Istri Gaib

Istri Gaib
gagal maning gagal maning


__ADS_3

saat malam hari tiba, Dita asyik di kamar nya sedang kan Calvin putranya, kini bermain dengan akbar beserta Tasya.


sepengetahuan Dita, Calvin hanya sedang bermain main dengan akbar omnya . untuk menghilangkan rasa kangen.


Calvin dan Akbar begitu dekat sedari Calvin kecil.


" Tante cantik ,"


" iya Calvin Tampan "


" Tante kenapa Tante mau sih sama om Akbar? "


"......."


"......".


Tasya dan Akbar dibuat melongo belum juga habis rasa terkejut nya mereka. Calvin yang polos pun berucap lagi


" mending sama Calvin saja Tante " ucap Calvin dengan polosnya .


" Calvin kan jauh lebih ganteng dari pada om Akbar, Tan , bahkan Calvin lebih keren dan cool" ucap kelvin terdengar menohok di telinga Akbar.


" iya yah sayang, setelah Tante perhatikan Calvin lebih keren dan cool ketimbang om Akbar yah " ucap Tasya mengerjai Akbar. bahkan kini memangku tubuh mungil milik Calvin.


" tuh kan bener kata Calvin, Om ' ' kata Calvin memprovokasi Akbar. sambil membalas tatapan mata Tasya.


kelakuan mereka jelas saja membuat Akbar kebakaran jenggot.


" mulutmu memang imut, dan menggemaskan tapi yang keluar bikin geram saja, " gumam Akbar tapi di dengar oleh Tasya.


ada semburat merah padam di wajah akbar, menandakan Akbar benar benar marah dengan kekompakan kedua orang terdekat nya itu tapi berbeda alam .


" om tadi bilang apa " tanya Calvin dengan polosnya.


" terserah Calvin aja lah, om mau ke kamar mandi." jawab Akbar cetus


'' ish bisa cemburu juga dia " ucap Tasya yang di dengar oleh Calvin


" oh jadi om Akbar cemburu Tan ?" ucap Calvin sambil memandang i pintu kamar mandi yang ada di dalam kamar milik Akbar .


" Tante aku lapar dan haus " ucap Calvin .


sontak saja Tasya yang sangat menyayangi Calvin si bocah yang sangat menggemaskan. itu pun segera menuju ke ruang dapur.


saat di pintu masuk kamar Akbar Tasya melihat Dita hendak kedalam kamar Akbar pun terhenti.


"Calvin sayang dimana om Akbar nak?" tanya dita dengan senyum di bikin bikin .


"om lagi di dalam kamar mandi mommy "

__ADS_1


jelas Calvin .


'' Ya udah hari juga sudah malam kelvin bobok yuk " ajak Dita kepada putranya itu.


" tapi calvin lapar dan haus mommy " ucap Calvin sembari memanyukan bibirnya.


" baiklah nanti mami bikinkan susu untukmu " ucap Dita.


" sama burger juga mommy " rengek Calvin


" Calvin mana ada malam malam begini orang jual burger sayang " Dita pun mencolek' hidung putra itu.


" ingat sayang bukan kah tadi sore habis makan hampir dua porsi nasi dengan ayam goreng kesukaanmu " dita mengingat kan. bukan maksud hati pelit terhadap putra sendiri. mengingat bobot Calvin yang sudah merangkak naik dita pun membatasi porsi makan Calvin.


tak ayal Calvin yang sangat doyan makan pun terlihat begitu chuby apalagi pipinya siapapun yang melihatnya pasti ingin sekali mencubit karena gemaz.


" oh kamu ternyata di sini " ucap Akbar yang baru saja keluar dari kamar mandi.


" apakah keponakan kakak yang ganteng membuat rusuh'' ucap dita kepada Akbar lalu berdiri dan memegang tangan Calvin dan berhadapan dengan Akbar.


'' tidak dia keponakanku yang sangat hebat untuk menyaingi omnya yang ganteng ini '' cetus Akbar masih dengan tampang cemburunya.


" baiklah ,ayo cariin kita tidur kamar mami aja" Dita kepada putranya.


" mami bolehkah aku tidur dengan om Akbar malam ini saja " pinta Calvin.


akbar hanya bengong dan terdiam seribu bahasa melihat tingkah kelvinnya senyum-senyum melihat Tasya.


