
Aku Indri dan Lusi terbangun di tengah malam, iya hari ini aku dan Lusi menginap di rumah Indri.
saat aku terbangun, aku terkejut dengan Lusi dan Indri yang sudah menatapku.
begitupun kedua temanku ini. memiliki perasaan yang sama..
sama sama terkejut.
"ko bangun semua." tanya Indri.
"gue laper." kata Lusi.
iya, akupun merasakan hal yang sama dengan Lusi. yaitu lapar.
sedangkan Indri, dia terbangun karna ingin ke kamar mandi katanya.
aku melihat jam di Ponsel. 00.20.
ah rasanya tidak mungkin aku harus keluar selarut ini.
"ada makanan ga ndri.?" tanyaku pada Indri.
"gatau gue ve. yaudah ayo ke dapur sama sama." kata Indri.
ahirnya kami bertiga pergi kedapur.
tapi sebelum itu aku dan Lusi menemani Indri terlebih dahulu untuk ke kamar mandi.
"nah, ada nih." kata Indri sambil membuka kulkas.
karna yang ada di kulkas itu bahan mentah, jadi kami bertiga memutuskan untuk memasaknya bersama sama.
disini banyak sekali bahan makanan. dari daging sampai sayuran ada semua..
selesai mengambil bahan, kami bertiga membagi tugas.
Indri mencuci sayuran yang akan di potong potong olehku nanti.
sementara Lusi, dia menyiapkan pengapian dan wadah untuk bahan bahan yang sudah siap di olah.
mengingat ini tengah malam, kami melakukannya tidak sambil mengobrol.
karna takut membangunkan orangtua Indri.
"udah semua nih." kataku.
setelah semua bahan siap untuk di masak. kami bertiga memasaknya secara bersama sama.
"mateng belum sih ini." tanya Lusi.
beberapa menit berlalu, ahirnya makanan sudah siap untuk di santap.
kami bertiga makan di ruang TV. sambil menonton Film tengah malam.
tidak ada suara di antara kami. hanya sibuk dengan piringnya masing masing. bahkan suara dari TV saja menggunakan Volume paling kecil.
__ADS_1
selesai makan kami tidak langsung pergi ke kamar lagi.. melainkan melanjutkan untuk menonton Film yang sedang Tayang.
"kita besok ke sekolah ngga sih." tanya Lusi.
iya aku belum tau besok akan pergi ke sekolah atau tidak. karna tadi aku sempat pulang dulu di antar oleh Lusi untuk berganti pakaian.
dan aku tidak membawa baju ganti dan seragam saat ini.
ah sudahlah, tidak apa apa tidak sekolah juga. toh guru sudah bilang sekolah tidak ada kegiatan mengajar selama beberapa hari kedepan.
pagi tiba. aku terbangun dengan badan yang pegal pegal. aku menatap Indri. dia ada di sebelahku.
Lusi kemana..
aku mencari Lusi, ternyata dia ada di lantai. sepertinya Lusi terjatuh.
kami bertiga tidur di sofa ruang TV. karna semalam acara Film di TV bagus bagus. jadi kami melanjutkan untuk menonton yang lain.
dan ketika Film selesai, kami terlanjur nyaman dengan posisi di sofa. jadilah kami bertiga tidur disini.
"siapa yang mindahin gue.." kata Lusi.
"heh, elu jatuh. bukan di pindahin." jelasku.
aku melihat jam, 5.45. masih pagi, namun aku buru buru bangun. dan membangunkan Indri juga untuk pindah ke kamar.
karna tidak enak oleh orangtuanya Indri jika terlihat Ruang TV berantakan.
kami pindah ke kamar Indri. tadinya aku berniat untuk pulang ke kosan pagi ini, dan berangkat kesekolah.
