Hijrah Cinta Casanova

Hijrah Cinta Casanova
Membantu Istri.


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻🌻


...HAPPY READING......


.


.


Praaank!


Suara barang-barang yang dilemparkan oleh Raisa. Wanita itu mengamuk begitu tiba di Apartemen kecil miliknya. Ya, sekarang setelah dia dibuang oleh Adi yang dia jadikan selingkuhannya. Kehidupan Raisa sangat susah.


Kedua orang tuanya juga sudah meninggal dunia sejak satu tahun lalu, karena mengalami kecelakaan.


Sedangkan Adi sekarang sudah menikah dengan gadis yang dia cintai. Jadi Raisa tidak mempunyai siapapun lagi. Untuk itulah dia kembali ke negara sendiri karena bila dia berani mengaggu rumah tangganya Aldi. Maka pemuda itu akan menyeretnya ke kantor polisi.


Gara-gara kasus Raisa yang pernah menabrak orang sampai meningal dunia. Meskipun kejadiannya sudah terjadi beberapa tahun lalu. Akan tetapi Adi punya rekaman CCTV nya.


Alhasil Raisa yang masih mau hidup bebas. Memilih untuk mendekati Zayn karena menurut berita yang dia ketahui bahwa mantan kekasihnya itu belum juga menikah.

__ADS_1


Sehingga Raisa beranggapan bahwa semua itu karena Zayn masih mencintainya. Mungkin bila belum bertemu Shafira dan jatuh cinta pada istrinya sendiri. Hal tersebut bisa jadi benar.


Namun, jika sekarang Zayn tidak menginginkan dirinya. Karena pemuda itu hanya mau menjadi manusia yang lebih baik lagi, melewati hijrah cintanya pada sang istri.


"Brengsek!" teriak Raisa degan rambut sudah acak-acakan. Matanya sudah bengkak akibat terlalu lama menangis.


"Brengsek-brengsek! Aaaaaa... Adi kurang ajar. Brengsek kau," umpatnya masih membanting segala barang yang ada didekatnya.


"Jika bukan karena dirimu yang menggoda ku lebih dulu. Maka aku sudah menjadi istri Zayn. Pasti sekarang kami sudah hidup bahagia," terus saja memaki untuk meluapkan emosi, benci pada Adi dan menyesal telah mengkhianati Zayn.


"Jika bukan karena dirimu aku dan Zayn pasti sudah memiliki anak. Aku tidak akan sengsara seperti ini," Raisa menangis dan terduduk di bawah sofa sambil menarik rambutnya cukup keras.


"Aku benci dirimu, Adi... aku benci karena ternyata kau hanya memanfaatkan tubuhku saja," lanjutnya hanya bisa memaki dibelakang saja. Karena bila didepan orangnya. Raisa seperti mana es batu disiram air panas. Akan langsung mencair tidak berani berkata apa-apa.


"Aku sangat yakin bahwa dirimu begitu mencintai aku. Tidak mungkin kamu menyukai gadis tua tadi. Lagian kamu dan dia sangat tidak cocok. Dia hanyalah gadis kampungan," seperti orang mabuk Raisa terus saja menggerutu sendiri.


Berbeda dengan Zayn. Laki-laki yang sudah dia sakiti. Justru tengah tertawa sambil membantu istrinya. Pemuda itu lagi berada di dapur untuk memasak buat makan malam mereka berdua. Karena asisten rumah tangga yang biasa bekerja, mendadak pulang jam dua tadi siang.


Anak si pelayan tersebut lagi demam. Jadinya dia izin cuti yang entah untuk berapa hari. Namun, yang jelas sampai anaknya sembuh.

__ADS_1


Berhubung Fira sudah sembuh jadinya gadis itu memutuskan untuk masak sendiri. Padahal awalnya Zayn sudah melarang istrinya melakukan tugas rumah apapun itu.


Akan tetapi Fira terus mengatakan bahwa dia bisa mengerjakan pekerjaan tersebut sendirian. Lalu Zayn yang tidak bisa menolak permintaan sang istri. Memutuskan untuk masak bersama dan disinilah mereka saat ini.


"Haa... ha... " tawa Zayn karena sejak tadi sebetulnya dia bukannya membantu Fira memasak. Tapi hanya mengaggu istrinya saja.


"Mas... ayolah jangan menggangguku. Bila terus seperti ini kapan beresnya," keluh Fira karena Zayn selalu menyembunyikan barang-barang yang akan dia masak.


Awalnya tadi pisau untuk mengiris bahan-bahan. Lalu setelah pisau tersebut dikembalikan. Zayn menyembunyikan yang lainnya lagi. Melihat Fira sibuk mencari kesana-kemari. Pemuda itu malah merasa lucu, sehingga membuatnya tertawa.


Begitulah sejak tadi. Terbukti sudah hampir empat puluh menit mereka berada didalam dapur. Namun, satu masakan saja belum ada yang jadi. Kecuali nasi nya saja.


"Mas tidak melakukan apapun. Bukannya kamu tahu sendiri jika tadi kita duduk disini," jawab Zayn yang tidak bisa menyembunyikan semuanya.


"Benarkah? Kenapa aku tidak yakin, ya," ucap Fira memutar tubuhnya untuk saling berhadapan dengan Zayn. "Sekarang mau mengembalikan wortelnya padaku, atau mau aku geledah?" tanya Fira sudah bersiap-siap mau mencari satu wortelnya yang tiba-tiba hilang.


"Gledah saja. Mas kan tidak mungkin menyembunyikan sayuran. Aneh---"


"Kalau begitu biar aku cari dulu," sela Fira mengangkat kaos rumahan yang dipakai suaminya.

__ADS_1


Zayn yang takut ketahuan tentu akan berusaha mengelak. Sehingga dia cepat-cepat berdiri agar lari dari istrinya. Sehingga terjadilah kejar-kejaran mengelilingi meja makan sambil sama-sama tertawa. Hal sederhana. Tapi membuat keduanya merasakan kebahagiaan.


...BERSAMBUNG......


__ADS_2