
Berhari-hari bahkan sudah dua bulan andri mencari selly tapi hasilnya tetap nihil,bahkan indri masih diam seribu bahasa.
orang tua andri pun tidak bisa membantu karena itu urusan pribadi anaknya.
Sedangkan di sebuah universitas stuttgart, selly melanjutkan kuliahnya disana.
nampak menyibukan dirinya,bahkan badan nya semakin kurus karena sudah beberapa minggu ini dia sering pusing dan mual bahkan nafsu makan nya berkurang.
berkali-kali bu ida meminta selly untuk kedokter tapi selalu di tolaknya.
"apa setelah pulang kuliah kamu masih tetap bekerja paruh waktu?apa tidak sebaiknya kamu beristirahat dulu?bu ida sambil menyiapkan sarapan untuk selly.
"iya bun,aku harus bekerja bun.dan aku baik-baik saja bun."ujar selly sambil meminum coklat panas kesukaan nya tapi tiba-tiba perutnya seperti di aduk-aduk. Dia pun berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya.
Kepalanya mendadak seperti berputar-putar dan matanya pun berkunang-kunang tanpa di sadari selly sudah tergeletak dilantai kamar mandi.
"selly apa yang terjadi dengan mu? Selly bangunlah.."bu ida menepuk-nepuk pipi selly sampai akhirnya dia berteriak memanggil suaminya .
"ayah tolong, ayah apa kau mendengarkan ku? Teriak bu ida
tidak lama suaminya pun datang lalu menggendong selly dan di rebahkan di sofa ruang tv.
"apa yang terjadi?kenapa sampai seperti ini? Telpon edward sekarang minta bantuannya untuk memeriksa selly." suaminya bu ida sangat panik dan bu ida dengan gugup menelpon sahabat suaminya edward.
Edward adalah seorang dokter dia sahabat waktu kuliah suaminya bu ida.
selang beberapa menit edward pun datang dan langsung memeriksa selly.
"apa dia anakmu, jhon? Kenapa dia mirip dengan adikmu cellina? Pertanyaan edward membuat suami bu ida penasaran dan meminta untuk mengambil beberapa helai rambut selly yang akan di cocokan dengan sample darah cellin atau suaminya cellin.
"sebaiknya kau bawa putrimu ke dokter kandungan, sepertinya dia sedang hamil. Maaf aku berucap seperti ini,apa dia sudah mempunyai pacar?tanya edward
"suami dia sudah bersuami hanya saja mereka berpisah,;sahut bu ida dengan cepat.
__ADS_1
"apa dia ada kehilangan sedikit memory nya, karena dia tidak mengingat masa kecilnya."timpal suami bu ida
"lebih baik kau bawa dia kerumah sakit,agar aku bisa memeriksa lebih detail lagi.'ucap edward lalu menuliskan resep untuk bu ida tebus.
"terimakasih edward,"ucap bu ida lalu suami bu ida mengantarkan edward sampai depan pintu.
"aku yakin dia putrinya cellina,cobalah pertemukan mereka berdua.karena hati seorang ibu pasti akan lebih tahu."edward menepuk bahu jhon dan pergi meninggalkan jhon yang masih berdiri di depan pintu rumahnya.
Lalu dia masuk menemui istrinya dan menceritakan apa yang edward katakan tadi.
"sebaiknya kita bawa dulu selly kedokter kandungan baru kita bicarakan tentang cellin,karena kau tahu cellin sangat sensitif sekali jika mengingat anaknya."terang bu ida lalu suaminya pun mengambil kunci mobil dan menunggu bu ida di dalam mobil.
Selly sudah sadar sedang bersandar di ranjangnya, lalu bu ida masuk kekamar selly dengan pakain yang sudah rapih.
"ayo nak kita periksa dirimu dulu,biar kita bisa tahu apa yang terjadi? Bu ida menyerahkan sweteer unutk selly gunakan.
selly pun menurutinya dan berdiri memakai sweter lalau mengikuti langkah bu ida dari belakang.
