
Keesokan paginya Budi dan Akbar pun terbangun dengan kondisi badan yang sangat lelah. setelah membersihkan diri lalu sarapan pagi bersama keluarga pak kades, Bu kades dan Adi anak pak kades.
selesai sarapan pak kades mengajak kedua tamunya untuk duduk duduk di teras rumah sambil menunggu kedatangan kyai Heru.
'' bagaimana mas kondisi kalian?. apa masih lemes?
'' Alhamdulillah pak kades atas doa dan pertolongan pak kades kami masih bisa selamat dan sehat bugar'' jawab Akbar
'' iya pak kades kalau gak di tolong pak kades mungkin entah apa yang akan terjadi pada kami.'' sambung Budi
'' tidak , tidak perlu berterima kasih kepada ku ini semua karena bantuan warga dan kyai Heru tentunya.'' jelas pak kades
'' tentu pak kades,..tapi tanpa komando dari pak kades warga tak akan mencari keberadaan kami.'' kata akbar
di saat mereka sedang bercengkrama di teras depan rumah pak kades, sambil menikmati secangkir kopi dan teh Kyai Heru pun telah tiba.dan di temani dua anak didiknya, atau santri nya. tepatnya yang tadi malam ikut membantu menjaga tubuh kyai Heru.
''assalamualaikum....!!! sapa kyai Heru dan kedua santri nya.
'' wa'allakum salam....!!! Jawab Budi Akbar dan pak kades.
.'' apa kabar mas budi'' pak kades?'' kyai Heru sambil menyalami tangan Budi dan pak kades di susul kedua santri nya
'' Alhamdulillah kami masih sehat '' seperti yang kyai Heru saat ini.
lalu menyalami Akbar, namun kali ini agak lama saat tangan nya kyai Heru bersalaman dengan akbar'' apa kabar mas Akbar, semoga Allah memberikan perlindungan kepada mu ''
''aamiiin...!!! jawab Akbar dengan senyuman khasnya.
" Alhamdulillah kami pagi ini sudah mulai membaik " sahut Budi dan Akbar serentak
" syukur Alhamdulillah kalau begitu "
" pak kyai Heru sendiri gimana kabarnya hari ini?" tanya pak kades, teringat tadi malam mengeluarkan darah dari ujung bibir beliau.
" Alhamdulillah sehat wal Afiat '"
" pak kades sendiri bagaimana "
tanya kyai Heru ke pada pak kades.
" Anda bisa lihat sendiri , hari ini saya masih bisa duduk seperti biasanya"
" silahkan masuk "
lalu pak kades berjalan paling depan menuntun para tamunya masuk ke ruangan tamu. lalu pak kades memanggil istrinya.
" Bu ibu...!" tak ada sahutan
" Bu....!!! ibu ...!!!;"
__ADS_1
" iya pak ada apa kok teriak teriak manggilnya? Bu kades tergopoh-gopoh mendekati suami nya.
" lah ibu gak lihat ada tamu ini, kok gak dan bikin kan minum "
" oh maaf pak ibu tadi lagi cuci piring jadi gak dengar ada tamu datang, sebentar yah. pak kyai mau minum apa?"
" kopi panas , teh panas ,atau susu.?" tawar Bu kades
" iBu ini ada ada aja seperti jualan di kedai aja " goda pak kades.
pak kyai Heru pun tersenyum
"kopi aja."
" sampean apa dek ?" tanya Bu kades kepada kedua santri kyai Heru.
" di samain aja sama Abah yai Bu kades " jawab salah satunya di barengi anggukan tanda setuju dari kawannya itu.
"mas Akbar bagaimana rencana nya untuk berburu Poto Han** nya apa masih mau di lanjutkan?" tanya pak kades.
" ehmm gimana bang Budi? "
Akbar menunggu persetujuan dari Budi.
" seperti nya kapan kapan saja pak kades" mengingat kejadian kemarin tentu saja Budi takut untuk mengulang kembali kejadian itu. mengingat nya pun enggan.
