Hasrat Satu Malam With Calon Ipar

Hasrat Satu Malam With Calon Ipar
Bonchap 5


__ADS_3

Satu minggu kemudian...


Rafael terpaksa berpindah rumah agar dia dan Luna tidak satu kamar lagi, sebagai laki-laki biasa, dia tidak bisa menjamin dirinya kuat jika terus satu kamar dengan Luna. Rafael merasa tersiksa jika harus tidur di sofa. Makanya mereka pindah ke rumah yang sangat mewah.


Rumah itu awalnya sudah dibeli Rafael untuk menjadi tempat tinggal dia dan Ghisell nanti, namun ternyata hubungan dia dan Ghisell harus berakhir dengan begitu kandas.


Sekarang ini hubungan Rafael dan Haikal sedikit mulai membaik karena itu Haikal membawa Ghisell untuk membantu kakaknya dan Luna yang pindahan rumah, begitu juga dengan Raymond, sebagai seorang kakak dia pasti selalu ingin membantu adiknya. Raymond membawa Bella kesana.


Haikal melarang Ghisell membantu yang berat, cukup membantu dalam hal masak saja karena selama satu minggu ini Ghisell selalu memasak untuknya, masakan Ghisell memang sangat lezat dan membuatnya sangat candu, semua yang ada di diri Ghisell tak ada yang membuatnya tidak candu. Apalagi kalau menyangkut di atas ranjang, dia sudah jago.


Ghisell, Luna, dan Bella memilih memasak sambil membicarakan apapun di mulai dari asmara, film, dan apa saja yah cewek biasanya banyak yang dibicarakan.


"Bukannya Haikal juga sudah membeli rumah ya? Kenapa belum pindah?" Tanya Luna kepada Ghisell yang sedang memotong daging sapi.


"Aku masih betah di apartemen, nanti aja kalau anak kita lahir." Jawab Ghisell.


Bella ingin bertanya sesuatu dengan malu-malu, "Malam pertama itu sakit gak sih?" tanyanya dengan polos.


"Mana aku tau, kan kamu tau aku gak ingat waktu itu aku lagi mabuk. Nah coba tanya sama Luna." Ghisell mengusulkan pada Bella untuk bertanya pada Luna.


Luna juga bingung menjawabnya karena dia dan Rafael belum pernah melakukannya. "Emm... ya gitu deh, kamu juga nanti tau sendiri kalau sudah nikah sama Kak Raymond."

__ADS_1


"Ya ampun kasih bocoran dikit kek Lun." keluh Bella. "Kita kan konsultasi sebagai sesama cewek."


Luna malah mengalihkan pembicaraan, "Mama bilang mama sangat menyukai kamu Bell, tinggal nunggu keputusan kamu aja mau nikah kapan."


"Ehm!" Ghisell malah berdehem. "Cie... yang mau iparan." Dia menggoda Bella dan Luna.


"Lah kita juga iparan Sell, aku kakak ipar kamu, istrinya kak Rafael." Luna mengingatkan status mereka pada Ghisell.


Ghisell tertawa kecil begitu menyadarinya "Dunia memang sempit ya."


Sementara itu, para ketiga cogan sedang membantu membereskan rumah, Haikal memang melarang Rafael memanggil pelayan untuk membantunya, Haikal menawarkan sendiri untuk membantunya bersama Raymond.


"Apa beneran lu cinta sama adek gue?" tanya Raymond pada Rafael.


"Tentu saja." Jawab Rafael dengan santai.


"Syukurlah, jangan sampai lu menyakiti adek gue," kata Raymond dengan nada mengancam.


Haikal mencoba membuyarkan suasana, "Emm... Apa jadi minggu depan resepsi pernikahan kak?" tanya Haikal pada Rafael.


"Nggak, lebih baik Raymond duluan yang mengadakan resepsi pernikahan. Buat aku yang penting saat ini aku dan Luna sudah sah sebagai suami istri."

__ADS_1


"Bella takut banget sama ayahnya makanya belum siap mengenalkan aku sama ayahnya." keluh Raymond.


"Nanti gue bantu." Haikal menawarkan jasanya untuk membantu Raymond.


"Wah terimakasih ya." Raymond sangat terharu.


"Nanti gue juga bantu lu." Rafael merasa berhutang budi juga karena Raymond sudah membantunya.


"Nah gini nih gue paling suka ke kompakan kalian. Biasanya kalian kompak kan." Raymond memuji persaudaraan Haikal dan Rafael.


Haikal dan Rafael tidak merespon ucapan Raymond, mereka berdua hanya saling salah tingkah. Sesungguhnya mereka sangat merindukan moment kebersamaannya mereka sebagai adik-kakak.


...****************...


...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...


...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...


...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalian....


...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya...

__ADS_1


__ADS_2