Hijrah Cinta Casanova

Hijrah Cinta Casanova
Subhanallah.


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻🌻


...HAPPY READING......


.


.


"Selamat datang, Tuan Muda Zayn? Ada perlu apa Anda harus repot-repot datang ke sini?" sambut Pak Rektor setelah Zayn diantar oleh dosen keruangan Rektor.


Semua orang tau siapa Zayn Athalla. Jadi sudah pasti akan mendapatkan penyambutan yang spesial dari pihak kampus. Terutama orang-orang yang mengenal dirinya.


"Iya, selamat pagi juga, Pak Adam. Terima kasih sebelum nya. Maaf, pagi-pagi sudah menganggu waktu kerja Anda," ucap Zayn menjabat tangan Pak Adam.


"Haa...haa.. Tentu saja tindak mengaggu sama sekali Tuan Muda Zayn . Hanya saja Saya kaget. Ada perlu apa orang sibuk seperti Anda repot-repot datang kemari?" tanya Pak Adam mengulangi pertanyaaan yang sama. Serta mempersilakan Zayn dan Fira untuk duduk.


Walaupun beliau bisa menebak bahwa kedatangan Zayn pasti ada hubungannya dengan Shafira . Kebetulan beliau memang mengenal Fira karena gadis itu sering mendapatkan penghargaaan.


Jika tidak, mana mungkin Pak Adam mengenal Fira, karena mahasiswa di Universitas Gunadarma bukan ratusan, tapi ada ribuan. Namun yang memakai hijab hanya beberapa orang saja. Salah satunya adalah Fira.


"Kedatangan Saya kemari karena mau meluruskan fitnah tentang istri Saya yang disebarkan oleh mahasiswa di sini," jawab zayn langsung saja tidak berbasa-basi lagi.

__ADS_1


Shafira yang mendengar hal tersebut sampai mengeratkan genggaman jari tangan mereka yang sling bertautan. Serasa tidak percaya jika Zayn benar-benar meluruskan berita tersebut.


"Istri?" ulang Pak Adam karena beliau memang tidak tahu jika Fira sudah menikah dan ternyata istri dari seorang pengusaha terkenal.


Semua berita buruk itu terjadi karena Zayn sendiri. Dialah yang mau menyembunyikan pernikahan mereka, karena malu memiliki istri seperti Fira.


Namun, pagi ini dia dengan bangganya mengandeng Fira masuk kedalam kampus tersebut. Menyebutkan bahwa Fira adalah istrinya. Maka dari itu dia ingin menyelesaikan masalah tersebut. Apalagi menyangkut nama baik istrinya.


"Maaf, Tuan, Saya tidak tahu ada berita apa?" tanya Pak Adam karena beliau memang tidak tahu gosip yang beredar.


"Berita yang mengatakan bahwa istri Saya adalah simpanan om-om. Apa saja pekerjaan kalian? Saya ingin masalah ini selesai dalam dua hari. Bila Anda tidak bisa menyelesaikannya. Maka orang-orang Saya akan menyelesaikannya. Namun, Anda pasti tahu kan apa artinya bila sampai hal itu terjadi," gertak Zayn yang langsung membuat Pak Adam menggelengkan kepalanya dan berkata.


"Tidak-tidak! Tolong beri Saya waktu. Saya berjanji nama baik Fira akan kembali lagi dalam waktu satu hari. Hari ini juga Saya akan menyelesaikan masalah ini dan mencari tahu siapa dalang yang telah membuat fitnah seperti itu,"


"Mas, tidak! Tolong jangan hukum mereka. Cukup selesaikan secara baik-baik . TIdak perlu memberi mere---"


"Fira, Mas melakukan ini agar untuk kedepannya tidak ada lagi yang menjadi korban sepertimu. Ketahuilah bahwa yang melempar botol di acara malam itu adalah mahasiswi disini juga. Ini bukan hanya sekedar fitnah saja. Tapi sudah tindakan kriminal," sela Zayn yang tetap tidak akan melepaskan begitu saja para gadis-gadis yang mau mencelakai istrinya.


"Apa! Jadi itu semua bukan hanya kebetulan saja?" tanya Fira tidak tahu apa yang terjadi karena malam itu Zayn tidak jadi memberitahunya siapa yang ada didalam rekaman CCTV.


"Iya mereka sengaja melempar botol itu untuk menyakitimu. Hal seperti ini bila terus dibiarkan, maka mereka akan melakukan yang lebih berbahaya dari ini,"

__ADS_1


"Astaghfirullah hal Azim! Apakah sampai seperti itu? Tuan Muda, Anda tidak perlu khawatir karena Saya akan memberikan mereka sangsi sesuai dengan perbuatan mereka pada Fira," seru Pak Adam kaget mendengarnya.


"Baguslah! Agar orang-orang Saya tidak perlu turun tangan. Kalau begitu kami permisi dulu karena Saya memiliki pekerjaan lain," pamit Zayn langsung berdiri diikuti oleh Fira karena tangan gadis itu masih dia genggam.


"Iya, Saya tahu Anda sangat sibuk. Terima kasih atas kunjungannya. Sekali lagi tolong maafkan atas kelalaian kami, Tuan," jawab Pak Adam mengantar Zayn dan Fira sampai ke depan pintu keluar dari ruangannya.


"Mas, terima kasih. Aku---"


"Terima kasih buat apa? Sudah kewajiban Mas melindungi mu. Sekarang ayo jalan. Tujukan dimana kelas mu. Biar mereka yang telah menyebarkan fitnah, akan melihat sendiri bahwa kamu bukanlah simpanan. Melainkan istriku." Zayn mengandeng tangan Fira menuju kelas gadis itu.


"Alhamdulillah ya Allah! Akhirnya Mas Zayn mengakui ku sebagai istrinya. Membuatku semakin yakin untuk mempertahankan rumah tangga kami."


Gumam Fira tersenyum kecil. Namun, Zayn bisa melihatnya. Sehingga membuat pemuda itu menahan tangan Fira agar berhenti berjalan.


"Ada apa, Mas?" tanya Fira menatap pada suaminya.


"Apakah kamu tidak menyesal memberiku kesempatan? Setelah apa yang sudah aku lakukan dan membuatmu difitnah juga?" Zayn bertanya dengan wajah seriusnya.


"Tidak! Aku tidak pernah menyesal karena manusia itu tidak ada yang tak luput dari salah, termasuk diriku sendiri," jawab Fira tersenyum yang selalu membuat jantung Zayn berdebar-debar seakan-akan mau keluar dari tempatnya.


"Aku tidak pernah merasa benar, Mas. Jadi tolong didiklah aku menjadi perempuan terbaikmu. Meskipun aku tidak sebaik perempuan lainnya. Jadikan aku perempuan baik versi dirimu sendiri dan... Cukup jadikan aku satu-satunya perempuan yang ada di hatimu. Sebab perahu akan mudah dikendalikan bila kita memiliki pendayungnya. Begitu pula dengan rumah tangga,"

__ADS_1


"Subhanallah ya Allah... Sungguh aku laki-laki yang beruntung bisa menjadi suami dari bidadari mu ini," seru Zayn langsung menarik Fira untuk dia peluk . Untungnya disekitar tempat mereka tidak ada orang lain karena berada dilantai paling atas gedung tersebut.


...BERSAMBUNG......


__ADS_2