Hanya Sebuah Impianku

Hanya Sebuah Impianku
BAB 8


__ADS_3

persiapan pernikahan Andri dirahasiakan dari Karin bahkan sangat tertutup dan hanya pihak Bu Ida dan orang tuanya saja yang mengetahui serta assisten nya.


Selly nampak sedikit tenang, pernikahan yang tanpa di dasari saling suka ini ternyata bisa menyelamatkan dia dari bapaknya yang akan memaksa dia untuk menikahi teman bapaknya di kampung.


masalah apa setelah pernikahan pun Selly tidak tahu menahu, yang dia tahu ingin melanjutkan kuliahnya sampai bisa meraih cita-cita yang dia impikan.


walau jalan nya harus seperti ini memang sudah alurnya.


padahal sudah menolak nya tetap saja berakhir di pernikahan juga.


Selly pun bertemu dengan Andri ada yang mereka mau bahas sebelum menikah.


"aku mau melanjutkan sekolah ku dan jangan kamu halangi semua cita-cita ku, bahkan aku juga tetap ingin bekerja.


di luar cukup bersikap biasa saja, anggap saja kita tidak saling mengenal dan satu lagi kalau pernikahan kita hanya berjalan dua tahun kan? ungkap Selly


ternyata semua diluar dugaan Andri, biasanya dia yang sombong sekarang malah berbalik kepadanya.


justru wanitanya lah yang sekarang yang membuat peraturan seperti itu.


"oke gak masalah, dan kau menempati apartemen yang sudah aku beli dengan uangku."ujar Andri


"tidak usah repot-repot tinggal di apartemen, aku juga tidak tertarik. lebih baik kontrak rumah petak saja "tutur Selly yang membuat Andri semakin kesal di buatnya, karena pikir Selly terlalu sombong sekali calon suami nya itu.


"ingat ya..jangan pernah samakan aku dengan wanita yang selalu mengejar-ngejar mu."ujar Selly lalu pergi meninggalkan Andri begitu saja.


assisten Andri yang mendekati percakapan bos dan calon istrinya itu ingin tertawa tapi dia tidak berani.


"senjata makan tuan."gumam nya dalam hati


setelah pertemuan itu, Andri ingin mencoba menjaga jarak dengan Selly tapi ternyata tidak bisa karena justru Selly semakin menjauh.


perkuliahannya sudah di mulai, Selly malah sibuk dengan dunia baru nya.


mempunyai teman baru dan kegiatan baru juga, sepulang kuliah dia sibuk dengan adonan kue-kue nya.


Andri datang saja ,Selly malah mengacuhkan nya.


memasak di dapur dengan berbagai macam lauk pauk, yang akan di sajikan untuk menyambut orang tua Andri.

__ADS_1


"semua hidangan apa kamu yang memasak.."tiba-tiba Bu Ida masuk ke dalam dapur,membuat Selly terlonjak kaget.


"iya bun, mau cicipi? tanya Selly


"pasti enak dari tampilan nya saja sudah sangat menggugah selera."puji Bu Ida


"sebentar lagi selesai, nanti akan Selly sajikan di meja makan..bunda tunggu saja di dalam."pinta Selly


lalu Bu Ida pun masuk ke dalam menuju ruang keluarga, Bu Ida kembali melanjutkan pembicaraan dengan Andri soal masalah pernikahan Selly dan Andri.


Selly sedang menata semua makanan di atas meja makan, mbok yang bekerja dirumah Bu ida merasa tidak enak hati.


dia hanya membantu saja, semua kerjaan memasaknya pasti kalau Selly di rumah pasti Selly yang akan turun langsung.


dan gadis ini pun selalu memasak untuk banyak orang, dia senang berbagi dan makan bersama-sama.


