
"Dirga.." gue memutar bola mata malas saat mendengar suara cempreng itu meneriakkan nama gue.
"Yayang Dirga dipanggil tuh sama tuan Putri.." Asen mengikuti gaya bicara Putri. "bacod anying lu!!" gue mengumpat jijik.
"Ini minum." Putri memberikan sebotol aqua dingin ke gue. Gue hanya melirik sebotol aqua dingin itu. Sial kerongkongan gue kering! Dengan cepat gue mengambil aqua dingin itu dan meninggalkan Putri sendirian. "Makasih!"
Gue denger dari belakang Putri teriak-teriak gak jelas karena botol aquanya gue ambil. Kalau bukan karna haus gue juga ogah ambil dari dia.
Gue berjalan menghampiri Asen dan yang lainnya. Mata gue tiba-tiba terfokus pada seorang gadis dengan tubuh mungilnya di samping lapangan. "Lo liatin apaan sih?" tanya Asen.
"Enggak kok!" gue segera mengalihkan pandangan gue dari si 'dia'. Sejak kapan 'dia' sok manis sama cowok selain gue??
"Udah kali liatin si Andra nya, awas naksir nanti lama-lama!!" Iqbal berhasil membuyarkan lamunanku dengan ucapannya yang menurutku 'kasar'. "Brengsek!!"
"Mereka sweet banget, pacaran?" pertanyaan Ridho membuatku tanpa sadar membelalakkan mata. "Gak!!"
Gue terdiam menyadari sesuatu. Kenapa gue yang jawab?
"Kok lo??--"
"Bacod! Gue mau kekelas!!" gue berjalan ke kelas tanpa menghiraukan panggilan yang lainnya.
📌
Mood gue seketika hancur saat sampai di kelas. Entah karena apa! Ah shiit!! Gue terduduk di bangku gue melongo membaca tulisan kertas di dalam buku tugas gue.
__ADS_1
Ini tugasnya, sesuai perintah sayang ya no coret-coret yang aneh-aneh dibuku sayang. Jadi aku tulis di kertas lain aja. Hehe. love you Gaga nya Andra.
Gue cuma bisa geleng-geleng kepala membaca tulisan Andra. Selalu seperti ini. Gue membuang kertas itu di laci, tidak peduli siapa yang akan menemukannya. Dengan langkah gontai gue berjalan keluar kelas menuju UKS.
Anying group
Me : izinin gue ya. gue ngantuk capek juga! Awas aja kalau kalian ikutan bolos juga!!
gue mematikan data seluler hape gue dan berbaring di nakas yang kosong.
"Mas Dirga bolos lagi?" tanya mbak Ana si penjaga UKS. Berasa pohon angker aja ada penjaganya.
"Tolong buatin saya teh anget dong mbak." gue berpura-pura sakit biar diizinin tidur disini.
"Mas Dirga--"
Sejak kapan si bocil Deket sama Nagra? Bukannya Nagra udah punya cewek ya?
Ah bgsd!! Kenapa gue jadi mikirin si bocil itu sih. Gak penting banget anjenk!
📌
Gue segera menuju parkiran saat bel berbunyi. Gue pengen langsung baring di kasur gue melanjutkan tidur indah gue.
Waktu gue mau ke motor, gue liat bentuk-bentuk tubuh si bocil, pendek, di kucir gitu rambutnya, terus idup lagi. Kayak lagi nungguin orang gitu.
__ADS_1
Shiit! Bodok ah!!
Gue berjalan melewati dia.
"Ngapain Lo disini?"
Sosok didepan gue terdiam terus menatap gue. Gue terhenyak. Bodok? Bodok! Kenapa gue berhenti dan gue ngomong sama dia? Sial!!
"Gaga? Kamu ngomong sama aku?" tanya makhluk di hadapan gue. Kan si bocil pasti kepedean banget nih gue ajak ngobrol.
"Lo ngapain masih disini?" tanya gue sekali lagi.
"Aku nunggu--"
"Yuk Ndra."
Gue melongo ngelihat siapa yang ngomong.
"Aku duluan ya Ga, aku gak macam-macam kok sama kak Nagra hatiku tetep buat kamu." Ucap Andra
"Serah Lo!!" sungut gue. Kemudian berjalan meninggalkan mereka berdua.
Gue segera naik ke motor gue dan menancapkan gasnya kencang-kencang. Ahhhh sial!!
Kenapa gue jadi gini? Cuma karna si bocil sama Nagra sialan!!.
__ADS_1
📌