Hurt Wife

Hurt Wife
Bab 38


__ADS_3

"Eh, Emang Mas Reza kenapa, Kak?''


"Kakak dapat telepon kalo Reza kecelakaan dan di rawat di rumah sakit ini juga, makanya kakak pikir kalian sedang bersama saat kecelakaan," jelas Sitha. Wanita itu berusaha menahan diri agar tidak emosi karena dirinya sudah merelakan Reza, lagipula ada Ilham yang bersamanya sekarang.


"Enggak, Mila gak bersama Mas Reza. Pasti Mas Reza dengan selingkuhannya," ucap Mila dengan ketus.


Baru saja Sitha mau berbicara, terdengar suara pintu terbuka dan Ilham melangkah masuk ke dalam kamar rawat Mila.


Mila yang melihat pria asing yang tidak dia kenal masuk kesana jadi bingung. Sitha yang melihatnya langsung menoleh dan menghampiri pria itu.


Ada apa?'' tanya Sitha langsung. Wanita itu sedikit khawatir kalo Mila curiga tentang hubungannya dengan Ilham karena sekarang saja statusnya dengan Reza masih suami istri karena mereka belum resmi bercerai.


"Aku harus ke kantor sebentar karena ada urusan penting, kamu gak apa apa kan aku tinggal?'' ucap Ilham sambil matanya menatap Mila yang terbaring di ranjang rumah sakit. Pemuda itu baru pertama kali bertemu dan melihat Mila adiknya Sitha.


"Iya gak apa apa, Nanti aku bisa naik taksi aja sekalian aku mau ke butik." jawab Sitha yang sengaja tidak memperkenalkan Ilham dengan adiknya Mila. Entah kenapa wanita itu takut kalo Ilham bisa tergoda dan tertarik kepada Mila. Dia benar benar masih trauma dan takut akan hal itu.


"Kamu hati hati ya," kata Ilham yang langsung berlalu meninggalkan Sitha dan Mila tanpa berniat untuk berkenalan dengan Mila. Pemuda itu seperti tahu kalo kekasihnya itu sepertinya tidak nyaman dengan pertemuan dirinya dengan adiknya makanya pemuda itu pergi tanpa berniat mengenalkan dirinya pada adiknya Sitha.


Setelah Ilham berlalu, suasana canggung langsung terasa. Sitha dan Mila tidak bisa seperti dulu lagi sebagai kakak beradik yang saling menyayangi karena terlalu dalam kesalahan yang telah Mila lakukan.


"Nanti kakak akan telepon papa buat kasih tahu kalo kamu ada di rumah sakit, semoga aja papa tidak marah lagi," ucap Sitha.


Mila hanya diam saja. Ingin rasanya gadis itu memeluk kakaknya tetapi dia sadar semua sudah tidak bisa seperti dulu lagi sebelum dirinya melakukan kesalahan besar dan fatal yang tidak bisa dimaafkan dengan mudah.


"Kaka tinggal dulu sebentar, mau melihat Reza. Kamu tidak apa apa kan sendirian?''


"Iya gak apa apa, Kak." sahut Mila pelan.


"Ya udah kakak tinggal dulu ya,"

__ADS_1


Sitha kemudian melangkah keluar menuju ke kamar Reza yang telah diberitahu oleh suster yang menelpon tadi. Dari perkataan suster sepertinya kondisi Reza cukup parah, itu membuat Sitha merasa kasihan kepadanya.


Wanita itu tahu biarpun akhirnya mereka berdua akan berpisah tetapi meraka berdua dulu punya cerita yang indah sebelum Reza berubah dan kebejatan Reza akhirnya terbongkar.


Sampai di depan pintu kamar Reza, wanita itu berdiri terdiam sejenak lalu kemudian melangkah masuk ke dalam.


setelah masuk, wanita itu langsung bertatapan langsung dengan Reza yang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.


Momen pertama mereka bertemu setelah kejadian Reza dan Mila ketahuan oleh orang tuanya. Sepasang suami istri telah terpisah karena perselingkuhan.


Reza sedikit terkejut melihat perubahan pada diri Sitha. Istrinya itu kelihatan semakin seksi dan cantik. Memang biasanya Sitha selalu memakai pakaian yang sedikit seksi tapi sekarang aura wanita itu sepertinya keluar membuat Reza terpesona.


