Istri Gaib

Istri Gaib
sarapan pagi


__ADS_3

POV Bu Zaenab


jam menunjukkan jam lima pagi setelah melaksanakan shalat subuh aku berjalan menuju dapur,untuk membuat sarapan buat keluarga dan menjamu para tamu.tiba tiba kok ada mayat di lantai depan pintu kamar mandi.


"Masya Allah bapaaak....,pak...!!ini kok ada orang gletak di lantai,... teriak ku panik.


aku kembali ke kamar memanggil suamiku,


"ada apa toh Bu'e subuh subuh kok teriak teriak , nanti para tamu pada bangun"


"itu loh pak di depan pintu kamar mandi ada mayat ,itu mayat siapa pak? jawabku ngawur


sebenarnya aku takut apa lagi desaku ini lagi di teror sama hantunya si Parmin, yang mati bunuh diri.


"masa sih Bu? ibu ini jangan ngawur kalau bicara!"suamiku malah memarahiku.


kutarik tangan suami ku menuju dapur"ayo pak kita lihat itu mayat siapa?


"ibu ini ada ada aja , pagi pagi bikin ribut" omel suamiku sambil berjalan menuju dapur.


"Masya Allah ini kan mas Akbar , kenapa tidur di sini?mas bangun!! mas , mas kenapa tidur di sini.bukanya tadi malam sudah tidur di kamar."


"eeuuughhh.....si Akbar terbangun.maaf pak kades ada apa yah? tanyanya ambigu


lah ini aneh dia yg tidur di sini malah dia yang nanya,mana tidur nya pas di tengah pintu kamar mandi lagi. eemmm kayak bau bau gak enak gitu , jangan jangan dia ngompol dicelana, tukan celana nya basah.


''lah mas Akbar kenapa malah tidur di sini, kenapa tidak tidur di kamar saja.?''


''oh tadi malam aku mau ke kamar mandi untuk buang air kecil, kupikir ada pak kades di dalam atau siapa dan ada suara air tapi pas di buka ternya g ada siapa siapa,'' jelas Akbar panjang lebar.


''ha ha ha ha...lah memang kran air lagi bocor mas belom sempet di perbaik'' suamiku tertawa mendengar kan cerita mas Akbar.


''terus tadi malam suara apa yang gubrak...kupraaang.''


kemudian sumaiku mengecek isi kamar mandi, ''oh mungkin ini kain pel yang jatuh menimpa ember ''


''eh iya pak kades saya pikir ada apa tadi malam'' hehehehe


''oh jadi mas Akbar pingsan di sini Karena ketakutan '' ya udah sekarang mas Akbar bersihkan diri dulu mandi sekalian sholat subuh.


''rumahku gak ada apa apanya kok nyampe pingsan " ada ada aja mas Akbar ini" gerutu suamiku sambil geleng-geleng.


''ini Bu yang tadi ibu maksud mayat, wong ini mas Akbar pingsan di sini kok di bilang mayat'' kata suamiku tersenyum menggoda. setelah mas Akbar masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


''ya habis ibu kaget pak " lah pula desa kita lagi ada teror.''


''A apa mayat?"


'' iya ini tadi ibu yang nemuin mas Akbar gletak disini ya jelas aja ibu takut,apa lagi sekarang di desa lagi di teror hantu nya si parmin."jelasku lalu aku berlalu menuju dapur untuk memasak sarapan pagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


POV Akbar


aku terkejut setelah aku di bangunkan pak kades, mendapati diri sendiri tidur di lantai. aku sangat malu apa lagi aku seperti nya aku buang air kecil di celana. mana bau lagi keadaan ku sangat berantakan.benar benar sial diriku,


flash back of


gluuudaak .....krumpyang.....


ku beranikan diri untuk melihat di dalam kamar mandi ternyata gak ada orangnya.


aku sudah gak tahan menahan air seni yang sudah di tampung sedari tadi,mau melangkah masuk ke dalam tapi kok lutut ku rasanya kendor g bisa di gerakkan, mana kayak ada suara orang tertawa lagi.


hi hi hi hi....hi hi hi hi....hi hi hi hi...


