya silakan duduk di kursi depan kosong”ucap bu nia dan tasya berjalan ke arah bangku kosong yang ada dalam ruang kelas itu.
“baiklah anak-anak hanya itu saja yang ibu mau sampaikan jangan keluar kelas tunggu guru yang akan masuk dan tolong agus,miko,ucok,alia, raden dan mita kalian jangan bikin masalah lagi kalau tidak ibu bakal panggil orang tua kalian”ucap bu nia penuh ketegasaan.
“baik bu”ucap mereka kecuali mita.
“baik bu saya tunggu undangannya”ucap mita lain dari yang lainnya membuat raden menutup mulut mita sebelum berbicara lagi.
Bu nia yang sudah mendapat informasi dari pak yanto dan bu mentari mengenai sifat muridnya yang satu ini.
“baiklah ibu permisi, tolong tertibkan kelasnya viko”ucap bu nia meninggalkan kelas.
“mita jangan banyak menjawab ucapan guru ya nanti kamu bisa kenak hukuman dan yang lainnya, dan tolong jangan membanta ucapanku”ucap raden menghentikan tindakan mita yang mungkin saja menjawab ucapan.
“siap bos”ucap mita tidak menjawab ucapan raden.
Dan setelah itu pembelajaraan pun dimulai oleh pak ilham selaku guru biologi yang mengajar di mata pelajaraan pertama pagi ini. Dan pembelajaraanpun dimulai dengan tenang dan serius.
__ADS_1
...Hai semuanya semoga suka dengan cerita milik author....terimakasih...