
"Lo ngga perlu tahu karena gue ngga ada urusan sama Lo ? bentak cowok tersebut.
"bugh..bugh..bugh.."pukul Selly membabi buta membuat pipi dan bibir lelaki itu babak belur dan pria tersebut sudah tidak tahan lagi menahan sakit.
"oke oke gue kasih tahu tapi stop pukul gue, Lo perempuan apa lelaki sih. tenaga Lo bener-bener kuat banget "mohon si pria tersebut.
"dari tadi aja Lo ngomong kan muka Lo masih aman-aman aja paling kaki Lo yang gue bikin ngga bisa jalan"hardik Selly
"Kinan iya Kinan sepupu gue karena dia sakit hati sama adik iparnya yaitu dia"tunjuk pria itu.
Selly hanya memicingkan matanya ketika nama Kinan di sebut lalu dia paham.
"harusnya sebelum pukul, Lo tanya dulu masalahnya apa? kan jadi Lo yang babak belur begini.ayo bro gue bantu Lo bangun dan bawa Lo ke rumah sakit "ajak Selly yang membuat teman-teman pria itu ingin menjadi anak buah Selly.
"kita cukup berteman saja, dan mari kita buka usaha saja dari pada Lo makan duit yang bahkan tidak halal.
gue hanya kasih masukan saja buat Lo semua, Lo kuliah tapi Lo cari duit juga ngga halal kasihan dong bapak sama ibu Lo? terang Selly dan mereka pun meminta maaf lalu besok akan bertemu Selly lagi untuk minta bantuan Selly karena mereka ingin belajar serius.
"nama gue hari, dan ini Farhan, dan itu Iwan yang di belakang Lo nama nya Ari."besok kita bertemu di perpustakaan aja ya ? bisa kan bantu kita belajar"tutur Hary dan Selly hanya menganggukkan kepala saja tanda setuju.
"besok di jam segini saja karena kalau pagi gue harus bekerja dulu "terang Selly dan mereka pun setuju.
Hary pun meminta maaf ke Indri dan Indri menceritakan kenapa sampai dia dan Karin ngga akur, karena Karin dari awal selalu iri dengan Indri.
bahkan Indri menceritakan kelakuan Karin di luar seperti apa, bahkan mengajak hary jika tidak percaya mengikuti Karin Selama satu Minggu ini.
ketika menatap Indri perasaan hary nampak tidak biasa, dia tidak pernah merasakan seperti ini.
"iya biar kita juga tidak selalu salah paham jadi lebih baik, ayo besok jadi detektif dadakan"ajak Selly
"oke baiklah, dan ini rahasia kita saja tidak usah keluarga tahu"timpal hary
"sebenernya gue sering lihat kakak sepupu Lo itu keluar masuk club malam cuma gue takut salah, nah biasanya nanti malam jam 9 dia pasti datang. coba aja nanti malam kita kesana"ungkap Iwan.
__ADS_1
"wah kalau datang ketempat begituan gue maaf maaf saja ya? ucap Selly dan yang lain paham tidak akan melibatkan Selly dan Indri datang ke club malam tersebut.
"kita paham kok, mungkin kita saja nanti malam yang bergerak duluan. dan besok sore baru Lo sama Indri juga ikut ketempat yang Indri bilang tadi."tutur hary
lalu mereka pun berpisah karena Selly ingin mampir ke toko dan cafe bunda Ida.
"mau gue anter? tawar harga
"ngga usah kita pengen naik KRL saja, coba-coba kan teman gue yang satu ini anak mamih jadi harus gue ajarin gaya hidup rakyat biasa"canda Selly dan Ari baik Iwan pun saling berpandangan dan mereka ingin ikut karena belum pernah naik transportasi seperti itu.
"eh ajak dong, gue dari dulu cuma bisa ngeliatin aja itu kereta? pinta Farhan dan Selly pun menyetujuinya
"tapi sebaiknya Iwan ikut Hary saja kan kalian mau pergi"saran Indri dan Hary menyetujuinya.
ketika hendak melangkahkan kaki ada yang memanggil Selly dari kejauhan.
"wah lelaki tampan apa Lo kuliah juga disini? seru Selly dan Indri yang senang menggoda Kiki.
"bukan ini mobil Lo kenapa di tinggal di kantor,"Kiki menyodorkan kunci mobil ke Indri dan Indri menolaknya.
"ngga bisa kakak kamu pasti marah, karena takut karin mengancam kamu"terang Kiki yang membuat hary menundukkan wajahnya. ternyata ucapan Indri benar kakak sepupunya itu lah yang salah.
"udah lah lelaki tampan jangan lebay, Ayo Lo juga ikut gue"Selly menarik jas Kiki dengan kuat membuat Kiki terus mengikuti Selly.
"Nona Selly lepaskan saya"teriak Kiki dan spontan selly menginjak kaki Kiki dan kiki meringis kesakitan.
"bisa ngga cukup panggil nama saja, kan udah gue bilang berkali-kali"bisik Selly dan Kiki pun menyetujuinya.
"mau kenal sama cewek cakep ngga, siapa tahu Lo suka sama dia"seru Indri yang di maksud adalah rini.
"maksud nya kita semua gitu? timpal Farhan
"iya ngga lah , masa iya cewe satu gue jodohin ke kalian bertiga"ujar Selly yang memasang bola malasnya saja.
__ADS_1
"siapa tahu aja salah satu kalian ada yang bisa membuat teman kita jatuh cinta"timpal Indri dan mereka pun hanya tersenyum saja.
"lebih baik berteman itu lebih enak kalau sudah pakai hati pasti kalau kalian selisih paham itu ngga enak banget."ungkap Selly
"betul itu"sahut Kiki yang membuat Indri tertawa ngakak karena Kiki lupa pasti dia sudah di tunggu kakaknya lagi.
sampai di stasiun nampak ke hebohan karena kelimanya belum ada yang punya kartu kmt, jadi salah satu mengantri untuk membeli kartu tersebut.
setelah itu mereka masuk ke dalam stasiun dan bertanya di jalur berapa mereka akan naik.
pertama yang di tanya farhan adalah Jakarta kota sedang tujuan mereka ke tanjung barat.
Selly menepuk jidat nya saking pusing, lalu mereka semua naik ke gerbong kereta.
"baru kali ini ada kereta pake AC ya? pikir gue akan panas-panasan di dalam kereta"seru Ari
"iya gue pikir juga bakalan jenuh ternyata enak ya? timpal Kiki yang nampak senang sekali bahka. Indri pun juga terlihat sangat senang sekali ini pengalaman pertama bagi mereka semua.
mereka berdiri berpegangan tangan, bahkan saling meledek dan ini sangat seru sekali.
"besok kita kuliah berangkat pakai ini aja sell? seru Indri
"oke lah, hai sebentar lagi kita turun ya? ujar Selly yang memberitahunya mereka semua.
dan mereka pun mengerti dan sampai di stasiun yang di tuju satu persatu mereka turun dan mengikuti Langkah Selly.
"kita naik apa lagi? tanya Kiki
"jalan kaki lah, manja bener? ledek Indri
"memang mau kemana sih? tanya Kiki lagi
"ke cafe nya Tante Ida, Selly kangen sama bunda nya itu"ucap Indri dan yang lain hanya mengikuti saja.
__ADS_1
ternyata berteman dengan dua gadis ini sangat menyenangkan sekali bahkan mereka mendapat hal yang seru.