(anggap aja suara mba Kunti yah)


saat hendak melangkah ke dalam kamar mandi serasa ada yang menyentuh bahu ku,saat ku palingkan badanku ke belakang,gak ada orang. aku bingung juga takut lutut ku semakin bergetar tak karuan, kurasakan hangat di celana akhirnya aku g tahan lagi menampung air seni. lalu aku tak ingat apa apa lagi.


flash back


setelah aku siap mandi,aku kemar tidur melaksanakan shalat subuh,tak lama bang Budi bangun. dia bergegas membersihkan diri.


tak lama kemudian aku di panggil Bu kades untuk sarapan pagi. di meja makan tersedia nasi goreng. dan dadar telor beserta kerupuk.


di sana sudah ada bang Budi pak kades,dan anaknya yg sudah memakai seragam sekolah SMA lengkap dengan tasnya.


bang Budi sampai duluan di meja makan karena saya ke kamar mandi dulu biasa kegiatan rutin untuk setor tunai.he he he


saat sampai di meja makan terlihat bang Budi,pak kades dan Adi anaknya pak kades, tertawa lepas terbahak bahak,aku yakin mereka sedang membicarakan soal tadi pagi.singguh aku tak punya muka.mau di taruh mana mukaku


sarapan pagi ini sungguh mengesankan penuh kehangatan, terlepas diriku yang selalu sarapan sendiri.tapi aku terkesan banyak diam karena teringat kejadian tadi pagi aku sangat malu.


tak banyak yang di bicarakan pagi ini hanya seputar kejadian tadi pagi dan seputar kematian si Parmin.


setelah selesai sarapan pak kades pergi ke kantor dan anaknya pergi ke sekolah,kami di jemput oleh pak Parjo ,pak Parjo adalah RT dari tempat tinggal si pak parmin yang mati bunuh diri.

__ADS_1


"kenalkan saya Parjo,selaku ketua RT 2 RW 5, "


''saya Budi Santoso dan ini rekan saya Akbar Maulana''


dari pak Parjo kami mengoreksi kematian dan teror dari hantu pak parmin ini


'' maaf apa jauh rumah si parmin"?tanya bang Budi ke pak Parjo


''' dekat kok jalan kaki juga sampai''


''oh ya udah kalau begitu mending kita jalan kaki aja" biar sekalian cuci mata kan lumayan menghilangkan stress. biasanya kan pemandangan kita kota j yang macet penuh debu dan polusi"kata bang Budi.


ya elah bang Budi ini gimana sih aku kan masih trauma gara gara kejadian tadi pagi.rutuku di dalam hati, aku terkesan banyak diam.maklum lah aku gak mau keceplosan kan malu.he he he he...


kami pun berjalan beriringan,sedang pak Parjo berjalan memimpin di depan,aku dan bang Budi mengikuti di belakang.


''jadi apa motif pak parmin melakukan bunuh diri pak? '' tanya bang Budi


''kalo gak salah istri nya kabur sama pil''


'' hah pil? '' aku dan bang Budi bersamaan.dan saling memandang.


''iya pil, gak usah pakek kompakan gitu kali!!''


kata pak rt


''apa itu pil tanyaku penasaran?"


'' pil (pria idaman lain,)"jelas pak Parjo


''o oh..."sahut kami kompak .


'' lalu bagaimana cara pak parmi bunuh diri nya pak Parjo?" tanyaku penasaran


''minum racun tikus,'' jelas pak Parjo,dan baru di ketahui warga sekitar 6 jam setelah minum racun tikus itu.j adi telat penanganan.


tak terasa kami pun sampai di rumah pak parmin, suasana rumah sangat dingin dan menyeramkan . apa lagi sekarang tak berpenghuni.


''lah istri pak parmin tidak pulang pak Parjo? setelah kematian suaminya sendiri''


pak Parjo pun menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya kasar. lalu mulai menjelaskan.


semenjak istri pak parmin di bawa lari oleh selingkuhan nya dia tidak pernah pulang.

__ADS_1


__ADS_2