Istri Pengganti Tuan Lumpuh

Istri Pengganti Tuan Lumpuh
Selamat datang.


__ADS_3

Malam itu Kai dan Ela pulang ke Mansion keluarga Kai, selama dalam perjalanan kedua orang itu terus diam. Kai sudah berusaha untuk menunjukkan perhatiannya kepada Ela, namun wanita itu justru berpikiran negatif dengan semua sikap baik Kai, yang Ela nilai terlalu mendadak itu.


Sesampainya mereka di Mansion, Kai di bantu oleh supir pribadi keluarganya untuk turun dari mobil, sementara Ela masih betah duduk di mobil itu sambil melihat Kai yang di bantu untuk keluar dari mobil itu, Ela bahkan sempat memijit pangkal hidungnya untuk menghilangkan rasa pusing yang tiba-tiba datang.


" Oh tuhan rasanya Seperti mimpi buruk." gumam Naela begitu lirih.


Di separuh hidupnya, tidak pernah terlintas sedikitpun di kepalanya bahwa dia akan menikahi pria menyebalkan itu. Tapi kini bukan hanya menikahi Kai saja, wanita itu juga harus menerima kenyataan memiliki suami yang Hanya bisa mengandalkan bantuan orang lain dan cuma bisa bergerak di atas kursi roda.


" Nona," panggil sang supir, sembari membuka pintu mobil untuk Naela, membuatnya tersadar dari lamunannya.


Wanita itu menatap kepada sang supir itu, kemudian tatapannya berpindah kepada Kami yang berada tak jauh dari mereka," Terima kasih." Ucap Naela, Setelah ia keluar dari mobil itu.

__ADS_1


Ela sempat berdiri memandang gedung megah di hadapannya dengan mata yang berkaca-kaca, kenyataan ini sungguh sangat menyakitikan, bagaimana tidak dalam sehari kebebasannya hilang dan kini dia berada di tempat asing dengan status yang baru.


" Nona mari." Ucap sang supir itu lagi, mempersilahkan Ela untuk masuk kedalam mansion dan membuat wanita itu kembali tersadar dari lamunannya.


Naela mengangguk kepalanya, seraya buru-buru menghapus jejak basah kedua sudut matanya menggunakan punggung tangannya.


Dia tidak sadar setiap gerak-geriknya di perhatikan oleh pria yang kini telah berstatus suaminya itu. " Pak biar saya saja." Ucap Ela, Wanita itu ingin menggantikan tugas sang supir mendorong Kai masuk kedalam mansion itu namun Kai menghentikannya.


Bukannya marah Kai justru tersenyum, karena sejak dulu wanita itu tidak suka di sentuh, atau lebih tepatnya tidak suka kai menyentuhnya.


Itulah mengapa Kai selalu punya cara membuat Ela kesal kepada-nya, Bahkan dulu jika dia kalah saat adu mulut dengan Ela, maka kai akan mengisengi-nya dengan mencubit pipi atau hidung Ela. Dan wanita cantik itu akan langsung berubah menjadi macan betina.

__ADS_1


Pak Suryo mendorong kursi roda KAI masuk kedalam mansion, jalan yang sedikit menanjak itu membuat Kai tidak ingin Ela mendorongnya, karena dia tidak ingin membuat istrinya kelelahan.


Bagi kai Ela adalah miliknya yang berharga, untuk itu dia harus memastikan kenyamanan wanita itu di sisinya, walaupun kai sendiri tidak yakin Ela akan merasa nyaman di sisinya, mengingat bagaimana perangai keduanya saat bersama.


Setibanya di dalam mansion seorang wanita paruh baya menghampiri mereka. " Selamat datang Tuan dan nona." Ucap wanita paruh baya itu.


Ela pun tersenyum seraya mengangguk kepalanya. " Selamat untuk pernikahan kalian, semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian berdua dan segera di berikan momongan." Ujar wanita paruh baya itu lagi dengan tulus mendoakan yang terbaik untuk mereka berdua.


" Terima kasih Bi ina."


" Terima kasih." Sahut Kai dan Ela, kompak.

__ADS_1


Walaupun Ela masih berat menerima pernikahannya dengan Kai, tapi tidak ada salahnya bukan jika dia menerima ucapan selamat itu serta mengamini ucapan wanita paruh baya itu.


__ADS_2