''baiklah selama itu tidak merepotkan Om Akbar" ucap Dita mengalah.


'' tidak se....


belum juga selesai berbicara k pun langsung mengatakan.


" tuh kan Om Akbar aja bilang aku tidak merepotkan nya, ya kan Om ?" k pun mengedipkan matanya kepada Akbar.


" oh tidak, pandai sekali anak ini, bahkan aku belum selesai bicara dia sudah mengatakan bahwa aku tidak kerepotan dengannya, kata rencananya malam ini aku ingin sekali memakan Tasya " tapi enak berkecamuk.


'' ya mami, boleh ya mami " Calvin memohon pada ibunya.


"baiklah kalau begitu malam ini mommy akan tidur sendiri ''


" iyes " tari a k Calvin kegirangan.


" melihat wajah Akbar yang semakin ditekuk, membuat Tasya tertawa lepas " dan itu dilihat oleh Calvin cAlvin pun ikut tertawa.


'' segitu girang kah Calvin putra mommy sehingga tertawa " ucap kita sambil ikut tertawa


dan di sini hanya Akbar lah yang mukanya ditekuk.

__ADS_1


kata akhirnya Akbar pasrah dengan nasibnya yang gagal lagi.


" gagal maning gagal maning " gerutu Akbar.


pagi-pagi sekali Dita dan putra nya dijemput oleh Reno suaminya . sudah menjadi langganan dita apabila ada masalah atau bertengkar dengan Reno pasti dita akan kabur ke sini.


sebagai pria yang bertanggungjawab Reno harus bisa membujuk agar dita mau pulang bersamanya. kita adalah cinta pertama Reno mana mungkin Reno akan mendua.


semalam tidur tanpa dita sudah membuatnya mati kutu. maka dari itu pagi-pagi sekali Reno nekat datang untuk menjemput Dita.


" Ting tong "


"Ting tong "


" oh Reno silakan masuk" sapa Akbar. setelah membuka pintu depan untuk melihat siapa yang datang.


" Dita nya ada kak ?" tanya Reno.


" ada didalam dia sedang masak untuk sarapan, ayok sekalian ikut sarapan " ajak Akbar kepada Reno adik ipar nya.


" oh iya kak, maafkan Reno ya kak belum bisa membimbing istri Reno dengan baik seperti yang kakak ingin kan " ucap Reno kepada Akbar menyesali kegagalan nya dalam membimbing istri nya itu.


" tidak, Aku tidak akan ikut campur itu adalah urusan kalian" ucap Akbar kepada Reno tegas.


" sebaiknya kau harus bisa membujuk dan mengurusi istrimu dengan baik " ucap Akbar mencari kesempatan agar Dita segera pergi dari rumahnya.


" ya kak maafkan saya , mohon izinkan saya pagi ini akan membawa pulang dita berserta Kelvin putraku. " ucap Reno.


" ya sudah sebaiknya kamu ikut aku ke dapur dan kita bisa sarapan bersama layaknya sebuah keluarga " ucap Akbar sembari dirinya membayangkan jika dia dan tasya memiliki anak.


" ah iya, jika aku memiliki anak dengan tasya maka anak aku akan seperti apa?" batin Akbar sambil berjalan menuju dapur nya.


" apakah setengah manusia setengah jin, jika iya berarti setengah transparan setengah nampak setengah tidak." lanjut batin Akbar


" hai kakak kenapa ngelamun?" apa kamu sedang sakit, kak" tanya dita yang melihat Akbar begitu bengong.


'' ah tidak aku tidak sedang mengalami mari kita sarapan " ucap Akbar.


" loh kok mas Reno " ucap dita tercekat.


" iya tadi yang datang Dady nya Calvin. " ucap Akbar santai. dia sangat berharap aga dita segera keluar dari rumah nya itu.


" iya sayang maafkan aku, kemarin itu hanya salah paham sayang "


" aku gak mau bicara persoal an kita di depan kakakku " solot Dita,


" kalau kita berbicara di depan kak Akbar sudah pasti dia bela kamu mas, kalian kan sama sama kaum pria "batin Dita.


" baiklah Aku percaya kalian bisa menyelesaikan masalah kalian "lalu mengambil tas dan pergi ke kantor.

__ADS_1


__ADS_2