Hanya Sebuah Impianku

Hanya Sebuah Impianku
BAB 38


__ADS_3

Sambil menunggu resep obat yang sedang di racik apoteker, selly tiba-tiba ingin minuman air jeruk asam.


lalu dia dan bu ida coba mencarinya di kantin rumah sakit, sambil berjalan kearah kantin.


"bun, bisakan rahasiakan ini dulu. Selly belum siap bun."pinta selly yang memohon soal kandungannya.


"tapi kau janji untuk menjaga dan merawat bayi ini dengan baik"jawab bu ida sambil mengusap perut selly yang masih rata.


selly pun memeluk bu ida dengan erat bahkan mencium pipi wanita yang sudah lanjut usia tersebut."makasih'bisik selly


bu ida pun tersenyum haru bahkan berkali-kali mengucapkan kata maaf yang sudah membuat kesalahan tentang pernikahan selly.


Tidak lama suami bu ida menghampiri istrinya dan selly.


"apa masih lama, ayo kita cari makan di tempat lain. Apa ada yang ingin kau makan,sell?tanya pak jhon


"tidak ayah,aku hanya ingin beberapa buah saja.'jawab selly


"ya sudah nanti kita mampir ke toko buah yang ada di sepanjang jalan fellbach.'terang suaminya bu ida.


Minuman sudah selesai dan selly pun langsung meneguknya sampai tandas.


selesai itu mereka langsung pergi menuju parkiran mobil lalu masuk kedalam mobil, dan pak jhon mencari tempat makan terlebih dahulu karena sudah melewati makan siang.


"apa ayah tidak bekerja hari ini?tanya selly yang memecahkan kehenngan didalam mobil.


"tidak,nak dan hari ini aku akan menemani kalian berdua."sahut pak jhon.


"maaf kalau selly sudah merepotkan ayah dan bunda. Tapi selly berjanji tidak akan membuat ayah dan bunda kecewa."ucapan selly membuat pak jhon terharu, bagaimana pun ini kesalahan istrinya yang sudah memaksakan gadis ini untuk menikah.


tapi semua sudah terjadi dan hidup masih terus berjalan, dia berjanji akan menjaga selly dan melakukan yang terbaik untuk gadis ini guna menebus kesalahan istrinya.

__ADS_1


"kita sudah sampai, ayo turun.!!kamu harus coba makanan disini dan ini salah satu restoran favorit ayah, walaupun sederhana tapi makananya sangat lezat dan satu lagi pas dikantong,"terang pak jhon yang membuat selly dan bu ida tertawa mendengar penuturan suaminya itu.


"sejak kapan ayah menjadi pandai melucu."ledek selly dan pertanyaan selly hanya dijawab dengan kekehan tawa pak jhon.


Lalu mereka memesan beberapa menu makanan yang di favoritkan restoran ini.


ketika sedang menunggu makanan mereka bertiga berbincang-bincang kecil.


tiba-tiba selly mendengar ada yang memanggil dirinya.


"selly ternyata benar dirimu, kenapa hari ini kau tidak masuk?apa kau sakit karena wajahmu pucat sekali.'tanya teman satu kampus selly.


"hai jenn, iya agak sedikit kurang sehat dan dengan siapa kau kesini,?tanya selly balik


"aku dengan tante ku dan sampai bertemu besok ya.'seru jenn lalu meninggalkan meja selly dan selly sampai lupa mengenalkan dengan ayah dan bundanya.


"maaf tadi teman kampus selly, mau selly kenalkan malah sudah pergi begitu saja.'terang selly


ketika bu ida ingin menjawab tiba-tiba pelayan datang membawa makanan yang mereka pesan.


lalu mereka pun makan siang tanpa bicara karena itu sudah keharusan bagipak jhon jika makan sebaiknya diam.


selly pun jadi terbiasa dengan semua peraturan yang pak jhon buat.


Setelah makan mereka pun memutuskan untuk pulang tapi terlebih dahulu mencari buah yang selly inginkan.


ketika melihat toko buah, pak jhon memarkirkan mobilnya lalu mengajak istrinya dan selly untuk turun dari mobil untuk memilih buah yang mereka inginkan.


selesai membeli buah mereka bertiga langsung melanjutkan perjalanan pulang.


Sampai dirumah selly segera masuk dan tidak lupabu ida mengingatkan selly untuk meminum obat beserta vitamin yang diberikan dokter.

__ADS_1


setelah minum obat selly memutuskan beristirahat dan tidak lama matanya pun terpejam bahkan langsung tertidur pulas.


Sementara di tempat lain, rini dan indri makin akrab bahkan sekarang ada hary yang menjaga mereka berdua.


'jadi libur kuliah kita kesayangna? Tanya indri ke hary


"tentu aku sudah memesan tiket dan untuk paspor rini besok sudah selesai.'ungkap hary


"akhirnya bisa bertemu lagi dengan selly sudah ngga sabar banget dan aku bingung kesana harus bawa apa? apa disana dingin?tanya rini yang memang belum pernah keluar negeri.


"tidak usah bingung untuk mantel dan sweter aku banyak nanti aku pinjamkan beberapa untukmu dan cukup bawa jeans dan tshirt saja yang penting kalau yang tidak kau punya nanti aku pinjamkan tidak usah membeli.'tutur indri namun rini menekuk wajahnya.


"kenapa wajahmu?tidak enak untuk aku lihat."ungkap indri sambil mencubit pipi rini.


"kalau dipinjamkan terus aku tidak enak dengan mu, selalu merepotkan kalian."cebik rini


"kita semua seperti saudara, jadi tidak ada yang direpotkan. Cukup kau membawa rendang dan sambal goreng kentang yang banyak bila perlu 3 kilo biar selly juga bisa makan rendang tersebut."ujar hary dan rini pun bersedia dan akan meminta ibunya untuk memasaknya.


"nanti aku buatkan juga sambal bawang dan sambal goreng pete,karena selly menyukai itu."sahut rini lalu mencatat yang akan dia belanjakan sepulang kerja nanti.


"apa kiki tahu jika kau mau pergi dengan kita,"tanya indri sedikit was-was


"iya, sebenarnya kiki lebih tahu keberadaan selly karena dia memasang gps di ponsel selly hanya saja sampai di jerman sepertinya selly menyadari itu lalu gps nya di non aktifkan. Tapi kiki tidak memberitahukan andri karena kiki maaf, agak kesal dengan kakak mu."ungkap rini


"aku sudah yakin kiki pasti akan membenci dengan sifat kakakku,tinggal menunggu waktu saja kiki pasti akan resign dari kakak ku."terang indri


"kenapa?"tiba-tiba hary menyela pembicaraan indri dan selly


"kiki tuh sudah punya usaha sendiri cuma karena tidak enak saja dengan kakak ku, jadi masih bertahan di perusahaan tersebut. Kiki punya perusahaan kecil dan papa ku juga membantunya, dan pernah papa ku bilang untuk kiki meninggalkan kakakku dan mengurus usahanya sendiri tapi entah kenapa sepertinya masih berat meninggalkan kakak ku."indri menceritakan panjang lebar tentang kiki dan hary serta rini hanya mendengarkan saja.


"jika suatu hari nanti andri bertemu dengan selly apa yang terjadi ya? Gumam rini yang masih di dengar dengan hary dan indri

__ADS_1


"aku harap selly sudah sembuh dari luka nya jadi bisa menerima andri sebagai teman saja dan aku harap selly bisa mendapatkan jodoh yang lebih baik"tutur hary dan di amini oleh rini serta indri.


Mereka pun setelah pembicaraan selesai langsung kembali kerumah masing-masing.


__ADS_2