
"Sampai kapan kamu mau diamkan aku seperti ini?" tanya Haikal, melihat Ghisell yang diam terus dari semalam padanya. Saat itu mereka sedang menonton berita pagi di televisi.
Bahkan semalam Haikal tidak mendapatkan jatah dari sang istri.
Ini semua gara-gara wanita yang semalam bertemu dengan mereka. Bahkan wanita itu mengaku lagi hamil.
Flashback On...
Setelah film selesai, Haikal menggenggam tangan Ghisell membawanya pergi meninggalkan bioskop tersebut. Tiba-tiba mereka hampir bertubrukan dengan seorang wanita cantik, karena wanita itu berjalannya tidak fokus, terus saja memainkan ponselnya.
"Haikal!" Wanita itu tersenyum begitu melihat siapa yang ada dihadapannya.
Haikal membulatkan mata begitu melihat wajah wanita yang di kenalinya itu, "Viona!"
"Haikal, aku lagi hamil." Viona ingin memberitahu Haikal soal kabar gembira yang akan menghadirkan sebuah nyawa itu.
"Hamil?" Haikal mengerutkan dahinya.
Wanita itu menganggukan kepala.
"Yang...yang benar kamu Viona?" Rasanya Haikal seperti mendapatkan kejutan mendengar kabar bahwa wanita dihadapannya ini sedang hamil.
"Iya, usia kandunganku baru satu minggu, aku baru tahu kemarin saat diperiksa ke dokter."
Perkataan wanita itu membuat Ghisell sangat sesak, bagaikan tersambar petir, bagaimana bisa dia bertemu dengan seorang wanita dan langsung mengaku dirinya hamil pada Haikal.
Tanpa berpikir panjang Ghisell langsung menginjak kaki Haikal karena amarahnya, lalu melangkahkan kaki untuk meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
"Arrghhh..." Haikal meringis, dia menahan Ghisell yang mau pergi, "Kamu mau kemana?"
Haikal merangkul Ghisell agar tidak pergi, dia ingin menjelaskan semuanya pada Ghisell "Ghisell, ini Viona, teman aku waktu SMA dan klien aku juga, maaf aku belum cerita soal Viona sama kamu."
Ghisell yang tadinya berontak, dia langsung diam setelah mendapatkan penjelasan dari Haikal, "Lalu?" katanya dengan nada tinggi.
"Viona itu istrinya Jerry, asisten aku. Karena setiap meeting mereka sering bertemu akhirnya mereka berjodoh."
Seketika Ghisell langsung malu setelah mendengar penjelasan dari Haikal, apalagi saat melihat Jerry datang menghampiri mereka.
Jerry langsung menyapa bos dan istrinya, "Malam Tuan Haikal dan Nona Ghisell."
Ghisell berpura-pura biasa saja, "Emm... oh malam Jerry." Ghisell mengigit bibir bawahnya, malunya sungguh setengah mati. Mengapa dia harus berpikir macam-macam pada suaminya.
"Wah selamat ya Jer, kamu mau jadi ayah. Sama dong sama saya." Haikal menepuk pundak Jerry.
Jerry menganggukan kepala, "Iya, Tuan. Terimakasih banyak."
Flashback Off...
Haikal terkekeh mengingat kejadian semalam "Jadi kamu semalam salah paham kamu pikir Viona hamil anak aku?"
Ghisell tidak menjawab saking malunya.
"Hahaha..." Haikal malah tertawa meledak.
"Ya ampun, Viona itu emang gitu suka bersikap sok akrab dengan siapa aja makanya Jerry bisa kecantol dan gak butuh waktu lama untuk nikahin dia, aku juga gak tau gimana prosesnya mereka bisa sampai menikah dan sekarang punya anak."
__ADS_1
"Aku kira Jerry belum menikah."
"Sudah, lagian kamunya juga gak nanya."
"Buat apa aku nanya?"
"Ya biar gak salah paham lagi. Tapi serius aku suka banget kalau kamu cemburu sama aku," Haikal malah terus menggoda Ghisell.
"Hmm... ya udah aku mau ke dapur, mau masak dulu untuk sarapan kita." Ghisell segera bangkit dari duduknya. Dia pasti akan diledek terus oleh Haikal jika tetap berada disana.
Tapi Haikal malah berdiri dan menggendong Ghisell, Ghisell terkesiap reflek mengalungkan tangannya pada leher Haikal, pria ini memang selalu sering melakukan serangan dadakan dalam hal mencium atau masalah ranjang.
"Biar aku yang masak, kita olahraga pagi dulu." Haikal mengecup bibir Ghisell lalu berjalan dengan santai membawanya ke dalam kamar.
"Tapi ini masih pagi, Haikal."
"Justru berolahraga pagi itu bagus untuk kesehatan."
Akhirnya Ghisell pasrah saja. Tak berselang lama terjadilah pergulatan panas di pagi hari, entah gaya apa mereka lakukan di pagi ini, othornya gak diberi kesempatan untuk mengintip mereka, jadi tidak bisa menjelaskan detailnya bagaimana, hanya Ghisell dah Haikal yang tau. Jadi simpan lagi es batunya buat pasangan lain hehe...
Berbeda dengan kediaman Rafael, Rafael sungguh sangat malu atas perbuatannya sendiri, malam itu dia sungguh tak bisa menahan pesona Luna yang posisi tidurnya sangat menggoda...
...****************...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
__ADS_1
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalian....
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya...