Istri Gaib

Istri Gaib
adik berkunjung


__ADS_3

pagi-pagi sekali Tasya sudah menyiapkan sarapan untuk suami nya. Tasya menunggu Akbar bangun tapi tak kunjung bangun bangun. akhirnya Tasya memutuskan untuk membangunkan Akbar di kamarnya yang sedang terlelap.


benar saja saat tasha masuk ternyata Akbar masih tertidur dalam posisi pw nya.


" bang bangun ini sudah 6.30 bukankah hari ini Abang akan pergi kerja, cepat bangun nanti telat lho . sudah Tasya bikinkan sarapan juga bento untuk abang bekal Abang makan siang nanti" ucap Tasya sambil menggoyang-goyangkan lengan Akbar.


tak ayal Akbar yang masih mengantuk pun tak bergerak sedikitpun, namun ketika Tasya hendak bangun dari duduknya tiba-tiba tangan Akbar mencekal tangan Tasya.


" haaah mmm" teriak Tasya namun ditahannya seketika.


Tasya yang dalam posisi hendak berdiri menjadi limbung akhirnya terjatuh tepat di dada bidang Akbar.


Akbar yang masih memejamkan mata menganggap Tasya sebagai guling memeluknya begitu saja bahkan merasa keenakan karena guling yang satu ini sedikit berbeda. tidak hanya sedikit tapi sangat berbeda.


Tasya hanya terdiam dan pasrah tak ingin mengganggu suami yang sedang tertidur dengan begitu nyamannya bahkan kini posisi Tasya malah sangat canggung. wajah Tasya hampir saja menempel tepat di atas wajah Akbar namun ditahan oleh Tasya


" waaah...! wajah suamiku memang tampak lebih tampan alami saat tidur begini, tak ayal mantan nya mengejar dia terus " batin Tasya membanggakan tampang suaminya.


saat Akbar mulai merasa ada yang berbeda di atas tubuhnya dalam sedetik kemudian akbar terbangun membuka mata dan terbelalak melihat dirinya sedang memeluk perempuan yang tak lain adalah istrinya sendiri Tasya.


" haaah " ; teriak Akbar reflek menarik dirinya dan setengah menyingkirkan Tasya segera mendudukkan diri di sandaran ranjang tempat tidurnya sembari menarik selimutnya, sampai menutup i dadanya


" sedang apa kau di sini kenapa kau berada di atas tubuh ku , apa yang sudah kau lakukan pada diriku." ucap Akbar selalu termangu melihat Tasya yang baru saja berdiri dari lantai dirinya yang terjatuh.


" auuuuw ...! " Tasya kaget dengan kelakuan suaminya.dan juga kesakitan karena tubuhnya terpental ke lantai.


" kau yang menarikku saat aku berusaha membangunkanmu kenapa sekarang kau melemparkan ku begitu saja "ucap Tasya sambil mengelus siku dan lututnya yang terbentur lantai.


" ah kamu Tasya, Aku tidak tahu kalau itu kamu maafkan aku" ucap Akbar lalu beranjak dari ranjangnya dan menghampiri Tasya yang sedang mengaduh kesakitan.


" hai .... dia kan jin kenapa dia kesakitan seperti manusia "batin Akbar bertanya-tanya kedua alisnya pun menyatu.


" kamu tidak apa-apa kan " tanya Akbar khawatir dan juga merasa aneh.


" tidak ini hanya lecet sedikit pasti akan cepat sembuh." lengkap Tasya lalu duduk di pinggiran panjang.


Akbar pun turut duduk di pinggir ranjang sembari megang dan melihat-lihat sikuTasya dan lututTasya yang lecet .


Akbar pun meraba kulit putih mulus Tasya yang kebetulan sedang menggunakan daster di atas lutut. Akbar adalah lelaki normal meskipun belum pernah menyentuh perempuan. saat ini jantung Akbar berdetak tak karuan.


Akbar pun tak bisa menahan tampungan salivanya yang sudah mulai banyak. pada akhirnya Akbar pun menelan salivanya.


saat Akbar mendongakkan kepala, maka begitu juga Tasya mendongakkan kepalanya, pada akhirnya tatapan mereka bertemu dan merasa sama-sama merasa canggung.

__ADS_1


saat mereka merasa canggung mereka kembali menundukkan kepalan mereka masing-masing.


dan ...


" duuuuk ...! "


kepala naik mereka terbentur satu sama lain, dengan posisi tangan Akbar masih di atas lutut dan memegang tangan Tasya.


" aaauuuw..! " teriak mereka bersamaan.


Akbar pun segera mengelus kening Tasya, kini Akbar lebih mementingkan Tasya daripada dirinya sendiri, padahal kepalanya juga sakit.