Mereka pun masuk kedalam mobil,lalu suami bu ida menjalankannya selama perjalanan banyak pertanyaan di kepala selly.
"maksud ayah aku hamil?tanya selly
"kita cek dulu,tadi ayah hanya bertanya saja."ujar pak jhon.
Kalau memang benar dia tumbuh diperutku, aku akan merawatnya tapi aku tidak ingin ayah kandungnya sampai tahu."ucap selly sambil meraba perutnya yang masih rata.
"tapi dia berhak tahu nak?karena anak ini pasti bertanya ayahnya."bu ida berkata sambil mengelus kepala selly dan jawaban bu ida membuat selly meneteskan air matanya. Dia membuang wajahnya dan menatap jendela, hatinya pun berteriak bahkan ingin rasanya memaki semua yang sudah terjadi.
"apa salah ku ini terlalu banyak di masa lalu sehingga semua cobaan sangat berat sekali,apa kesalahan orang tuanya dulu harus dia yang nanggung karmanya."teriak selly dalam hati.
lama mereka terdiam sampai akhirnya sampai juga dirumah sakit.
edward sudah menunggu di lobby dan merekomendasikan ke sahabatnya sesama dokter.
__ADS_1
"ayo, aku antar keruangan rekan kerjaku. Tenang saja dia pintar menjaga rahasia kok."sambil terkekeh seolah edward sudah membaca pikiran selly.
"apa dokter bisa membaca yang sedang aku pikirkan.'ujar selly sambil mengikuti langkah doketr edward.
"berarti tebakan aku benar dong!! Nona selly."canda edward dan selly pun hanya tertunduk dia.
Bu ida dan suaminya mengikuti langkah edward dan selly sampailah mereka diruangan praktek specialis obstetri dan ginekologi(obgyn).
selly sempat terpaku menatap pintu ruangan yang tertutup tersebut. Entah kenapa hatinya terasa ngilu dan luka yang hampir kering seperti terkupas lagi.
"sabar hadapi semua dengan hati ikhlas, ayah yakin kamu bisa dan belajar dari masa lalu jangan kau ingat hal yang menyakitkan."suami bu ida menggandeng tangan selly untuk masuk kedalam.
Di dalam ruangan nampak semua tegang dan saling menggenggam tangan, kesalahan tiba-tiba menyeruak di hati bu ida.
"guten morgen!!kannst du dieses madchen uberprufen? Ich vertraue alles auf ihren arzt."ujar dokter edward
"gutter arzt edward, vertraue mir alles an."sahut dokter kandungan tersebut.
"bitte verpassen."dokter tersebut meminta selly merebahkan tubuhnya ditempat tidur lalu meminta suster memberikan gel dibagian bawah perut selly.
"wow,gluckwunsche vermissen.dein baby ist 4 wochen alt"ucap dokter tersebut.
"danke."ucap selly dengan wajah datarnya tidak ada binar kebahagiaan bagaimana pun dia akan berusaha merawat dan memberikan kasih sayang penuh. Diatidak ingin nantinya anak ini bernasib sama dengan nya.
"ist dir ubel und schwindelig?ich werde ein rezept fur content booster machen."lalu dokter menuliskan resep tersebut untuk selly menebusnya.
"vergessen sie nicht,einmal im monat ihre gebarmutter zu kontrollieren?und bis nachsten monat?terang dokter kandungan
"guter arzt und danke."ucap selly tulus.
Lalu mereka meninggalkan ruangan dokter menuju apotik untuk menebus resep yang diberikan dokter obgyn tadi.
"kau cepat sekali bisa beradaptasi dengan bahasa disini,ayah saja sampai butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa paham.
__ADS_1
selly hanya membalas dengan senyuman saja,lalu dia menundukan wajahnya kembali.