Istri Gaib

Istri Gaib
setan pengantin.


__ADS_3

di dalam tenda.


" bar sudah jam berapa?" tanya pak Slamet dengan mulut menguap.


" loh kok Akbar gak ada ? dimana dia?" gumam pak Slamet seorang.


pak Slamet pun melihat jam tangan klasik yang menempel di lengan tangan nya. jam menunjukkan pukul 10:20 wib malam.


lalu pak Slamet melihat ada tas miliknya yang tergeletak di atas tanah, dan pak Slamet pun memungut nya.


" kenapa disini tasku ? dimana Akbar?" ucap pak Slamet.


pak Slamet pun mengecek isi tasnya dan pergi ke mobil mengecek tas milik Akbar.


" haaah "


" apa Akbar pergi tanpa diriku ? sialan sekali !" gerutu pak Setelah tidak menemukan tas milik Akbar.


pak Slamet berniat untuk buang air kecil yang sedari tadi di tahannya. pak Slamet pergi agak jauh dari tempat mereka berkemah.


karena dia sering berpengalaman dalam hal ini sebelum menunaikan hajat nya diapun permisi terlebih dahulu. tak lupa pak Slamet membawa sebotol air untuk bersuci.


meski pun sudah permisi belum tentu itu akan aman nampak nya ada yang tidak terima, atau mungkin hanya iseng.


terasa angin kecil meniup telinga kiri pak Slamet, sehingga si pemilik merasa merinding. gak cuma itu dalam kegelapan ada sekelebat bayangan melintas.


" maaf kan aku datuk bukan niat hati untuk mengganggu " lalu pak Slamet segera beranjak dari tempat itu .


mengingat tempat itu tak pernah di jamah orang, sehingga rumput liar tumbuh dengan bebas dan subur.


langkah pak Slamet pun tidak semudah yang biasa di lakukan.


" srrrreeeek...."


" srrrreeeek...."


mendengar itu pak Slamet pun berhenti memperjelas suara tersebut.


tapi anehnya saat pak Slamet berhenti suara itu menghilang.


jantung pak Slamet berdebar kencang ,seperti disko. merasa ada yang tidak beres pak Slamet mengeluarkan kalung penangkal setan.

__ADS_1


" Datuk saya tidak bermaksud macam macam " ucap pak Slamet dengan kaki Sudah gemetar.


dengan perlahan pak Slamet berjalan meninggalkan rumput liar dan berjalan menuju tenda tempat dia beristirahat.


dalam kegelapan dari sudut mata ya dia bisa melihat sekelebatan bayangan yang melintas. dengan bekal senter kecil di tangan pak Slamet menyorotkan penerangan itu ke arah yang dia inginkan.


memutar mutar senter nya dan juga ke arah belakang nya.


pak Slamet terkejut melihat ada seorang wanita berdiri tak jauh dari tempat ia berdiri sekarang.


wanita itu menggunakan Kebaya hitam khas Jawa, dengan rambut di sanggul lengkap dengan tusuk konde dan tusuk konde itu sepertinya tidak cuma satu. melingkar menghiasi rambut yang di sanggul itu. di ujung tusuk konde manik manik berupa bunga. sehingga ketika buat berjalan seketika akan bergoyang.


kening nya juga terdapat tinta hitam berliku , dengan riasan wajah yang mulai pudar.


pak Slamet terperangah, melihat pemandangan langka tersebut.


" pe pengantin, setan pengantin. " gumam pak Slamet.


pak Slamet berjalan dengan tertatih menuju tenda. sudah sangat lelah seperti ada seutas tali yang mengikat kakinya sehingga sangat susah baginya untuk berjalan.


sementara itu Akbar yang masih di dalam rumah kosong itu merasa aneh dengan tidak adanya pak Slamet yang mengikuti nya.


