
"Tunggu Tha, kita belum selesai!!'' teriak Reza berusaha mencegah Sitha untuk meninggalkannya tetapi wanita itu tidak mempedulikannya.
Sesampainya di depan pintu kamar di luar, Sitha bersandar pada dinding sambil berusaha menghela nafas berat. Sepertinya perceraiannya dengan Reza tidak semudah yang dia kira. Wanita itu tidak menyangka kalo malah harus mengalami kejadian seperti ini.
Sitha langsung mengubungi orang tuanya dan memberi tahu tentang keadaaan Mila. Setelah menenangkan Mamanya yang sempat panik, Sitha lalu kembali ke kamar inap Mila untuk melihat keadaan adiknya itu. Sitha berharap semoga Mila benar benar berubah menjadi lebih baik lagi.
********
Sitha baru saja keluar dari ruang inap Mila. Wanita itu merasa hubungannya dengan Mila sudah benar benar tidak akan bisa seperti dulu lagi. Pasti selalu ada perasaan canggung di antara mereka berdua. Uti baru saja datang sehingga Sitha memutuskan untuk meninggalkan rumah sakit.
Sambil berjalan menuju arah lobby, Sitha mencoba menghubungi nomor Bayu. Wanita itu ingin menanyakan bagaimana perkembangan dengan gugatan perceraiannya.
"Halo, Mas Bayu..." sapa Sitha setelah panggilan diangkat oleh Bayu.
"Halo, Sit..."
"Mas sibuk gak hari ini? Sitha mau bertemu untuk membahas kelanjutan gugatan perceraian Sitha itu Mas." ucap Sitha langsung pada intinya.
"Kebetulan aku tidak terlalu sibuk. Kita bisa bertemu. Mau ketemuan dimana?''
"Gimana kalo Sitha ke kantor Mas Bayu aja?''
"Boleh, aku tunggu di kantor kalo gitu ya, Sit,"
"Iya, Sitha langsung kesana sekarang."
Sitha memutuskan untuk bertemu Bayu di kantor pria itu saja karena wanita itu takut kalo bertemu di luar terus ketahuan sama Ilham bisa bisa kejadian kemarin terulang kembali. Padahal sekarang saja Sitha masih merasakan ngilu setiap kali melangkah.
Sitha segera memanggil taksi yang akan mengantarnya ke kantor Bayu. Wanita itu sudah memutuskan untuk secepatnya bercerai dengan Reza, memang kelihatannya kejam melihat kondisinya yang saat ini, tetapi Sitha sudah tidak tahan lagi dengan sifat dan sikap Reza kepadanya.
Baru saja Sitha masuk ke dalam taksi, ponselnya tiba tiba berdering. Wanita itu langsung mengambil ponselnya dari dalam tas melihat nama Ilham di layar ponselnya.
__ADS_1
"Halo..?" sapa Sitha setelah menekan tombol hijau di layar ponselnya.
"Kamu masih di rumah sakit?" tanya Ilham.
"Baru aja mau pulang, Ham."
"Jadi mau ke Butik?''
"Iya." jawab Sitha bohong.
Sitha tidak mengatakan kalo dia akan bertemu dengan Bayu karena wanita itu tahu bagaimana reaksi Ilham nantinya kalo mengetahui dia bertemu kembali dengan Bayu.
"Aku jemput di Butik nanti ya, Sayang,"
"Iya, aku tunggu nanti."
Setelah menyudahi pembicaraan di telepon, wanita itu termenung diam dan bingung harus bagaimana menghadapi Reza yang ngotot tidak mau bercerai dengannya dan lebih parah lagi sekarang pria itu juga mengetahui kalo dirinya juga berkhianat akibat tanda cinta dari Ilham yang bertebaran di lehernya.
******
Sitha baru saja sampai di kantornya Bayu. Dengan segera bergegas wanita itu segera masuk ke dalam kantornya Bayu. Rupanya Bayu telah berpesan kepada asistennya agar menyuruh Sitha langsung masuk kalo sudah sampai di sana. Sitha mengetuk ruangannya dan langsung masuk ke dalam.
"Maaf aku agak lama, aku baru sampai Mas, tadi kena macet di jalan," kata Sitha walaupun sebenarnya tadi dirinya mampir ke butik dulu untuk mengambil syal agar menutupi lehernya yang penuh dengan bekas cinta yang di berikan oleh Ilham.