'' ya sudah kalau memang begitu inginnya '' kata pak kyai Heru
'' lalu bagaimana pak kades ?'' tanya kyai Heru
'' ya itu keputusan mereka , yang punya tujuan, tapi aku pribadi sih setuju. dari pada celaka lagi seperti tadi malam, ''kata pak kades sambil menyeruput kopi di depannya
'' insya Allah nanti abis Zuhur kami akan kembali ke kota j pak kades''. kata budi
'' oh iya baiklah kalau begitu silahkan diselesaikan urusan anda terlebih dahulu '' kata pak kades
adzan Zuhur berkumandang para jama'ah pun mulai berdatangan, walaupun tidak sebanyak saat sholat Jum'at di masjid dekat rumah pak kades Tukijo.
selesai sholat berjamaah Budi dan Akbar berpamitan pulang ke kota j. sebelum memasuki mobil mereka berdoa bersama demi keselamatan masing masing di jalan. dan di pimpin langsung oleh kyai Heru untuk membaca kan doa.
sepanjang jalan terasa sangat sunyi . apa lagi mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing memikirkan yang sudah terjadi tadi malam.
'' bar setelah ini apa yang akan kamu lakukan?'' tanya Budi memecahkan keheningan. sambil pegang kendali kemudi mobil
'' ya seperti biasa bang kerja''
''kalau bang Budi sih ada istri bisa melipur lara lah saya jones'' pikir Akbar
'' semoga setelah ini tak ada tugas turun lapangan kek gini lagi bar, enggak sanggup saya '' umpat Budi
__ADS_1
maklum ini yang ke dua kalinya baginya turun lapangan kayak gini biasanya dia cukup di bagian editor, kalau tidak di bagian percetakan. ''ternyata payah juga cari berita menarik, pantas saja Akbar sering dapat bonus lalu dapat replika bagus''
batin Budi sambil melirik Akbar sesekali
'' ada apa bang ? sedang mikirin saya ya bang?''
'' eh , iya apa kamu enggak takut selama ini kamu kerja di bagian ini bar ?'' jawab Budi gugup karena ketahuan ghibah di dalam hati
'' sebenarnya kejadian seperti ini baru kali ini sih bang biasanya gak pernah kok''
''' tapi kamu bisa dapat gambar gambar bagus bar ?''
'' iya itu kebetulan bang, mungkin rezeki saya bang''
'' bar apa Mba Kun Kun tadi malam naksir kamu kok ngejar kita?' bisik Budi
'' ish apa an sih bang Budi ini?'' ngaco aja''
'' kan yang play boy cap sye*** bang budi'' kata Akbar sambil ketawa ngakak''.
'' iya tapi kan aku dah laku justru kamu yang masih jones alias jomblo ngenes '' kata Budi sambil memanyunkan bibirnya.
tiba tiba ada sekelebat bayangan melintas di depan mobil, lalu Budi menginjak rem secara mendadak karena dikira itu manusia yang nyebrang jalan.
saat mobil berhenti tak ada satupun orang di situ.
bahkan Budi dan Akbar turun dari mobil untuk mengecek kebenaran mata mereka bahwa mereka tadi melihat orang lewat. tapi tak satupun yang terlihat.
Akbar pun jongkok melihat ke bawah mobil mereka di siapa tau ada, nyatanya tak ada juga.
dan setelah memutarkan netra mereka, Meraka terkejut sekarang mereka masih di jalan tengah tengah hutan bahkan tidak ada satu pun rumah atau pun gubuk di pinggir jalan ini .
lalu mereka segera masuk ke dalam mobil dan berdoa untuk keselamatan masing masing. lalu mereka bertukar posisi sekarang Akbar yang dudu di kursi kemudi.
ketika mobil akan di nyalakan tak mau nyala , berulang ulang sampai beberapa kali.
tiba tiba kaca mobil dekat budii ada yang mengetuk ngetuk.
saat budi menoleh ternyata yang mengetuk kaca seorang pria muda dengan kondisi wajah yang mengerikan . seperti korban kecelakaan.
'' hwaaaaaaa.....'!!!!''' bar bar cepat hidupin mobilnya bar cepat....!!!
'' apa an sih bang, bikin kaget aja '' kesal Akbar yang sedang berusaha menyalakan mobil namun tak kunjung nyala.
'' Li lihat di luaar bar ..! ''
setelah itu Akbar menoleh ke kursi penumpang alangkah terkejutnya nya si Akbar . melihat penampakan hantu itu.
tapi Akbar masih bisa mengendalikan diri, lalu mengucapkan istighfar, dan beberapa sholawat memohon perlindungan Allah. berbarengan itu mobil pun menyala kembali .lalu melaju meninggalkan jalanan penuh misteri itu .
__ADS_1