" apa yang terjadi ?" Akbar segera berlari keluar dari rumah yang nampaknya sanga mewah nan besar itu


ia berlari secepat nya menggapai tempat pak Slamet yang sedang terpaku menatap sosok wanita cantik itu. atau lebih tepatnya setan pengantin.


sesampainya Akbar di sana membantu pak Slamet dengan memapah tubuh pria itu menuju tenda .


" pak Slamet apa yang terjadi?" tanya Akbar bingung.


" entah aku sendiri tidak tahu ! " ujar pak Slamet kepada Akbar tanpa ada niat ingin memberi tahu.


jika ia memberi tahu kepada Akbar, sapa yang akan tahu nanti Akbar akan tidak takut kalau melihat apa yang ia lihat.


jika Akbar juga takut maka mereka akan seperti ini sampai pagi. tak berani beranjak dari tempat tersebut. pikir pak Slamet.


sebenarnya Akbar melihat setan pengantin wanita itu , bahkan setan itu tersenyum manis kepada nya.


" sayang sekali aku tidak membawa Handi cam" gumam Akbar yang sudah tentu di dengar jelas oleh pak Slamet.


" handycam " ujar pak Slamet menoleh kearah Akbar. yang sedang memapahnya.

__ADS_1


" ia kan itu tujuan kita pak " ucap Akbar kini mereka sudah sampai di tenda perkemahan mereka.


" apa maksudnya pak Slamet meninggalkan saya seorang diri di dalam sana " ucap Akbar sambil menunjuk ke arah rumah kosong di depan mereka.


"...".pak Slamet yang di tuduh meninggalkan Akbar sendiri hanya diam bingung.


Akbar mengambil minyak kayu putih dan juga segelas teh hangat lalu di sodorkan kepada pak Slamet, kemudian mengambil kayu bakar dan meletakkan di atas api unggun yang hampir saja mati .


pak Slamet menyesap teh panas buatan Akbar dan mengolesi minyak kayu putih ke daerah yang dia inginkan agar lebih rileks, seperti kening hidung dan juga kaki serta telapak tangan.


pak Slamet terbiasa dengan ini sehingga bisa melakukan nya sendiri tanpa di bantu oleh Akbar.


" ia kita pergi bersama kesana dan pak Slamet selalu di belakang saya, eh tiba tiba ada di situ muter muter, maksudnya apa pak.?" tanya Akbar geram.


" saya baru saja bangun dan kamu sudah tak ada bar , kamu ninggalin saya seorang diri di dalam tenda " ucap pak Slamet tak kalah geram.


saat ini Akbar terduduk di depan api unggun setelah meniup niup api supaya hidup. ia berpikir dan mencerna apa yang sedang terjadi.


" pantas saja tadi sikap pak Slamet berbeda, bahkan Tasnya tadi tak di bawa " gumam Akbar


" bahkan aku tidak mencuriganya sama sekali " gerutu Akbar lagi.


mendengar akhirnya Akbar bergumam pak Slamet pun memberanikan diri untuk berkata.


" jadi kamu tadi kesana bersama kembaran ku " tanya pak Slamet kepada Akbar dengan bibir mencibir.


" hah kembaran ?" tanya Akbar terbangun dari dunia halusinasi nya


" iya kamu kata masuk ke dalam bersama saya, lah sya loh disini terus dari tadi." ucap pak Slamet.


" iya kamu benar pak. lah pak Slamet apa yang bapak lakukan di sana " Akbar menunjuk ke arah pak Slamet tadi berdiri tanpa bisa bergerak.


di sana kini berdiri setan pengantin dengan senyum manis yang sama saat pertama kali Akbar melihatnya.


apakah dia sama seperti Tasya dan akan meinta menikah dengan ku pikir Akbar yang sedang menunjuk kepada dia lalu dengan cepat cepat Akbar melipat kembali jari telunjuk nya.


...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...


...apa yang harus dilakukan Akbar kalau setan pengantin Minta kawin kayak Tasya hai readers....


...jangan lupa tinggalkan jejak ya, like like like like...

__ADS_1


__ADS_2