Istri Cantik Tuan Muda

Istri Cantik Tuan Muda
Episode 65


__ADS_3

Muka Murni marah atas hinaan dari seorang sahabat calon suaminya.


"Jangan kamu ganggu wanita yang akan menjadi istriku" Tiba-tiba suara itu muncul dari sudut kiri dinding.


Sebenarnya Aldy mendengar semua percakapan Mario dan Murni.


"Kamu nggak pa-pa? Murni" tanya Aldy menyentuh pundaknya.


"Puas kamu? mau kamu apa?!, dulu kamu yang meminta aku untuk dekat dengan dia, kenapa sekarang kamu juga yang melarang aku dekat dengan dia? apa sebenarnya?"


"Al! gue cuma nggak mau lu di manfaatin sama dia, gue nggak ada maksud lain" Sungut Mario


"Omong kosong! lagi pula bukan urusan Lu!"


Berlalu pergi dari hadapan Mario. Aldy begitu kecewa apa yang sudah Mario katakan pada Murni.


Flash back


"Murni sebaiknya lu pikirkan lagi untuk menikah dengan Aldy, kamu tahu Aldy seperti apa?, dia banyak di kelilingi wanita cantik dan Kaya, kita itu tidak sebanding dengan Aldy kalau pun Aldy menikahi gadis seperti kamu, agar orang tua Aldy ada yang merawat dan bebas kemanapun dia pergi. Lu pasti tahu kan maksud gue?"


"Mas Mario Kenapa sih..?, kok Yo tidak suka aku menikah dengan Mas Aldy?, lalu siapa yang pantas untuk aku Mas Mario iku Iyo?"


"Ya kita emang sebanding, beda Dengan Aldy"


"Mas Mario iku lucu Yo, Mas Mario juga pernah tidak jujur soal gaji aku Yo kan?"


Percakapan pun terputus Karana Aldy tiba-tiba muncul.


Back.


Persahabatan Aldy dan Mario memang terbilang cukup dekat Aldy selalu terbuka dengan Mario. Tapi seketika persahabatan itu semakin renggang. Mario yang sudah lama memendam perasaan pada Murni dengan alasan Mario mendekatkan Aldy dengan Murni.


"Ok gue akan bantu semua pernikahan lu dan Murni" Teriak Mario.


Tapi semua itu sia-sia Aldy sudah memilih orang lain untuk membantu mengurus semuanya, di banding Mario yang akan mengurus semuanya. Aldy pun kini hilang rasa percaya pada Mario, Karena sikapnya yang membuat Aldy kecewa.


"Masuk" perintah Aldy pada Murni


Selama perjalanan Murni tak banyak bicara. Murni menatap kaca samping dan mengabaikan Aldy yang sendang mengemudi.


"Aku sudah bilang jangan dekati Mario" Ucap Aldy.


Diam tak menjawab.


Saat ini suasana hati Murni sangat sedih jantung serasa sesak bernafas. Murni menahan agar Air matanya tidak mengalir, tapi tak mampu lagi membendung air matanya mengalir begitu aja.


Aldy melirik kearah Murni. Aldy mencari tepat untuk menepikan mobilnya.


"Kamu kenapa nangis?" Aldy memutar kepalanya mengusap air matanya.


Tetap tidak menjawab Murni membungkam mulutnya agar persahabatan Aldy dan Mario tetap baik.


"Kenapa tidak jawab, aku tanya kenapa kamu nangis apa karena kata-kata Mario?" tanya lagi Aldy


Murni tersenyum menyentuh tangan Aldy dan menatap wajah Aldy.


"Aku menangis bahagia. Mas sebentar lagi kan kita menikah, aku juga tidak menyangka kalau Mas Aldy akan menjadi jodohku. Mas Aldy usia berapa?" tanya Murni


"31 Kenapa?"

__ADS_1


"Tua sekali" Ucap Murni nyinyir


"Kamu aja yang datang terlambat"


"Kenapa Mas Aldy tidak menikah dengan wanita yang sudah Mas aldy buat dia hamil!"


"Bukan jodohnya mungkin" Jawab Aldy singkat


"Hemm" Jawab Murni


Mobil Aldy masuk ke sebuah Mall besar Jakarta.


"Mas kok kita kesini?"


"Sudah nanti juga tahu" Kata Aldy


Tidak lama Aldy menelpon seseorang


"Sudah siapa pesanan saya?" Kata Aldy bicara dengan seseorang di telpon.


Setelah telpon Aldy mengandeng tangan Murni lewat pintu belakang Mall, Aldy menggandeng begitu mesra tak melepaskan tangan murni sedetikpun.


Tiba di toko perhiasan toko itu terbilang toko pribadi keluarga Aldy.


