Istri Gaib

Istri Gaib
pertempuran sengit dukun Dulah Driyono dan Surotomo muda


__ADS_3

" ampuun ...Mbah " teriak Dulah dari dalam ruangan gelap itu.


" sudah kerjakan kalau ingin jatah makan malam nanti " ucap Mbah suro. mengancam


dengan wajah ketakutan dulah pun segera membersihkan ruangan gelap itu.


seandainya kejadian dua puluh tahun yang lalu bisa di putar kembali, mungkin tak akan begini jadinya.


BACK OFF


" baik ku terima tantangan darimu " ujar Surotomo menerima tantangan dari lawannya yang terkenal akan kesakitan nya.


Surotomo kala itu masih terbilang muda , setelah melakukan tapa Brata sekian purnama di lereng gunung yang angker. dia turun gunung untuk menguji kemampuan nya.


sebelum pergi ke lereng gunung dia telah kalah telak oleh kemampuan dukun Dulah Driyono, saat meladeni pelanggan nya.


Ia yang masih muda saat itu belum memiliki kemampuan yang setara dengan dukun terkenal di wilayah nya.


akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke lereng gunung angker dan melakukan tapa di sana. sesuai petunjuk dari guru nya.


" baik kalau aku kalah aku akan menyerahkan sepenuhnya kesakitan ku padamu dan aku bersedia menjadi jongos mu seumur hidup ku " ucap Dulah Driyono meremehkan pemuda di depannya ini.


"pertempuran kita yang terakhir baru tiga jurus saja dia sudah KO. aku yakin kekuatan nya tidak lah sebanding dengan ku." batin Dulah Driyono angkuh dengan kekuatan yang dimilikinya.


" tapi sebaliknya jika kamu kalah kamu akan menjadi tumbal kekuatan ku , ha ha ha ha ha ...." ucap Dulah Driyono dan tertawa keras.


Surotomo berpikir keras dan sedikit tidak yakin dengan apa yang dimiliki, apalagi melihat ke keangkuhan dukun Dulah Driyono sangat tinggi.


" percaya lah tapa mu sudah berhasil ilmu mu sudah di atas ilmunya kamu pasti lebih tangguh darinya " bisik suara gaib.


" kamu terima atau tidak tantangan ku ini " ucap Dulah Driyono yang merasa di atas angin.


namun melihat Surotomo yang masih terdiam membuat dukun Dulah merasa bahwa Surotomo sudah mengaku kalah sebelum bertanding.


" aku akan membantumu ketika kamu sudah kepepet '' bisikan gaib meyakinkan surotomo


" baik keterima tantangan dari mu," ucap Surotomo yakin setelah mendapat bisikan dari suara gaib.

__ADS_1


mereka berdua ambil kuda kuda dan menyiapkan serangan masing-masing. ketika Dulah menyerang duluan, Surotomo masih belum selesai merampal mantra nya. sehingga ia terdorong mundur satu meter dari tempat dia berdiri.


" duaaarrr....!!!"


Surotomo memegang dadanya di mana tadi serangan Dulah tepat mengenai dadanya , darah segar mengalir dari mulut nya.


" ha ha ha ha ha....hanya segitu kemampuan mu bahkan pukulan kecil dari ku sudah mengeluarkan darah" ejek dukun Dulah Driyono.


" aku hanya ingin menguji kemampuan mu apakah masih sama seperti dulu atau sudah bertambah kuat .dan ternyata sama masih lemah " ejek ganti Surotomo tak mau kalah .


" walaupun begitu tetap saja kamu lemah." ucap dukun Dulah Driyono mengejek Surotomo muda.


tak di duga oleh dukun Dulah Driyono hanya dengan satu gerakan tangan kosong Surotomo menyerang dukun Dulah Driyono.


" duuaaarrrr..."


Dulah Driyono terkena satu pukulan yang tak kasat mata dari Surotomo. Dulah terdorong satu meter dari tempat nya berdiri.


ilmu yang mereka gunakan adalah santet dan teluh, karena mereka dukun yang satu dukun sudah terkenal dan mumpuni yang satu dukun amatiran yang baru saja masuk tahap penyempurnaan.


kini kekuatan mereka imbang. dua tiga serangan dapat dihindari oleh mereka masing masing. pertempuran sengit terjadi begitu lama tapi tak satu dari mereka yang menyerah kalah atau memang kalah.