" apakah sangat sakit " ucap Akbar sembari mengelus kening Tasya yang tadi Tasya elus. Akbar mengabaikan keningnya sendiri.


" punya Abang juga pasti sakit " seru Nisa mendongak dan melihat kening Akbar. kini mata Akbar dengan leluasa memandang wajah Tasya yang sangat cantik.


melihat bibir ranum milik Tasya Akbar ingin sekali segera **********. saat hendak melancarkan aksinya tiba-tiba bel rumah pun berbunyi.


" ting tong ..."


" ting tong..."


Tasya pun segera beranjak dari ranjang Akbar setelah mendengar suara bel berbunyi.


" siapa sih pagi-pagi bertamu " Akbar bergumam namun di dengar oleh Tasya.


Tasya yang merasa kikuk pun segera beranjak dari kamar Akbar dan memasuki kamar yang telah dikhususkan untuk nya.


saat Akbar membuka pintu agar benar-benar merutuki orang yang bertemu itu.


" pagi-pagi kenapa kamu merutuki ku !" ucap Dita adik Akbar.


ya Akbar memiliki adik seorang adik perempuan yang sudah berumah tangga dan memiliki anak kecil. mereka sama-sama tinggal di Jakarta namun Dita mengikuti suaminya.


entah karena apa pagi-pagi sekali Dita datang berkunjung ke rumah Akbar.


" kenapa kamu berkunjung ke rumahku tidak menghubungiku terlebih dahulu " ucap Akbar sedikit kaku.


" aku mengunjungi kakakku sendiri kenapa harus minta izin " ucap kata tak mau kalah.


" tunggu dulu kenapa kamu membawa Kelvin, dan koper " Akbar tak heran. seperti biasanya kita akan datang membawa koper biasanya ada masalah dalam rumah tangga mereka maka kita akan menginap di sini


" aku akan menginap di sini beberapa hari " ucap Dita membuat Akbar melongo.

__ADS_1


' " apa ? lalu bagaimana dengan suamimu" tanya Akbar tak percaya.


" aku mencurigai dia punya selingkuhan kak " ucap dita sendu.


'" baiklah akan kubiarkan kamu menginap di sini tapi dengan syarat tidak boleh lama-lama, dan ingat kau harus kembali ke rumah suami mu.' ucap Akbar mengalah tak ingin berdebat dengan adik tercintanya.


seperti biasa apabila dita memiliki masalah dengan suaminya pastilah rumah Akbar pelariannya. suami Dita adalah seorang artis majalah sudah tentu menjadi di incaran para wanita-wanita.


bahkan suami dita juga menjadi cover majalah tempat Akbar bekerja. namanya Reno, Reno dan b sudah menikah selama 5 tahun dan memiliki 1 orang anak ini usianya sudah 4 tahun.


sedangkan Dita hanyalah seorang istri biasa yang sangat setia dan juga pencemburu akut . jauh dari abangnya dita sangatlah cantik. memiliki suami artis sudah barang tentu banyak penggemarnya.


" Aku lapar apakah kakak sudah memasak sepertinya aku mencium aroma masakan " kata Dita hidung yang sangat tajam.


'' Ya udah ayo sarapan setelah itu aku akan mandi dan bergegas ke kantor " aca kabar kepada adiknya itu.


" mami ...mami ...ada wanita cantik di sana " kata Kelvin anak Dita.


setelah mendengar ribut-ribut Dita dan Akbar, Tasya keluar untuk melihat siapa yang datang namun segera masuk kembali ke dalam kamarnya. ke kamarnya di situlah Kelvin melihatnya


" di mana Vin " tanya Dita.


" di sana mami " ucap manis si kElvin.


dita pun berjalan menuju kamar di mana Tasya tinggal,


tangan kita sudah memegang handle pintu sambil menggendong kElvin.


" jangan buka pintu itu " ucap Akbar segera memegang tangan Dita biar saja membuka pintu kamar.


" memangnya kenapa kak ?" tanya Nita heran dengan alis bertaut.


" sebaiknya kamu nginep tidur di kamar sebelah sana " ucap Akbar sambil menunjukkan kamar kosong yang lain.


" memangnya ada apa dengan kamar ini kak?" tanya dita masih heran.


" ini sudah ku jadikan gudang jadi jangan pernah membukanya " Akbar tegas takut kalau si kecil Kelvin bisa melihat keberadaan Tasya maka bisa saja kacau urusannya.


" baiklah kalau begitu" dita pun patuh kepada kakaknya itu .


Mereka pun akhirnya memasuki dapur dan Dita terkejut.


💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓

__ADS_1


selesai baca Jangan lupa tinggalkan jejak ya. like, comment , vote, beri hadiah, dan masukkan ke daftar favorit kalian. kasih hadiah sebanyak-banyaknya ya.


__ADS_2