"bangun anak anak makan siang dulu." kata Mama Indri dari balik pintu.
makan siang.? sontak aku Reflek bangun dan melihat jam. 9.45. yaampun ternyata kami bertiga tidur cukup lama.
aku Indri dan Lusi saling bergatian untuk mandi. karna hari sudah siang, sekalian saja sebelum makan siang kami mandi terlebih dahulu.
"ndri, bagi make up ya." kataku pada Indri.
"pake aja ve.." balasnya.
kami bertiga selesai dengan urusan kamar mandi. setelah itu kami langsung ke Ruang Makan. karna kami memang sudah merasa lapar.
"pagi maa.." ucap Indri.
"pagi tante.." kataku dan Lusi.
"pagi.? ini sudah siang sayang." kata tante Ela. mamanya Indri.
mama Indri, tante Ela. dia sangat baik sekali. setiap kami bertiga berkumpul di rumahnya Indri. tante Ela pasti selalu menyambut kedanganku dan Lusi dengan senang hati.
aku dan Lusi juga di perbolehkan untuk mengambil makanan sendiri atau memasak sendiri jika kami merasa lapar.
"ini sayang makan ini." kata tante Ela sembari memberikan sepotong paha ayam kepadaku.
"makasih tante.." ucapku.
__ADS_1
bukan cuma padaku saja, Indri dan Lusi juga..
selesai makan, kami kembali ke kamar. rasanya bosan sekali..
"ndri gimana keadaan lu.?" tanyaku kepada Indri.
"gue udah baikan ko, ini suhu tubuh gue juga udah normal sih." jelas Indri.
karna kondisi Indri sudah membaik, aku mengajaknya untuk pergi mengelingi Komplek Perumahan ini.
ya untuk main saja sebentar, karna di kamar terus rasanya bosan.
aku Indri dan Lusi berganti celana terlebih dahulu. aku dan Lusi meminjam celana Training milik Indri.
karna kami berdua memang tidak membawa baju dan celana ganti.
rencananya kami keliling Komplek sambil Jogging santai.
ya lumayan lah untuk mengeluarkan keringat. supaya hari di rumah ini tidak benar benar diam di rumah saja.
"anjir, panas banget." kata Lusi.
iya, padahal baru pukul 11.00. tapi rasanya panas Matahari sudah seperti pukul 12.00 tepat.
"udah ayo jalan." kataku.
kami bertiga Jogging santai sambil mengelilingi Komplek.
namun saat aku melewati sebuah Blok. aku melihat ada sesuatu yang baru disana. ada Cafe baru..
"ndri, ini baru ya.? perasaan terahir kali gue kesini belum ada ini deh." ujarku.
Indri memberi tahu bahwa iya, Cafe itu memang baru. baru buka sekitar 10 Hari yang lalu.
aku melihat Cafe itu sebentar. Cafe ini memiliki Konsep yang menarik menurutku.
karna di tengah tengah Kota seperti ini, Cafe ini justru di kelilingi oleh Rumput Hijau.
dan walaupun di tengah Komplek Perumahan yang padat. Cafe ini terlihat mencolok sendiri dengan Konsepnya ini.
"kapan kapan nyoba nongkrong disini yu." ajak ku.
tentu saja tanpa berfikir panjang Indri dan Lusi langsung meng iyakan ajakanku itu.
selesai Jogging kami kembali ke rumah Indri. dan meminum Jus dingin yang tadi sempat kami beli saat mau pulang.
"mandi lagi ini mah." gumam Lusi.
tentu saja, tentu. bukan hanya Lusi.. aku dan Indri pun pasti akan mandi lagi setelah ini.
saat sedang duduk di teras depan, aku teringat bahwa hari ini aku belum mengecek Notifikasi di Ponselku.
dan aku yakin, pasti di Ponselku ada Notifikasi dari Fauzi, atau Ivan.
sudahlah, urusan itu nanti saja. lagian aku tidak memiliki Hubungan yang Spesial dengan mereka..
__ADS_1
"yok lah, masuk kita mandi. nanti sore langsung nongkrong ke cafe tadi." jelas Indri..