Hanya Sebuah Impianku

Hanya Sebuah Impianku
BAB 21


__ADS_3

pagi ini Selly sudah merasa lebih baik, bahkan dia mencoba keluar untuk lari pagi karena otak nya butuh penyegaran.


setelah lari pagi dia kembali ke unitnya, ketika dia masuk tanpa sengaja berbenturan dengan suami nya.


aroma maskulin menyeruak Indra penciumannya yang bercampur dengan aroma sabun.


"Selly, mau sampai kapan kau terus berdiri di situ "panggilan Andri membuyarkan lamunan Selly.


Selly pun tersadar dari lamunannya tanpa mengucapkan satu patah kata pun pelan-pelan dia masuk kedalam kamarnya meninggalkan suami nya yang masih menatapnya.


Selly mandi membersihkan dirinya karena dia akan masuk kuliah hari ini.


Selly langsung pergi tanpa berpamitan lagi dengan suami nya, Andri Kembali dibuat bingung dengan tingkah laku istrinya tersebut.


"dasar Gadis aneh, tiba-tiba saja dia diam lagi saja tanpa pamit lagi main pergi begitu saja."gumam Andri lalu dia juga bersiap untuk bekerja.


selama perjalanan Andri memikirkan bagaimana membuat hati istri kecil nya luluh.


mereka berdua pun belum melakukan hubungan suami istri.


"bagaimana mau melakukan itu, bicara saja tergantung situasi kadang baik kadang seperti tadi tiba-tiba main pergi begitu saja. apa dia punya dua kepribadian? gumam Andri


sesampai di kampus, Selly hanya fokus belajar saja. karena dia ingin segera Lulus, sepertinya besok dia memutus kembali bekerja di kantor suami nya tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


pagi ini kembali Selly berangkat kerja lagi, dia memutuskan masuk kembali atas saran suami nya juga.


seperti kesepakatan awal kalau dia bekerja tanpa harus ada yang tahu kalau dia istri dari pemimpin perusahaan tersebut.


terlihat Andri masuk kedalam ruang kerjanya sambil melepas kacamata hitamnya.


alisnya terangkat saat melihat seseorang sedang duduk di sofa ruangan nya.


dan Kiki tidak memberitahu kan kalau ada tamu untuknya.


"maaf mba ada yang bisa saya bantu? tanya Andri dengan sopan, dia belum melihat jelas wajah istrinya itu. karena posisi Selly membelakanginya.

__ADS_1


lalu Selly membalikan tubuhnya menghadap ke arah suami nya yang sedang menatapnya.


Selly tersenyum kepada suami nya itu dan membuat Andri tercengang menatap senyum istrinya yang baru dia lihat selama menikah.


tubuh Andri membeku di tempat bahkan seperti mimpi di siang bolong melihat istrinya tersenyum sangat manis kepadanya.


"selamat pagi, pak Andri."sapa Selly sambil membungkukkan badannya memberikan salam hormat pada suaminya karena sesuai janjinya dia hanya menganggap Andri atasan nya di kantor.


"Selly ?"Andri tersadar dari rasa kagetnya melihat istrinya tiba-tiba ada di ruangan kerjanya.


"kenapa kau sangat kaget, bukan nya kau yang meminta aku untuk masuk kerja lagi.mulai hari ini aku akan kembali bekerja? ungkap Selly sambil menatap mata Andri dengan begitu berani.


Andri menautkan alisnya,.apa benar istrinya akan mempertahankan pernikahannya dan mencoba membuka hati untuknya? karena dia pikir istrinya adalah orang yang susah untuk di tebak.


"satu hal yang harus kamu tahu, ingat anggap aku adalah karyawan mu bukan istrimu?terang Selly penuh penekanan.


"apa yang menyebabkan mu berubah pikiran? tanya Andri sambil menatap tajam mata istrinya itu.


"sesuai permintaan mu? coba membuka hati dan berdamai dengan dirimu?"sahut Selly dengan tenangnya.


