Hanya Sebuah Impianku

Hanya Sebuah Impianku
BAB 36


__ADS_3

Hary pun terduduk kembali di kursinya ketika dia mendengar penuturan dari indri,begitupun dengan bu marin dada nya terasa nyeri mendengar cerita tersebut karena selama lima bulan dia pikir hubungan selly dan andri sudah lebih baik ternyata dia salah duga.


"jadi kita harus bagaimana agar selly bisa keluar dari masalah ini, sedangkan kalau karin tahu bisa membahayakan nyawa selly."ujar hary


"entahlah aku bahkan membenci kakakku karena sudah menghancurkan hidup sahabatku,padahal dia tidak punya salah apa-apa."sahut indri sedangkan rini hanya bisa tertunduk dan entah kapan bisa bertemu lagi dengan selly. Karena mereka berpisah sangat jauh sekali.


"kenapa kau hanya diam saja,rin?"tanya ibunya menatap wajah anaknya yang tidak pandai berbohong itu.


"maaf bu,selly sudah berangkat tadi dengan bu ida kemungkinan mereka akan tinggal di jerman dan untuk usaha bu ida dia percayakan ke aku bu,"kejujuran rini membuat hati ibunya cukup terluka.


"aku mohon jangan ada yang tahu kalau selly sudah tidak disini ya? Aku mohon ya bu?"pinta indri


'tidak untuk yang satu ini kita semua harus diam dan biarkan selly menjauh dahulu untuk mengobati luka hatinya."timpal hary yang sampai mengepal tangan nya.


"jika aku ada uang,aku janji akan mengunjunginya"gumam rini


"tenang saja,kita akan menjenguknya ketika libur kuliah nanti. Aku akan membantu kamu membuat paspor dan visa, kita harus memberikan semangat untuknya!"seru hary dan indri pun mendukungnya.


"sudah malam, sebaiknya aku pamit dulu dan besok pagi aku akan datang ya bik?ucap hary


"dan kau besok aku akan yang mengantarkan mu berangkat kekantor nanti,"tutur hary kepada indri


mereka pun saling menatap, dan indri pun menganggukan kepalanya.


'hati-hati dijalan dan jangan ngebut ya?"seru indri dan hary pun tersenyum manis menatap wajah indri yang membuat indri memerah wajahnya.


Setelah hary berpamitan pulang tinggallah indri,rini dan bu marin.


"hary itu anak yang baik,ibu hapal betul dengan sifatnya. Dia sangat penyayang bahkan dia menyayangi selly karena dia ingin mempunyai adik, jadi dia sangat menjaga selly layaknya seperti adik kandungnya sendiri. Sepertinya dia menyukai nak indri, benarkan?apa ibu salah duga tapi sepertinya tidak," ledek bu marin dan membuat indri semakin malu.


"sudahlah bu, indri malu tuh?ujar rini sambil menunjuk indri dengan dagunya.


"hahahaaha baiklah, ya sudah kalian istirahat sudah malam."bu marin pun membersihkan meja makan tapi langsung di ambil alih oleh rini dan indri.


baiklah kalau begitu ibu istirahat dulu ya? Besok kita lanjut cerita lagi,"ujar bu marin lalu masuk kedalam kamarnya.

__ADS_1


Tinggallah rini dan indri yang sedang membereskan sisa piring kotor, rini mencuci piring sedangkan indri menglap meja makan lalu dia ikut membantu rini juga.


"kamu duduk deh,gak apa-apa sebentar lagi selesai kok,"pinta rini.


"aku ingin bisa mencuci piring,'rengek indri


"besok saja setelah makan kamu cuci piring bekas kamu makan saja."ucap rini dan indri pun menuruti perintah rini.


...****************...


Di tempat lain nampak andri dengan santai menemani karin bahkan andri lupa dengan istrinya yang sudah pergi jauh.


andri nampak memeluk karin bahkan tangan mereka saling bertautan tak lepas sama sekali.


