Hanya Sebuah Impianku

Hanya Sebuah Impianku
BAB 40


__ADS_3

kesibukan yang Selly sengaja lakukan perlahan-lahan bisa mengobati luka hatinya, bahkan dia lupa dengan Andri.


Selly sudah sibuk dengan dunianya sendiri, impian yang dia ingin kan hanya sebuah mimpi menurutnya jadi dia akan wujudkan dengan keberhasilan saja.


tak terasa usia kandungan nya sudah masuk bilang ke lima.


hari ini Rini,Indri dan Hary akan sampai di negara yang sekarang Selly tinggal.


Selly tidak mengetahuinya karena memang teman-temannya ingin membuat surprise.


"Selly hari ini libur kerja kan? tanya Bu Ida


"iya Bu hari ini kebagian jadwal libur, memang ada apa Bun?jawab Selly.


"nanti bantu bunda masak ya? hari ini bunda ingin masak masakan kampung,sudah lama tidak makan makanan seperti itu. rasanya kangen sekali ,"seru Bu Ida dan Selly hanya tersenyum saja.


"apa kau tidak mau membantu dari setadi hanya senyum saja,"cebik Bu Ida


"tentu,aku akan membantu bunda jadi tenang saja. sehabis sarapan kita akan belanja ya Bun!!ajak Selly


"belanja untuk apa? tanya bunda Ida


"hmmm kita mau masak tapi ngga belanja jadi kita mau masak apa dong? protes Selly pura-pura marah.


"hahahhahaha tentu kita akan masak dan kita akan memetik saja di kebun sayur karena sudah ada yang siap petik."ungkap Bu Ida karena sejak tinggal disini Bu Ida hanya menanam tanaman saja.


"wah panen nih jadi bisa kita jual juga dong? canda Selly


"oh tidak bisa kita hanya akan membagikan saja ke tetangga dekat-dekat rumah."ungkap Bu Ida


"Selly belum lihat yang bunda tanam apa saja? apa boleh aku membagi nya dengan Jenn? pinta Selly


"tentu ada untuk Jenn jadi tenang saja ya? sambil mengusap lengan Selly Bu Ida mengatakannya.


lalu mereka setelah sarapan langsung menuju kebun belakang dan tidak lupa Selly membawa wadah untuk menyimpan sayuran nya.


namun ketika Selly melangkah kan kakinya membuka pintu tiba-tiba pintu ruang tamu ada yang mengetuknya.


"biar bunda yang buka dan kamu tunggu di taman belakang saja."seru Bu Ida yang berjalan ke arah pintu depan.

__ADS_1


"pagi aunty Ida.."seru Jenn sambil memeluk Bu Ida


"Jenn tumben sekali kau datang sepagi ini, apa kau mau sarapan? tawar Bu Ida


"hahahaha aunty tahu aja, loh Selly mana? tanya Jenn


"dia ditaman belakang apa kau mau menyusulnya kesana? tapi kau bawa sarapan mu ke taman belakang saja."perintah Bu Ida dan Jenn pun mengikutinya.


lalu Jenn berjalan ke taman belakang ada kursi dan meja di bawah pohon,lalu Jenn menaruh sandwich dan segelas air jeruk di meja tersebut.


dengan santai dia sarapan sambil memperhatikan Selly yang sedang asyik memetik sayuran.


"hai lady apa kau mau aku bantu? sepertinya kau sangat lambat sekali. bagaimana aku mau memberikan mu upah."teriak Jenn


Selly menoleh kearah suara yang sudah pasti dia sangat mengenal nya, siapa lagi kalau bukan Jenn sahabatnya itu.


"enak banget kau sedang makan di sana? apa dirumah mu tidak ada sarapan? jangan sampai stok makanan dirumah bunda ku berkurang."canda Selly dan Bu Ida hanya terkekeh geli saja.


Bu Ida senang jika Selly ada di rumah bersama Jenn dia akan menghabiskan waktu untuk membuat makanan.


bahkan Bu Ida menawarkan Selly membuka kedai kecil saja siapa tahu bisa sukses.