" ternyata dia sekarang semakin hebat ilmu Kanuragan dan juga ilmu santetnya, aku harus berhati hati " batin Dulah Driyono.


di sudut bibir mereka terdapat bercak merah, bahkan sesekali mereka muntah darah.


mereka tidak bertarung fisik, dan tidak sama sekali menyentuh tubuh satu sama lain.


saat ini mereka berada di pinggir sungai yang penuh dengan batu duduk berjarak sekitar sepuluh meter, duduk bersila di atas batu dengan tangan di satukan di depan dada. sesekali tangannya mereka di gerakan ke depan ke arah lawan .


mulut mereka tidak berhenti berkomat Kamit,mulut itu terus saja membaca mantra mantra ajian yang mereka miliki.


saat tangan mereka di gerakan ke depan di saat itulah akan ada suara dentuman bahkan terkadang di barengi sinar seperti petir, kadang ada bola yang di selimuti oleh api. yang di sebut bola api nya banaspati.


dulah Driyono sangat terkejut dengan Surotomo , semua ilmu yang di kuasainya telah di kuasai oleh Surotomo dengan sempurna, bahkan lebih sempurna.


" sebaik kamu cepat lari sebelum tamat riwayatmu Dulah Driyono " kata suara gaib dari gurunya.

__ADS_1


" tidak aku tidak bisa lari jika aku lari saja aku mengaku kalah dari pria angkuh di depan ku ini " batin Dulah Driyono kepada guru nya .


" baiklah akan ku bantu kamu dengan membokong dari belakang " ucap guru Dulah Driyono.


tiba tiba saja ada cahaya dari belakang tubuh Surotomo, dan cahaya api itu tepat mengenai tubuh Surotomo , sehingga membuat si empunya tubuh jatuh menggelinding ke bebatuan.


Surotomo muntah darah begitu banyak, karena itu serangan dari belakang, membuat Surotomo yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang di bokong pun akhirnya tak bisa menghindari ataupun membentengi dirinya.


" siapa yang membantumu dari belakang?" tuding Surotomo kepada Dulah Driyono, raut wajah Surotomo sudah menghitam karena marah.


" sudah mengaku saja kali kamu sudah kalah, maka hidupmu akan aman " ucap angkuh Dulah Driyono.


" aku tidak akan pernah mau mengalah padamu dasar dukun kampret '' maki Surotomo.


Surotomo tidak terima karena dirinya telah di bokong, akhirnya Surotomo kembali duduk bersila di atas batu yang menjadi pijakannya saat ini.


dulah Driyono hanya mengamati gerak-gerik Surotomo. karena dirinya kini sudah di bantu oleh gurunya.


tubuh Surotomo bergetar hebat, lalu muncul cahaya hijau, lalu tangan kanannya di angkat ke arah langit mengadah seakan menanti sesuatu jatuh dari langit.


Dulah yang melihat itu tercengang.


" bukankah itu ilmu yang sangat langka ?" gumam Dulah Driyono .


dia segera merampal mantra benteng, dan juga mantra pemanggil roh roh gentayangan. seluruh roh gentayangan yang berada di sekitar mereka segera muncul di hadapan Surotomo.


saat sedang fokus fokusnya Surotomo kini di keroyok oleh roh gentayangan. tapi tidak di gubris olehnya.


guru Dulah Driyono pun ikut menyerang dari belakang Surotomo tapi cahaya itu mental tidak mengenai tubuh Surotomo. seakan akan tubuh Surotomo di kelilingi oleh benteng yang sangat kokoh.


langit berubah menjadi sangat gelap, petir terus menggelegar tanpa henti.


sementara itu tubuh Surotomo bergetar hebat dan mengeluarkan banyak keringat.


dulah Driyono melihat itu sangat ketakutan.


...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...

__ADS_1


...setelah selesai membaca jangan lupa tinggalkan jejak ya like, komen, vote, dan masukkan ke dalam daftar favorit kalian yah....


...jangan lupa beri hadiah sebanyak-banyaknya ya...


__ADS_2