"sudah tidak ada acara lagi kan?tanya andri


"apa kau sudah letih? Apa kau mau pulang duluan?tawar karin


"kalau boleh aku akan pulang duluan karena banyak pekerjaan yang belum selesai.'terang andri dan karin pun membiarkan andri pergi karena dia sedang sibuk dengan teman-temannya.


"rin sampai kapan lo tetap setia sama suami lo itu?tanya teman karin.


"entahlah gue sangat cinta mati sama dia,walaupun gue coba melupakan dia tetap aja ngga bisa,"ujar karin


tidak lama datanglah sosok lelaki yang selalu menemani karin dia lah partner ranjangnya.


"ki,apa selly ada kabar ?apa dia berangkat kuliah?tanya andri


"kan saya seharian dengan tuan, dan tidak ada kabar dari non selly karena saya tidak mempunyai kontak istri tuan."bohong kiki karena merasa kesal dengan andri.


'punya sifat plinplan di tinggal baru tahu rasa,udah tahu non selly ngga akan mau ngejar dia.'gumam kiki dalam hatinya.


'kita pulang ke apartemen saja ki, aku mau melihat istriku dulu."perintah andri lalu kiki hanya mematuhinya saja.


Sesampai di apartemen ternyata ruangan sangat gelap dan andri pun menyalakan lampu. matanya terus menyapu setiap ruangan dan yang dicari tidak di temukan.

__ADS_1


lalu dia duduk di pinggir ranjang dan teringat janji nya untuk mengantarkan selly berangkat kuliah.


'ohh ****,"umpat andri lalu dia pun mendial nomor istrinya ternyata ponselnya tidak aktif


"kemana dia pergi."lirih andri lalu dia pun keluar dari kamar dan meminta bantuan kiki untuk menelpon sahabatnya selly


'ki, coba kau hubungi sahabat istriku,tanya kan padanya. Apa hari ini istriku bersamanya?perintah andri lalu kiki coba menelpon rini dan ketika ponsel rini berdering.


"pasti itu kakakku, kamu angkat saja dan bilang tidak tahu."ujar indri dan rini pun mengangkat panggilan dari kiki.


"ya hallo?jawab rini


"apa non selly ada bersama mu?tanya kiki dan rini mengernyitkan dahinya karena tidak pernah kiki bicara formal jika sedang menelponnya. Lalu indri memberikan kode dan rini pun paham arti kode tersebut.


"tidak ada bahkan seharian ini kami mencarinya karena ponsel nya tidak aktif. terakhir tadi dia mengirimkan pesan kalau akan di antar kuliah dengan suaminya tapi sampai di kampus kita tidak menemukan diri nya juga."jawaban rini membuat Andri gusar.


lalu Kiki pun menyudahi menghubungi Rini dan andri meminta kiki menghubungi Indri tapi indri malah merijek nya dan hanya mengirimkan pesan suara.


Bahwa dia sedang bersama Rini dan tadi waktu Kiki telpon dia mengetahuinya.


"kita kerumah Tante Ida."perintah Andri


"baik tuan."sahut Kiki mereka pun berjalan dengan cepat sekali.


bahkan Kiki sampai kewalahan mengimbangi jalan Andri.


"makanya kalau janji itu di ingat, belum tahu aja kalo Selly itu gadis yang sangat nekat dan dia tidak akan memohon untuk di cintai."gumam Kiki dalam hati


"kemana dia, tidak mungkin dia mengingkari janjinya."lirih Andri


"apa tuan punya janji dengan nya."tanya Kiki


"iya aku janji mengantarkan dia kekampus dan aku minta dia menunggu nya."terang Andri


"Nona Selly bukan wanita seperti yang lain tuan. dia tidak akan memohon untuk di cintai dan tidak akan mengemis cinta."ungkap Kiki

__ADS_1


yang spontan membuat mulut Andri diam seribu bahasa.


__ADS_2