Istri Cantik Tuan Muda

Istri Cantik Tuan Muda
Episode 49


__ADS_3

Pagi yang bahagia buat Monika selain Aldy yang merasa bersalah atas apa yang di perbuat nya dan itu juga yang membuat Monika seperti puas dia merasakan kemenangan.


Di sisi lain Kara pun merasakan kebahagiaannya dia telah bersama dengan Kean putra tunggal nya. Asik bermain di sebuah ruangan tamu beralas permadani di temani berbagai macam-macam mainan. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu.


Tok...Tok...Tok.


Kara pun memantapkan pendengarannya.


Tok...Tok...Tok.


"Sayang Mama buka pintu dulu ya" Kara pun berlalu pergi meninggalkan Kean


"Kara kamu mau kemana? Nak" tanya Rena


"Buka pintu mah..., sepertinya ada yang datang" Ujar Kara


"Sudah kamu temani saja Kean biar Mama yang buka pintu" Kata Rena


"Ya sudah Mam.., Kara kembali ke temani Kean" Ucap lagi Kara.


Kara kembali temani Kean dan Rena membuka pintu.


Cklek! Rena membuka pintunya nampak Adrian pulang dari kantor wajah nya begitu lesu tak bersemangat, Rena mengerutkan dahinya


Seperti Adrian sendang ada masalah sebaiknya aku tidak bertanya dulu.


"Kamu sudah pulang Nak..?"


"Iya Mah..., Kara mana Mah?"


"Ada sendang bersama Kean di ruang tengah, biar Mama buat kan minuman ya"


"Terimakasih Mah.." ucap Adriana


Mungkin aku tidak akan ceritakan dulu sepertinya Kara sedang baik hatinya kalau aku ceritakan ini semua aku takut akan menggangu pikirannya.


"Hai..., Anak Papa sedang apa?" Adrian menetralisir kan hatinya yang sedang buruk


"Kamu sudah pulang Mas.., tumben pulang cepat emang tidak banyak pekerjaan?"


"Iya sayang.., kebetulan tidak terlalu sibuk di kantor jadi bisa pulang cepat deh.."


Saya tidak tahu bagaimana kalau Kara dan Mama tahu perusahaan di Indonesia mengalami perubahan yang sangat tidak baik, jika aku tidak ke Indonesia siapa lagi yang akan menyelamatkan perusahaan Papa dan aku tidak mungkin meninggalkan Kara di sini mau tidak mau kita harus pindah ke Indonesia. gumam dalam hati Adrian


Rena datang membawa minuman hangat untuk Adrian.


"Kamu minum dulu biar seger tubuh kamu. Mama lihat kamu seperti nya sedang banyak pikiran"


"Mah titip Kean ya Adrian mau kemar sebentar sama Kara"


"Ya sudah Kean biar Mama yang jagain."


"Ayo sayang kita kemar dulu mas mau bicara sama kamu"


"Iy..a Mas.." Kara pun mengikuti langkah Adrian ke dalam kamar

__ADS_1


Sementara Rena menemani Kean di ruang tamu tapi tetep saja Rena memikirkan Adrian.Begitu juga Rena sebenarnya Rena ingin segera kembali ke Indonesia setelah melihat Kara kesehatannya pulih seperti dulu. Rena juga memikirkan suami takut tidak ada yang merawat di rumah, namun kemungkinan besar Rena tidak bisa meninggalkan Kara dan Kean.


"Mas..ada apa sih kok sepertinya serius banget"


"Iya sayang, Mas harus bicara sama kamu, masalah perusahaan Papa di Indonesia"


"Ada apa perusahaan Papa..?, kalau aku di perbolehkan aku ingin ikut turun tangan di perusahaannya Papa"


"Kamu serius mau ikut ke Indonesia?"


"Iya dong..., bagaimana pun aku lebih tahu mengenai perusahaan dari pada kamu yang kuliah di Jerman gitu.."


"Isss... Sombong!" Sungut Adrian


Tertawa lebar Adrian pun akui semasa dia kuliah di Jerman Lebih banyak menghabiskan uang orang tua dari pada mata kuliah yang di ambilnya.


