
"kalau menginap semua apa bisa menampung begitu banyak anak-anak disini!! seru pak Jhon karena anaknya pun ingin bermalam dirumahnya.
David terus saja mengganggu Selly sampai Selly kesal dan mengadu ke pak Jhon.
"kau sekali lagi ganggu adikmu akan ku gantung kau di pohon Pinus."ujar pak Jhon
"ayah habis dia lucu dan pipi nya makin gendut saja."ledek David.
"sayang berhentilah mengganggu adikku, kasihan karna mood wanita hamil itu naik turun."terang mary istri david
"apa kau mau makan sesuatu adik kecil? aku ingin keluar dengan hary mencari pesanan bunda? tanya Rio ke Selly
"apa aku boleh ice cream? aku ingin ice cream vanilla kak!! pinta Selly.
"tentu aku akan belikan untuk mu, semua rasa."ucap Rio
"terimakasih kak."Selly pun memeluk Rio
"apa kau mau juga honey? atau kau mau coklat? rio bertanya ke istri nya dan sambil mengusap rambutnya.
"tidak sayang, aku tidak ingin apa-apa. aku hanya ingin kue buatan Selly saja."Jawab istrinya Rio
"tenang saja kakak ku yang sangat cantik, pasti aku akan buatkan untuk mu."rayu Selly
David hanya mencebikkan bibirnya saja melihat Selly merayu adik iparnya itu.
"nana apa kau yakin kue buatan Selly itu enak? ujar David sambil melirik ke arah Selly
"kau akan ketagihan kak David jika sudah mencobanya."ujar Nana istri nya rio.
"paling di bantu bunda, iya kan? timpal David
lalu Selly meninggalkan kakak-kakak nya dia menuju dapur untuk membuat kue yang kakak nya minta.
"kau mau buat apa? istirahatlah."pinta Bu Ida
"kak Nana ingin kue buatan ku Bun, jadi aku akan membuatnya."ujar Selly
"biar aku bantu,"tiba-tiba Rini datang dan ingin membantu Selly
"tentu kita akan bernostalgia membuat kue,hahahaha."seru Selly
"apa aku boleh ikut bantu?tanya Jenn
"ayo Jenn sini bantu aku dan kau juga harus bisa membuat cake."ajak Selly
lalu mereka memulai membuat adonan kue, tangan Selly sangat cekatan sekali masih sama seperti dulu.
empat macam cake dia buat dan membuat Jenn ternganga ternyata Selly punya bakat yang sangat mengagumkan.
Jenn seperti melihat chef handal saja, ketika Selly membuat adonan.
"aku baru tau kau pandai membuat kue, bahkan tanpa menggunakan takaran."ujar Jenn
__ADS_1
"kalau yang begini cake standard saja jadi tidak begitu sulit dan bahan nya pun hampir mendekati sama."sahut Selly sambil terus memasukan bahan-bahannya.
tidak lama David pun menghampiri adik nya yang sedang sibuk berkutat di dapur.
"wow kau membuat banyak cake? apa aku boleh coba" seru David
"cicipi saja kak yang sudah matang,dan tolong di bawa kedepan saja untuk kak Nana."sahut Selly Tanpa melihat ke wajah David.
"enak sekali pantas saja Nana ingin kau yang membuatnya."seru David lalu dia mengambil beberapa potong kue dan duduk di meja makan.
"apa kak David mau kopi susu? tanya Selly sambil membuka Appron nya.
"boleh!! sahut David
sebelum Selly mengambil panci susu sudah kedahuluan Rini karena Rini tau cara Selly membuat kopi.
Selly memasukan Kopi dan dibantu Rini untuk mengaduk nya.
setelah itu dia masukan susu kedalam cangkir dan baru dia masukkan kopi yang baru mendidih.
lalu Rini memberikan nya ke David, harum kopi sampai kedalam ruang tengah membuat pak Jhon ingin meminum kopi juga.
lalu dia berjalan kedapur dan melihat dua cake sudah matang dan melihat David sedang menikmati secangkir kopi beserta cake.
"apa ayah mau kopi susu juga? tanya Selly
"tentu berikan satu cangkir untuk ayah dan kuenya juga."pinta pak Jhon
tidak lama Nana dan Mary pun menghampiri Selly dan Nana sangat senang karena cake yang dia inginkan sudah jadi.
"ohh makasih sayang."Nana memberi ciuman di pipi kanan Selly
"wah wah sekarang semua penuh di dapur ya? seru Bu Ida
"Jenn kau cobalah cake buatan Selly."bisik Rini
"aku sudah habis tiga potong tapi aku mau lagi."ucap Jenn
"apa aku pikir kau belum mencicipi nya,"bisik Rini
Jenn hanya menjawab dengan tertawa saja bahkan dia merasa Rini itu lucu.
tiba-tiba Indri ada dibelakang Jenn dan dia juga ingin mencoba cake tersebut.
"sstt apa kalian sudah mencicipinya? gumam Indri dan Jenn mendengar nya.
"aku sudah tapi rini belom? bisik Jenn
"apa kita akan kebagian? lirih Indri
"kau tahan saja dulu, siapa tau nanti akan di berikan lagi."gumam Jenn
dan dugaan Jenn benar ternyata Selly mengerti arti tatapan mata sahabat nya itu, Selly memberikan 10 potong cake untuk Indri dan Rini.
__ADS_1
"apa aku boleh minta satu potong lagi? rengek Jenn
Rini dan Indri pun memberikan dua potong cake untuk j
Jenn.
"wah kalian sangat baik sekali."seru Jenn
"kita kan sahabat.."seru Selly
mereka berempat saling berpelukan dan tertawa bersama bahkan saling menyuapi cake bergantian.
"aku sangat senang bisa mengenal kalian dan aku sangat Beruntung sekali."Jenn sangat terharu dengan kebaikan Rini,Indri dan Selly.
selama ini dia hampir sama dengan Indri tidak mempunyai sahabat baik.
pas mengenal Selly dia merasakan mempunyai saudara.
mereka saling berbagi dan menasehati bahkan Selly selalu membantu Jenn mengerjakan tugasnya.
"ayo anak-anak waktunya makan malam!! seru Bu Ida
lalu mereka pun mengikuti Selly masuk kedalam dan menuju ruang tengah di sana sudah banyak sekali menu-menu yang di hidangkan.
"gila ini sih banyak banget."bisik Indri
"iya seminggu aja belum tentu akan habis."lirih Rini
"kalian bicara apa? tanya Jenn sambil menautkan alisnya.
"itu makanan nya terlalu banyak."ucap Indri
"ohh kan kita banyak jadi mungkin aunty Ida menyiapkan lebih banyak."terang Jenn
lalu satu persatu mereka mulai mengambil makanan nya bahkan Selly terlihat sangat lahap.
Hary sesekali menatap wajah Indri lalu tersenyum begitupun juga dengan Indri dia membalasnya dengan senyuman juga.
"sstt apa kalian sedang jatuh cinta."selidik Jenn
"mmmm apa sih Jenn" sahut Indri dengan wajah yang memerah.
"ngga apa-apa kita mendukung nya, sepertinya hary pria yang cukup baik!! ujar Jenn
"iya sangat baik."timpal Rini
"nah tunggu apa lagi? apa perlu aku Carikan tempat untuk kalian mengutarakan isi hati..mmm!! ledek Jenn
"Jenn cukup aku malu,"gumam Indri
Rini pun tertawa dan jangan tanya Jenn terus menggoda Indri.
"husstt bocah makan dulu baru bercanda."seru David
__ADS_1
Indri hanya masang bola mata malasnya ketika David bicara.