"Tidak apa apa, Tha. Silahkan duduk, kamu mau minum apa?'' tanya Bayu senyum.
"Air putih aja, Mas, Terima kasih," sahut Sitha lalu duduk di kursi yang tepat berada di hadapan meja Bayu.
Setelah menyuruh asistennya untuk mengambilkan minuman buat Sitha, Bayu lalu mengeluarkan selembar kertas dan diserahkan kepada Sitha.
"Ini surat gugatan perceraian kamu yang sudah aku masukkan ke pengadilan agama. Kita tinggal tunggu waktu karena sekarang lagi di proses." jelas Bayu kepada Sitha.
__ADS_1
"Mas, apakah Sitha bisa tetap bercerai biarpun suami Sitha tidak menyetujui permintaan cerai Sitha?''
"Bisa aja. Asal ada alasan dari perceraian dengan jelas dan hakim menyetujuinya, perceraian bisa terjadi walau hanya dari sepihak saja, kenapa kamu menanyakan pertanyaan seperti itu? Bukannya kamu pernah bilang kalo Reza sudah menyetujui gugatan perceraian kalian?'' tanya Bayu setelah menjelaskan kepada Sitha.
"Iya, awalnya memang kami sudah putuskan untuk bercerai tetapi tadi barusan Sitha bertemu dengan Mas Reza, ia tidak mau lagi bercerai dari Sitha dan mau mempertahankan pernikahan kami," jelas Sitha.
"Ya kalo kamu tetap pada keputusan awal yang tetap ingin bercerai dari Reza, nanti Mas usahakan agar kamu bisa bercerai secara sepihak," kata Bayu.
"Terima kasih, Mas." ucap Sitha dengan perasaan lega setelah mendengar ucapan Bayu.
"Oh ya, Tha, aku ketemu dengan adikmu Mila," ucap Bayu.
"Ketemu dimana, Mas?'' tanya Sitha penasaran.
"Sebenarnya bukan ketemu tetapi aku tidak sengaja menabraknya." kata Bayu. Pria itu tidak menceritakan tentang Mila yang sebenarnya berniat bunuh diri dengan sengaja menabrak dirinya sendiri ke mobil Bayu.
"Jadi Mas yang menabrak Mila? Astaga, untung saja dia tidak kenapa napa. Tadi juga Sitha habis dari rumah sakit untuk melihat keadaannya," sahut Sitha.
"Iya, untung saja aku mengendarai mobilku tidak terlalu kencang jadi Mila tidak mendapatkan luka yang serius. Aku harap Mila bisa cepat pulih. Semua biaya rumah sakit biar aku yang bertanggung jawab.'' kata Bayu.
"Terima kasih, Mas." jawab Sitha datar.
"Tha, sekarang aku sudah menjadi pengacara kamu secara resmi. Bagus kamu menceritakan hal yang sebenarnya tentang perselingkuhan suami kamu Reza agar nanti aku bisa menjadikan itu sebagai bukti agar perceraian kamu lebih mudah diputuskan,' kata Bayu panjang lebar agar Sitha mengerti.
"Semuanya, Mas? Tapi...." Sitha sedikit ragu harus mengatakan hal yang sebenarnya kepada Bayu.
"Iya, kalo bisa semuanya, Tha."
Setelah berpikir sejenak akhirnya Sitha menceritakan semuanya tentang Mila dan Reza. Semuanya diceritakan oleh Sitha tanpa ada yang ditutup tutupi lagi, lagi pula untuk apa dia masih melindungi adiknya Mila kalo kelakuan Mila saja tidak pernah memikirkan perasaan dirinya.
Bayu yang mendengarkan cerita Sitha sudah menduga kalo sebenarnya ini yang terjadi. Sebagai pengacara, pria itu berusaha menyambungkan cerita Sitha dan Mila. Dan yang paling mungkin terjadi sebenarnya Mila telah berselingkuh dengan Reza yang notabene adalah kakak iparnya sendiri. Dan ternyata itu benar terjadi.
__ADS_1
Bayu tidak menyangka Mila yang kelihatan gadis baik baik ternyata liar juga. Pantas saja sewaktu di rumah sakit gadis itu tidak menolak ketika ia menciumnya malah membalas ciumannya dengan liar.