"Ya sudah besok kita harus kembali ke Indonesia sekarang kita bicarakan dulu sama Mama" Kata Adrian


Kara dan Adrian pun melangkah kan kakinya Keluar kamar menemui Rena di ruang tengah


Di tempat lain Alex segera menemui Angel di kediamannya, niat Alex untuk memindahkan Angel ke kota lain sudah ia pikirkan matang-matang, pasalnya Alex pun tidak ingin kehilangan wanita yang selama ini menemaninya.


Jika aku harus melawan anakku sendiri untuk kebaikan atau ke keburukan ya?, ah...! biar lah anak ku menjadi Rival ku salah siapa dia tinggalin Angel.


Tapi seandainya ketahuan kalau aku suami Angel Rekasi dia apa ya? apa dia masih anggap aku Papi nya atau musuhnya. Bingung kan, dari kecil hidup nya buat aku pusing saja. gerutu Alex


Di sisi lain Monika buat Aldy pusing.


"Aldy tunggu.." Panggil Monika


Uh....!, kalau sendang marah kamu makin ganteng. gumam nya


Geli gue lama-lama kenapa tuh cewek ganjen banget.


"Pak Aldy tuh di cariin" Kata si pegawai


"Buat lu aja" Sungut Aldy


"Kok kamu gitu sih yank emang aku barang main kasih aja"


Langkah Aldy pun di percepat dia sembunyi di pantry.


Gadis cantik berhijab coklat terkejut saat dia akan mengambilnya gelas tangan Aldy yang nampak terinjak oleh sepatu pantofel yang dia kenakan.


Aaaaaaaaahk....!! Teriak Aldy


"Masyaallah....! Pak Aldy sendang apa di situ?"


"Ist..." Aldy menunjuk jarinya ke bibirnya


Seketika opis geuls cantik itu membungkam mulutnya


Sementara Monika mencari Aldy ke segala tempat namun tidak menemukan sosok Aldy


Aldy kamu kemana sih...

__ADS_1


"Mbak...Mbak.., kamu lihat pak Aldy?"


"Nggak Mbak.." kata opis geuls


Mungkin karena ini kali ya pak Aldy bersembunyi tapi kenapa mbak nya kan cantik seksi juga.


Pak...pak, di datangi cewek cantik kok malah sembunyi bukanya senang toh. gerutu opis geuls


"Woi..! kenapa? kok komat-kamit tuh mulut."


"Duh Mas.., Mas Kenapa toh ngagetin saja"


"Murni lu kalau di lihat-lihat cantik juga ya, oh ya lu lihat Pak Aldy nggak?" tanya Mario


"Mas Aldy itu sedang sembunyi dari Mbak-mbak tadi loh mas"


"Mbak-mbak siapa?" tanya Maria penasaran


"Itu loh yang cantik seksi itu"


"Oh...Monika wkwk!, di mana dia?"


"Di pantry Mas.." Kata murni


"Oke maksih ya info nya" ucap Mario berlalu pergi


"Yo sama-sama"


Mungkin tidak ada teori memahaminya perempuan secara spesifik, ketahui lah se'hancur- hancurnya wanita ia akan memberi mu maaf. Itu lah yang di dalam hati Angel


Alex tiba di kediaman. Angel duduk di sofa ruang tamu.


"Hai sayang..., kok melamun" sapa Alex


"Papi datang tidak ngabarin aku, biar aku masakin kesukaan Papi" Kata Angel


"Tidak apa-apa Papi datang hanya ingin memberi kabar kalau kita akan liburan ke luar negeri, kita ajak ibu sekalian" Ujar Alex.


"Mendadak sekali Pi? aku kan belum ada paspor" Katanya


"Sudah Papi urus semua ayo kita Peking"


Padahal hari ini baru saja aku ingin menemui Kak Aldy dan mengatakan semuanya, agar aku tidak menyembunyikan status anaknya walau bagaimana pun.


"Angel" panggil Alex


Lamunan pun terhenti karena panggilan Alex


"Iya Pi" jawab Angel


Astuti menghampiri Alex dan Angel setelah mendengar suara Angel bicara dengan seseorang, pikir Astuti Angel bicara dengan siapa.


...----------------...


Terimakasih All

__ADS_1


__ADS_2