Pria itu sedikit mengerutkan keningnya ketika melihat Sitha mengenakan kaos oblong padahal setahu dirinya wanita itu tidak mempunyai kaos oblong selama ini, ataukah sekarang wanita itu telah jadi suka memakai kaos oblong?


Dengan perlahan Sitha mendekati Reza yang sedang terbaring lemah di atas ranjang.


"Ya seperti inilah keadaan, Mas. Mas lumpuh, Tha." ucap Reza dengan memelas.


"Apa?'' Sitha sangat terkejut mendengar ucapan Reza. Wanita itu tidak menyangka bahwa Reza akan mengalami hal seperti itu.


"Iya, Mas lumpuh, Tha. Kecelakaan itu membuat Mas terjepit mobil dan ada cedera tulang belakang hingga Mas jadi tidak bisa berjalan. Mungkin ini balasan yang harus Mas terima karena terlah menyakiti hati istri Mas. Maafkan Mas ya, Tha." jelas Reza.


Sitha terdiam cukup lama sambil menatap Reza. Wanita itu menjadi kasihan melihat keadaan Reza sekarang.


"Sitha sudah memaafkan Mas Reza," ucap Sitha akhirnya dengan lirih.


"Makasih, Tha. Mas berjanji akan berubah menjadi lebih baik lagi. Mas sadar sekarang kalo ternyata kamu memang istri yang begitu baik." ucap Reza dengan senang.


Sitha terkejut dengan perkataan Reza. "Apa, Mas?''

__ADS_1


"Mas akan berubah menjadi suami yang lebih baik lagi buat kamu,"


"Tunggu dulu... Mas salah paham. Sitha memang memaafkan Mas Reza tapi kalo untuk kita bersama itu tidak mungkin lagi. Sitha sudah menunjuk pengacara untuk mengurus perceraian kita," jelas Sitha.


Reza langsung terdiam mendengar perkataan Sitha. Pria itu mengira Sitha bisa menerima dirinya lagi walaupun memang kesalahannya sudah sangat fatal. Tetapi setelah melihat Sitha yang menjadi begitu cantik membuat Reza tidak ikhlas melepas Sitha untuk bercerai dengannya.


Pandangan mata Reza menelusuri tubuh wanita itu, seakan menelanjanginya. Dan matanya tertuju pada leher jenjang Sitha yang terlihat tanda keunguan. Pria itu tahu itu tanda apa. Tatapan mata Reza berubah menjadi tajam. Ternyata istrinya Sitha telah berkhianat darinya juga.


"Siapa pria itu?'' tanya Reza tajam.


"Apa Mas?" tanya Sitha dengan wajah yang berubah pucat mendengar pernyataan dari Reza.


"Kamu berselingkuh, Tha. Tidak usah bohong karena bekas perselingkuhan kamu bertebaran di lehermu!'' ucap Reza dengan emosi.


Sitha yang mendengar ucapan Reza langsung melangkah mundur dengan lengan yang terangkat dan tangan yang berusaha menutupi bekas percintaan dirinya dengan Ilham. Wanita itu lupa akan jejak cinta yang ditinggalkan oleh pemuda itu.


"Pantas saja kamu segera ngotot ingin bercerai, rupanya kamu sudah ada lelaki lain! Sudah berapa lama kamu berselingkuh, apa ini alasan kamu selalu menginap dan pulang malam karena banyak pesanan?!''


Reza begitu emosi, rupanya selama ini istrinya Sitha juga telah berselingkuh darinya. Pantas saja wanita itu ngotot sekali ingin segera bercerai darinya.


Sitha hanya bisa terdiam. Wanita itu begitu tegang dan pucat. Dirinya tidak menyangka akhirnya Reza tahu akan perselingkuhannya dengan Ilham.


"Dasar perempuan gatal! Kamu saja aja dengan adikmu!'' ketus Reza. Pria itu berusaha untuk duduk di atas tempat tidur. Dengan bersusah payah akhirnya bisa.


"Sudah berapa banyak laki laki yang obok obok kamu, Tha?! Apa kamu selingkuh dengan suami ibu ibu yang pesan pakaian di butikmu?!'' ucap Reza semakin melecehkan Sitha dengan perkataannya.


"Pantas saja selama ini kamu selalu berpakaian seksi, ternyata supaya bisa menggoda suami suami pelanggan kamu biar kamu dapat bonus ya!"


"CUKUP!!!!"

__ADS_1


__ADS_2