"aunty hari ini mau masak apa? apa masakan dari Indonesia yang aunty ceritakan? seru Jenn


"biar Jenn bantu."Jenn mengambil alih wadah yang dipegang Bu Ida lalu dia memetik buah.


"Selly untuk apa buah sebanyak ini? tanya Jenn


"bunda mau membagikannya ke tetangga dan juga buat kau juga."ungkap selly lalu Jenn pun matanya berbinar karena pasti orang tuanya akan suka dengan sayuran dan buah yang baru di petik.


Bu Ida masuk kedalam untuk mengambil minum dan cemilan karena sangat enak jika menikmati nya di bawah pohon.


ketika sedang di dapur tiba-tiba bel pintu depan berbunyi.


"siapa ya yang bertamu lagi setelah Jenn? gumam Bu Ida lalu melangkahkan kakinya ke depan.


"assalamualaikum Tante ,"seru Rini dan Indri. Bu Ida hanya terpaku saja dan masih berdiri di tempatnya justru dia yang kaget.


"Tante, halo Tante."indri menyadarkan Bu Ida

__ADS_1


"Indri, Rini kenapa sudah datang. bukankah nanti malam? tanya Bu Ida.


"kita sudah sampai dari semalam Tan, oh iya Tan kenalkan ini Hary sahabat Selly juga."terang Indri lalu hary mencium tangan Bu Ida dengan takzim.


sejak berteman dengan Indri dan Rini di sini Hary jadi banyak belajar sopan santun kepada yang lebih tua.


"dimana Selly Tan? Rini sudah ngga sabar ingin bertemu."seru Rini sambil celingak-celinguk.


"ada di taman belakang, mari Tante antar ke sana.. ada sahabat Selly juga Jenn di belakang."terang bu Ida lalu mereka bertiga mengikuti Bu Ida dari belakang.


sampai di tanam belakang baik Rini,Indri serta Hary pun kaget melihat perubahan Selly.


bukan Selly yang di kasih surprise justru merekalah yang kaget.


"selly.."teriak Indri dan selly menoleh kesuara yang memanggil nya itu.


"Indri,Rini , hary. "gumam Selly seolah dia tidak percaya bisa bertemu dengan mereka.


Rini berlari berhamburan untuk memeluk sahabatnya itu, bahkan air mata sudah tak terbendung lagi.


"Selly ya ampun kenapa ngga cerita..hiks .hiks.."Rini sambil menangis dan memeluk sahabat nya.


Selly hanya mengusap bahu Rini dan berkata, "aku akan jelaskan nanti ya."ucap Rini.


"kenapa ngga kasih kabar aku Kalian mau liburan kesini? oh iya kenal kan ini Jenn sahabat ku selain kalian."terang Selly


lalu mereka saling menjabat tangan..


"ayo kesini semua, Tante ada cemilan dan minuman segar loh."seru bu Ida lalu mereka berjalan menuju meja yang ada di bawah pohon tersebut.


"Selly bagaimana kabar mu? sapa Hary yang terus memperhatikan Selly


"baik mas bro dan kau lihat kan,hehehee."jawab Selly dan Indri terus saja memeluk lengan Selly seolah tidak mau melepaskan sahabatnya itu.


"ini jus tomat dan tomat nya baru di petik jadi masih sangat segar."terang Bu Ida lalu mereka pun satu persatu mencobanya.


"aunty ini sangat lezat sekali, segar dan rasanya itu benar-benar enak."ujar Jenn


lalu yang lain juga mengatakan hal yang sama dengan Jenn.

__ADS_1


"Tante kita bawa rendang dan sambal goreng kentang, nanti kita makan siang sama-sama ya!! mungkin bumil akan suka karena itu makanan favoritnya."ujar Rini


"beneran Rin, pasti buatan ibu ya?? seru Selly dan dia pun sangat tidak sabar ingin mencicipi nya.


__ADS_2