"mbok nanti untuk puding dan buah nya jangan lupa minta di potong-potong kecil ya? biar mudah memakan nya."pinta Selly dan si mbok langsung melakukan nya dengan senang hati.


tidak lama keluarga Andri pun datang, nampak seorang wanita yang masih sangat cantik bersama gadis seumuran Selly,di belakang wanita tersebut ada seorang laki-laki berumur yang masih gagah dan tampan.


Bu Ida menyambut kedatangan sahabatnya itu, Selly seperti mengenali wanita tersebut tapi dia agak lupa.


"Selly kesini nak? panggil Bu Ida


"ini mama nya nak andri dan ini papa nya..nah yang sebelah Andri itu adalah adik nya.."terang Bu Ida


Selly hanya memberikan hormat saja ,karena tadi sudah memberi salam bahkan Selly mencium tangan kedua orang tua Andri.


"makanan sudah siap,sebaiknya kita makan dahulu baru berbincang-bincang lagi.."ajak Bu Ida


orang tua Andri pun menyetujuinya lalu ikut melangkah kan kaki menuju ruang makan.


"wah sepertinya persiapan nya sangat matang sekali nih, masakan nya sangat menarik dan membuat perutku lapar.."seru mama nya Andri


"iya sepertinya dari tampilannya saja sudah enak, mari kita cicipi rasanya .."timpal papa Andri


adiknya Andri hanya memberikan senyum saja, Selly hanya diam tanpa menjawab.


mereka mulai duduk di kursi meja makan, dan satu persatu mulai mengambil makanan.

__ADS_1


hampir semua menu di coba oleh orang tua nya Andri.


"sangat enak sekali ,siapa yang memasak semua ini? apa jeng Ida ? tanya mama Andri


"itu calon menantu mu.."tunjuk Bu Ida ke arah Selly


"wah kalau begini sih bisa-bisa di rumah buka restoran.."ledek papa nya Andri


"selain pintar memasak dia juga pandai membuat kue, semua kue basah yang banyak di pesan itu hasil tangan dari Selly.."terang Bu Ida


"sebaiknya kamu kembangkan lagi kemahiran mu itu, bisa ladang uang untuk mu.."timpal mama nya Andri.


dari Pertama masuk adiknya Andri tidak bicara apapun dia terus memperhatikan Selly.


"kak Selly apa kak Selly salah satu kampus di x dan kak Selly di jurusan ke dokteran benar gak ya? tanya adiknya Andri


"apa kamu Indri? tanya Selly balik


"hahahaha dari tadi ternyata kita lagi teka teki ya? sahut Indri adiknya Andri


"iya aku mau nyapa takut salah.."tutur Selly


"jadi kalian sudah saling kenal? tanya Bu Ida


"kebetulan kami satu kampus saja Tan, hanya beda jurusan aja.."terang Indri


lalu Selly dan Indri memisahkan diri dari para orang tua, Indri mengikuti Selly yang akan melanjutkan membuat kue.


sedangkan yang lain sedang mengatur rencana pernikahan Yang akan di adakan dua hari lagi.


Andri sangat puas karena akan menikah secepatnya dan dia juga sudah mengatur rencana setelah ijab kabul akan langsung pindah ke apartemen.


awal nya Bu Ida tidak setuju tapi akhirnya setelah diberi pengertian menyetujui juga.


sedangkan Selly sedang mengajarkan Indri membuat kue, bahkan Indri selalu gagal dan akhirnya menyerah juga.


"aku tinggal pesan saja Sama kamu deh, bukan bakat Aku membuat kue.."pasrah Indri


"harus semangat dong? jangan patah belum juga perang sudah nyerah saja."timpal Selly yang memberikan sample kue hasil buatan nya tadi.

__ADS_1


"enak nih, boleh gak aku minta beberapa potong saja untuk dibawa pulang.."pinta Indri


"ini bawa aja semua, aku sengaja buatkan untuk mu kok. aku pikir kamu gak suka.."ujar Selly yang membungkus kue tersebut untuk indri.


__ADS_2