
Dekorasi mewah dengan taburan bunga menghiasi sebuah rumah yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara sakral.
acara yang di inginkan sekali seumur hidup oleh setiap pasangan.
Didalam kamar yang dipenuhi bunga-bunga segar, selly mematut dirinya didepan cermin dengan balutan kebaya berwarna putih menghiasi tubuhnya, jantungnya berdegup sangat kencang karena sebentar lagi statusnya akan berubah.
Tidak ada senyum ataupun perasaan bahagia, karena pasangan yang akan menikahi nya baru dia kenal beberapa hari dan mereka juga sudah membuat kontrak pernikahan.
jadi tidak ada yang terlalu istimewa, bahkan tidak seperti layaknya pasangan calon pengantin lainnya.
"lama banget sih, udah gak nyaman banget dengan kebaya ini,"gerutu selly bahkan MUA berkali-kali memperbaiki riasan di wajah selly karena wajahnya berkeringat.
"rini kira-kira mulai jam berapa? Aku sudah pegal sekali rasanya.."tanya selly
"tunggu saja, gue juga ngga tahu persis di mulai jam berapa?jawab rini yang memperhatikan selly karena teman nya begitu cantik dengan pakaian kebaya serta make up di wajahnya. Tanpa make up wajah selly sudah cantik dan dia hanya memakai make up flawless saja.
"apa Lo yakin dengan keputusan Lo menikah muda tanpa ada rasa cinta sama sekali hanya karena merasa tidak enak dengan kebaikan bu ida?tanya rini sambil menatap mata selly
"yakin dan tidak usah berpikir tentang gue yang tidak-tidak.."sahut selly
"bagaimana kalau pernikahan ini ngga membuat Lo bahagia? Tanya rini karena dia sangat hapal dengan karakter selly.
"hemmm, gue sudah memutuskan nya dan ngga apa-apalah, gue menikah dengan nya.jika dalam 2 tahun tidak ada kecocokan kami akan berpisah.."terang selly yang membuat hati rini tambah menciut.
"pilihan yang sangat sulit.."gumam rini dan tidak lama selly pun di panggil keluar untuk menemui calon suaminya.
sudah nampak disana orang tua andri,bu ida,bu marin pak penghulu beserta wali hakim.pernikahan pun terjadi, selly sudah sah menjadi istri andri kurniawan.
__ADS_1
statusnya adalah istri kedua karena istri pertamanya karin belum diceraikan oleh andri.
selly menghela nafas panjang saat memasuki apartement milik andri. Dia memasuki salah satu kamar yang seharusnya kamar milik mereka berdua sebagai pengantin baru,tapi itu hanya angan semata.
sungguh dia tak pernah berpikir kalau menikah secara mendadak begini.
Tidak ada resepsi pernikahan sesuai permintaan selly, semua serba di rahasiakan.
emosi selly sudah mereda ketika dia sudah masuk kekamar mandi.
sayup-sayup ,andri bisa mendengar suara gemericik air yang berasal dari dalam kamar mandi. Pastilah istrinya selly sedang berada didalam kamar mandi tersebut.
Andri hanya menghembuskan nafasnya kasar dan melepaskan jas berwarna hitam yang dia pakai untuk mengucapkan ijab kabul.harusnya malam ini adalah malam pertamanya, tapi itu tidak akan terjadi karena mereka berdua sudah mempunyai perjanjian.
Terdengar suara pintu terbuka,refleks andri menoleh ke arah sumber suara padahal dia baru saja memejamkan matanya. Dia menelan salivanya melihat selly memakai handuk sebatas lutut.
"apa yang kau lakukan dikamar ini?'teriak selly dengan amarah yang sudah menggebu.
andri pun berjalan pelan keluar dari kamar tersebut, dia kembali merebahkan badan nya di sofa depan tv.
"aku hanya menumpang istirahat sebentar sesuai perjanjian aku tidak akan mengingkarinya"ujar andri yang langsung memejamkan matanya dan tertidur pulas.
Lalu selly masuk kekamar dan mengunci dirinya didalam kamar, sampai malam tiba selly tidak keluar kamar sama sekali. Bahkan dia melewati makan siang atau pun malamnya, dia coba berdamai dengan keadaan sampai dia bisa menerima andri tinggal satu atap dengan nya, walau tidur mereka terpisah.
Tok..tok..tok
Suara ketukan pintu dari luar kamar membuyarkan lamunan selly.
__ADS_1
"hai kamu dengar aku ngga? Apa kau tidak mau makan? Sampai kapan kau mengunci dirimu dalam kamar..'teriak andri
selly membuka pintu kamarnya hanya sedikit saja, yang muncul hanya wajahnya saja.
"ada apa?kalau aku lapar aku akan makan dan tidak usah mengurusi aku karena aku bukan anak kecil."ujar selly lalu kembali menutup pintu kamar nya kembali.
tubuh selly merosot dilantai meratapi nasibnya yang memilukan. Selly merasa takdir mempermainkan dirinya, dia bukan gadis yang gila harta bahkan dia rela bekerja apa saja untuk dirinya.
Cukup lama dia terisak-isak hingga air matanya perlahan mengering. Selly menyeka sisa-sisa airmata yang membasahi pipinya.akhirnya dia keluar juga dari kamarnya dan menuju pantry. Dengan tubuh yang sedikit sempoyongan selly mengambil mimuman dan beberapa potong kue untuk mengisi perutnya yang sedari pagi tidak di isi.
Selly merasa lega karena andri sudah tidak ada di apartemen nya.
ingin rasanya dirinya berbicara dengan andri, apa alasan nya dia ingin menikahi selly. Tapi mulutnya terasa terkunci bahkan yang ada selly sangat membenci andri.
Paginya selly terbangun agak siang, karena semalaman dia tidak bisa tidur. Lalu dia bergegas membersihkan dirinya dan keluar dari kamar.
nampak andri sudah menunggu nya di meja makan dan memberi kode agar selly duduk di hadapannya.
"baiklah jika kau tidak ingin hidup bersama ku tidak masalah. Tapi aku mohon padamu untuk menjalani pernikahan ini setidaknya sampai 2 tahun kedepan. Jika dalam beberapa bulan kita tidak juga memiliki kecocokan maka tidak masalah jika kamu memilih bercerai dengan ku. Jika kita terlihat seperti ini di depan tante ida dan orang tua ku mereka akan sangat kecewa? Apa kau ingin mereka menganggap mu orang yang tidak tahu rasa berterima kasih?atau kau mau menjadi janda satu malam."andri terpaksa berkata seperti itu karena watak selly yang sangat keras.
Janda satu malam itu terdengar sangat menyedihkan di telinga selly, apa lagi umurnya yang masih belasan tahun bahkan belum genap 20 tahun.
Andri sangat menyukai gadis ini, dia akan coba melunakan hati selly. Karena bagi andri, selly anggari adalah cinta pertama nya yang sudah meluluh lantahkan ke sombongannya itu.
"apa kamu yakin kita akan cocok?apa kamu yakin bisa membuatku jatuh cinta dengan mu? Asal kau tahu saja, aku tidak suka pria sombong sepertimu?"tukas selly
Dalam hati selly, mana mungkin dia akan jatuh cinta dengan andri,pria seperti andri bukanlah pria impian selly karena andri pria yang sangat dingin bahkan terlihat angkuh.
__ADS_1
lalu tipe pria seperti itu kenapa harus menjadi suaminya sekarang.
"kalau sudah tidak ada yang dibicarakan lagi,aku akan berangakt kerja."pamit selly tapi masih sempat mencium tangan andri.