"Selamat siang Pak Aldy" Salah satu pegawai toko menyambut kedatangan Aldy


"Silahkan duduk Pak Aldy, Adik siapa?" tanya si pegawai kepada Murni.


"Dia calon istriku, banyak tanya Lu" Canda Aldy


"Lu nggak salah Bro? dia masih anak-anak" Ucap berbisik manager toko perhiasan keluarga Aldy.


"Tetap masih menjadi Casanova tertampan" Katanya.


Tidak lama kemudian Pegawai tokoh mengeluarkan model cincin terbaru dengan desain model simpel.



"Mas tapi ini Mahal sekali Yo Mas, cari yang lebih murah aja to Mas"


"Bungkus ini" Pinta Aldy pada pegawai toko.


Sementara Aldy menetapkan pilihan nya yang simpel dengan mata berlian sederhana. Disisi lain Murni mendengar harga cincin yang ratusan juta. Murni benar-benar kaget.


Coba aja beli sapi. Dapat banyak cincin koyo ngono Podo Wae, Ibu beli Yo ora sampai segitu Mas Aldy iku manut Ae, ini Wis ORA beres. gumam Murni


"Sudah ini pilihan aku, tidak boleh menolak" Kata Aldy


"Pak Aldy ini barang sudah siap" Kata si pegawai


"Bro nanti gue transfer"


"Oke Al, gampang" kata Manager


Aldy juga membawa Murni ke sebuah Boutique ternama designer yang terkenal di kalangan atas di kota Jakarta.


Di tengah perjalanan Murni mengungkapkan unek-unek nya di toko tadi pada Aldy.


"Mas Aldy" Panggil Murni

__ADS_1


"Apa?" Jawab Aldy


"Mas Aldy itu tadi sudah di bohongi sama penjual cincin tadi" Kata Murni


"Di Bohongi gimana?, maksudnya"


"Ya iku Moso 700juta"


"Wk..Wk...Wk" tertawa Aldy


"Loh kok Mas Aldy ketawa toh?"


Aldy mengusap-usap kepala Murni sambil tertawa.


"Sekarang sudah tahu kan mahal? jadi aku minta jangan sampai di lepas"


Aldy membelokkan mobilnya ke tempat Boutique. Di sambut sang pemilik karena sudah buat janji sebelumnya.


"Mas iki tempat apa?"


"Ayo turun"


"Selamat siang Aldy...., Cantik sekali siapa Al?" tanya pemilik toko


"Sudah jadi yang aku pesen?" tanya Aldy


"Sudah dong tinggal fitting aja, mana calon istri kamu?"


"Lah yang aku bawa siapa masa anak tetangga"


Si pemilik toko itu tersenyum menutup mulutnya.


"Terus nyinyir nih"


"Nggak-Nggak Aldy kamu nggak salah?, Anak baru gede kamu nikahi?" Ucap si pemilik berbisik


"Tapi sudah kuat buat bikin anak" Balas Aldy berbisik.


"Ha..Ha..Ha. Dasar kamu itu, Ayo sayang kita coba gaunnya nanti kalau ada yang kurang bisa di perbaiki"


Ya siapa yang tidak mengenal Aldy hampir tidak pernah ketinggalan dengan rancangan terbaru di Boutique tersebut, bermacam-macam Wanita berganti-ganti membelikan pakaian untuk menaklukkan hati wanita. Tapi baru kali ini Aldy membawa gadis yang usai nya jauh dari kata tua.


Gaun yang di kenakan Murni sangat-sangat membuat Aldy terpana melihat Murni.


"Bagaimana Al?" tanya si pemilik


Aldy menganga melihat Murni begitu cantik Bahakan Aldy sendiri tidak menyadari kalau gadis yang di hadapannya itu calon istrinya.


"Al.., Awas itu liur jatuh" Ledek si pemilik


"Cantik-cantik" Ucap Aldy gugup


Setelah Fitting Aldy melihat Murni sangat lelah Aldy pun mengajak Murni makan di sebuah restoran mewah. Aldy ingin membiasakan Murni agar suatu saat nanti mengajak Murni di jamuan rekan bisnisnya sudah terbiasa.


Aldy juga mengajarkan cara makan di restoran mewah, walaupun perut Murni tidak biasa makan-makan aneh tapi demi Aldy Murni mengikuti kemauannya. Hingga jam 10 malam Mereka baru lah pulang di tengah perjalanan Murni tertidur.


Aldy membelokkan mobilnya ke Gerbang rumahnya, melihat murni masih tidur Aldy memapah Murni ke dalam kamarnya. Aldy membaringkan tubuhnya di atas kasur dan menyelimutinya.


...----------------...

__ADS_1


Dobel Update terimakasih


__ADS_2