
Setelah pertemuan itu andri lebih sering mengunjugi cafe atau toko kue bu ida, bahkan hampir setiap makan siang dia tidak pernah absen.
sampai selly merasa heran dengan kelakuan andri, tapi selly tetap tidak peduli yang penting dia bekerja dengan baik.
"apa kau punya waktu untuk menemani aku makan "tanya andri dan selly hanya menatap nya saja lalu kembali melakukan pekerjaan nya.
"untuk apa kau melihat ku terus apa ada yang aneh dengan wajah ku atau memang kau kurang kerjaan,"ketus selly
"tidak aku hanya ingin kau menemani aku makan saja,"ujar andri
"apa orang kaya selalu seperti mu ?yang tidak paham kalau aku sedang bekerja untuk biaya kuliahku, jadi aku tidak suka diganggu jika sedang bekerja.paham kan sampai disini"tegas selly yang langsung membungkam mulut andri.
Lalu andri berjalan perlahan meninggalkan selly yang sama sekali tidak sedikit pun menoleh atau merasa bersalah sudah menolaknya.
wanita manapun akan menggilai nya tapi tidak dengan gadis yang satu ini.
"menarik,"gumam andri dengan senyum tipisnya. Lalu dia meninggalkan cafe tersebut.
gimana caranya menjebak wanita tersebut agar jatuh di pelukannya bahkan memohon kepadanya.
tapi sepertinya itu akan mustahil bagi andri karena selly bukan wanita seperti itu.
Selly mulai mendaftarkan diri di kampus negeri di jakarta, ada tiga kampus yang dia daftarkan.
mudah-mudahan bisa di terima salah satunya,jika masuk swasta uang nya belum cukup, mungkin kalau masuk negeri masih bisa di cicil untuk biaya kuliahnya.
"mba selly tadi ibu telpon katanya mba diminta pulang cepat karena kata ibu jangan pulang terlalu malam."ujar salah satu karyawan dicafe.
"makasih ya kak, sebentar lagi selly akan pulang sebab lagi nanggung isi formulir online masuk perguruan negeri.'jawab selly, lalu karyawan tersebut langsung meninggalkan selly yang masih didepan laptop.
Tak berasa sudah jam 9 malam, selly bergegas pulang dia sampai lupa waktu kalau sudah di depan laptop.
lalu dia mengendarai motor dengan cukup kencang karena suasana malam yang cukup sepi.
__ADS_1
Ada yang mengikuti nya dari belakang tapi sebisa mungkin selly bersikap tenang dan dia pun melajukan motornya semakin kencang dan tiba di gerbang komplek perumahan agak lega hatinya.
Sampai dirumah dia terlebih dahulu menghadap bu ida untuk memberikan laporan harian nya.
"mandi setelah itu makan malam, sudah bunda bilang jangan pulang lewat dari jam 7 malam,kenapa malah pulang lewat dari jam 9 malam?
"maaf bun tadi ke asyikan browsing isi formulir daftar perguruan tinggi negeri. Sekali lagi mohon maaf ya bun,lain kali gak terulang lagi."ucap selly
"ya sudah mandi lalu makan,kalau bisa sholatlah biar hatimu tambah tenang,"pinta bu ida
"baik bun,terima kasih."ucap selly yang langsung berjalan keluar ruang kerja bu ida.
Dia pun mulai mandi lalu sholat isya, barulah dia keluar kamar. Selly menyusuri koridor masuk ke dapur,dia mengambil makanan untuk makan malamnya.
"mba selly ini makanan nya sudah mbok panaskan,kenapa jadi makan sambel dan tempe saja?nanti nyonya tahu saya kena marah"tutur si mbok yang ketakutan
"ya sudah mbok saja yang makan dan bunda gak akan tahu kok?kecuali mbok sendiri yang bilang.hahahahaha"canda selly
"mba selly itu baik dan ramah bahkan mau makan bareng orang seperti kita,"timpal art yang satu lagi
lalu mereka makan bersama tidak ada yang membedakan karena selly orang yang sangat sederhana bahkan dia tidak merasa tinggi hati ketika di angkat jadi anak kepercayaan bu ida.
Setelah makan selly masuk kekamarnya lalu dia membaca buku pelajaran.
bu ida masuk kekamar selly dan dia kaget ternyata anak itu masih tetap belajar walaupun sudah malam dia masih menyempatkan membaca buku.
"kok belum tidur?sapa bu ida
"bunda juga kenapa belum juga tidur?ini sudah hampir jam 12 malam loh?tanya balik selly
'hanya mau memberikan ponsel untukmu, biar bisa komunikasi karena bunda lihat kamu tidak memegang ponsel sama sekali"terang bunda
"itu benda yang sangat mahal jadi selly tidak punya uang jutaan untuk bisa membeli smartphone,lebih baik uangnya utuk menabung biaya kuliah.bun "jujur selly
__ADS_1
"nah sekarang pakailah ponsel ini,jadi bunda bisa berkomunikasi denganmu."tutur bu ida lalu menyodorkan ponsel tersebut dan selly pun mengucapkan terimakasih banyak dan akan menjaga dengan baik ponsel pemberian bu ida.
Pagi harinya selly terbangun dia selalu bangun jam 5 pagi walaupun hari libur.
dia langsung membuat bahan kue setelah itu memasak sarapan pagi, bu ida jadi terbiasa dengan masakan selly.
setelah itu dia langsung siap-siap berangkat ke cafe dan toko bakery bu ida.
"apa kamu ketoko juga membawa buku? Selidik bu ida
"iya bun karena sebentar lagi ada test masuk SNMPTN(seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) jadi selly harus giat belajar siapa tahu bisa dapat beasiswa."ujar selly
"bunda bisa biayain kuliah kamu di kampus terkenal disini kok?sahut ibu ida
"tidak bun,aku tetap ingin masuk negeri saja. Kampus mahal sayang uangnya bun,"timpal selly
setelah sarapan selly pun berpamitan untuk ke toko tapi ketika sedang memarkir motornya tiba-tiba terhalang mobil andri.
selly berdecak kesal sekali, lalu dia menghampiri pemilik mobil dan mengetuk kaca mobil tersebut.
"om bisa tidak minggir sedikit,motor saya gak bisa keluar nih."tutur selly
'maaf nona kalau begitu sebentar saya akan mundur"jawab sopir nya andri
"memang mau kemana sepagi ini."tanya andri yang turun dari mobil
"kepoo,"cebik selly yang langsung menjalankan motornya dan berlalu begitu saja dari hadapan andri,
ternyata bu ida menyaksikan semua nya bahkan sampai tertawa geli, yang dia tahu andri selalu merasa sempurna tidak ada wanita yang tidak jatuh dengan pesona nya tapi baru kali ini di tolak mentah-mentah oleh selly.
"sepertinya tampan mu sudah luntur?apa karena umurmu sudah menginjak 27 tahun pesona mu pun akan luntur "ledek bu ida.
"hahaahaha tante bisa saja, ini ada titipan dari mamih tadi sekalian andri lewat jadi mampir sekalian."tutur andri
__ADS_1
setelah memberikan undangan andri pun berpamitan untuk segera kekantor karena ada rapat penting.