Selly pun berlalu dari hadapan suaminya bahkan tanpa pamit lagi dia langsung keluar dari ruangan kerja suami nya begitu saja.


"dasar Gadis yang sangat aneh."gumam Andri yang matanya masih fokus menatap layar monitor komputernya.


setelah kepergian Selly beberapa menit masuklah istri nya yang bernama Karin.


"untuk apa kau datang? tanya Andri tanpa melihat wajah Karin


"hanya untuk melihat suami ku saja, sedang apakah dia sampai tidak menemuiku barang satu menit saja."terang Karin


"pulang lah, aku tidak ingin di ganggu bahkan bertengkar dengan mu,"usir Andri yang masih belum ingin menatap Karin.


Karin merasa sangat jengkel karena setiap mengunjungi suami nya selalu saja di tolak bahkan tidak pernah menganggap nya ada.


"aku akan menunggu mu Sampai selesai bekerja karena aku di undang makan malam oleh keluarga besar ku"terang Karin


"apa bisa kau menunggu di restoran saja, aku sangat muak jika kau ada disini? ingat kita menikah bukan karena cinta, karena bisnis dan apa yang kau lakukan di belakangku asal kau tahu saja, aku mengetahuinya."penuturan Andri membuat hati karin menciut.

__ADS_1


tanpa berkata apa-apa lagi, Karin meninggalkan ruangan kerja suaminya itu.


pas keluar dia sempat berpapasan dengan Indri tapi indri hanya membuang muka saja pura-pura tidak melihatnya.


semakin membuat hati karin meradang, tiba-tiba dia menarik lengan Indri.


"apa yang kau lakukan? hardik Indri sambil menatap tajam wajah Karin


"kenapa kau tidak sopan dengan ku? aku bisa saja meminta Andri menendangmu dari perusahaan ini."ancam Karin


"coba saja kalau bisa? sebelum aku yang keluar aku pastikan dulu kamu yang akan aku tendang Sekarang"bisik Indri seperti mendapat ide untuk mempermalukan Karin.


"lihat kalian semua, apa begini perlakuan kakak ipar terhadapku. Di depan kakakku dia sangat perduli dengan ku tapi ketika tidak ada kak Andri dia menyakitimu.


sakit sekali dia mencengkeram lengan ku sampai luka."Indri mengatakan dengan lantang bahkan banyak karyawan yang tadinya hanya lewat jadi berkumpul melihatnya.


seketika Karin melepaskan lengan Indri, dan Indri tersenyum sinis kepada nya, karena dia yakin kakaknya pasti akan keluar mendengar keributan ini.


"apa yang kau lakukan Karin, sudah aku bilang untuk jangan datang lagi kekantor ku? tapi malah kau menyakiti adikku sekarang."bentak Andri membuat semua orang yang melihatnya pun terlonjak kaget.


Karin pun ketakutan bahkan diluar dugaannya, dia berpikir Indri akan takut padanya ternyata dia salah besar.


justru malah dia yang terperangkap oleh permainannya sendiri.


"sialan kau Indri, tunggu saja pembalasan ku."ancam Karin


"kakak dia mengancam ku akan membalas di luar nanti."rengek Indri yang membuat mata Karin melotot tajam tanpa di duga justru Indri membongkarnya.


"coba saja kalau sampai berani menyuruh orang untuk menyakiti adikku maka adik mu juga yang akan aku sakiti? ancam Andri yang membuat Karin malu di buat nya.


lalu Karin pun meninggalkan perusahaan suaminya dengan amarah nya, bahkan sumpah serapah keluar dari mulutnya.


dia sangat menyukai Andri sejak lama dan jika Andri tidak bisa mencintai nya jangan harap dia akan melepaskan atau Andri menceraikanya.


dia akan menghancurkan perusahaan beserta keluarga Andri dengan bantuan orangtuanya.


Karin tidak tahu kalau andri sudah mengetahui kebusukan keluarganya itu dan suatu saat justru kehancuran keluarga Karin yang akan Andri saksikan.

__ADS_1


__ADS_2