Istri Pengganti Tuan Lumpuh

Istri Pengganti Tuan Lumpuh
Hubungan kita.


__ADS_3

" Hubungan kita, apa kamu tidak ingin menjalani hubungan normal? apa kamu tidak ingin seperti pasangan lainnya." Tanya Kairan membuat wanita itu tersenyum.


" Sekarang aku tanya dengan pertanyaan yang sama! apa jawabanmu." Ela sengaja membalikkan pertanyaan itu.


" Aku sangat menginginkan hal itu, El." Jawab Kairan, dia begitu yakin dengan jawabannya karena Kai telah memendam rasa kepada El begitu lama.


Rasa sukanya kepada Ella saat Gadis itu masih menggunakan seragam putih biru dan perasaan Kai terus berlanjut Sampai detik ini.


Segala cara dia lakukan untuk mendapatkan perhatian wanita itu, termasuk mencari masalah dengannya. Sedangkan hubungannya dengan Amna tidak seistimewa yang terlihat.


Kai hanya menganggap Amna sebagai partner ranjangnya, karena dia membutuhkan wanita itu untuk menyalurkan kebutuhannya dan selama dia bersama Amna, Kai selalu main Amna.


Namun entah mengapa Amna bisa sampai teledor dan hamil dan untuk Sekarang kau tidak ingin memikirkan hal itu lagi.


" Lalu?" Tanya Ela lagi.


" Apa?"


Ela menaikkan kedua bahunya. Ela akan meninggalkannya untuk tidur karena Ela merasa obrolan mereka tidak begitu penting dan ujungnya akan sama.


" Tunggu baby, kita belum selesai bicara." Kairan kembali menahan tangan Ela, membuat Ela kesal kepadanya.

__ADS_1


" Apa lagi sih, bang! Apa yang bang kai inginkan dari aku." Tanya Ela.


Setiap dia berada tahap hampir luluh kepada pria itu, Ella memutuskan untuk mengeluarkan tanduk tak kasat matanya dengan marah-marah tidak jelas.


" Aku ingin hubungan ingin berjalan dengan semestinya, aku ingin kamu sungguh-sungguh menjalani tugasmu sebagai seorang istri." Ucap Kairan.


Kai menatap wajah Ela penuh harap. Sementara wanita itu masih diam memikirkan apa yang baru saja Kairan ucapkan.


" Apa kamu juga akan melakukan tugas kamu sebagai seorang suami?" Seperti sebelumnya pertanyaan dan permintaan Kairan Ela balikan kepada pria itu.


Kairan mende-sah pendek, entah mengapa dia merasa terjebak dalam pembicaraan ini.


Ela tersenyum mengejek, wanita itu lipat kedua tangannya di dada. Dia membungkuk di hadapan Kairan." Kau yakin? Karena aku sendiri tidak yakin dengan hal itu." Kata Ela.


" Aku sangat yakin Ela, harus dengan apa aku meyakinkan kamu." Kairan mulai frustasi dengan posisinya saat ini.


" Baiklah anggap saja aku percaya dengan kata-kata kamu ini? Tapi apa kamu bisa memenuhi semua kebutuhan aku." Tanya Ela.


" Tentu saja akan memenuhi semua kebutuhan kamu dari ujung kepala sempai ujung kuku kaki kamu." Sahut Kairan, Ela terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya dengan senyum penuh arti.


" Apa itu termasuk kebutuhan seg! Kamu tahu aku wanita dewasa dan aku juga membutuhkan hal itu, terlebih saat ini aku sudah menikah."

__ADS_1


"Aku akan melakukan itu E jika kamu menginginkannya." Mendengar Hal itu Ela langsung tertawa terbahak-bahak.


" Kamu ingin melakukannya? Dengan kondisimu yang seperti ini?" Ela menunjuk Kai dari atas sampai kebawah begitu pun sebaliknya dan dia kembali tertawa lagi," Hmm sudahlah bang jangan bercanda, ini tidak lucu." Sambungnya .


Kai sungguh merasa terhina karena di remehkan Ela, andai di sedang tidak bermain peran saat ini mungkin pria itu sudah melakukan apa yang di inginkan Ela. Membuat wanita itu berteriak kenik-matan di bawahnya.


"Aku sungguh-sungguh dengan ucapan ku Ela, belajarlah menjadi istri yang baik."


" Dengan senang hati bang! Dan aku harap bang Kai juga melakukan hal yang sama, selamat malam." Wanita itu langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang king size itu, lalu memejamkan matanya, karena dia ada ship pagi nanti.


...💚💚💚💚...


Sejak kesepakatan mereka malam itu, Ela pun menjalani perannya sebagai istri dengan baik.


Bi Ina sudah tidak mengurus lagi keperluan Kai karena Ela yang akan melakukan semuanya.


Ela mengurus pria itu dengan sungguh-sungguh, dan Ela juga mulai sering membantunya berganti pakaian serta mandi.


Apa yang di lakukan Ela, terkadang membuat Kai berpikir jika apa yang di lakukan wanita itu saat ini karena pemintanya malam itu.


Kairan tidak tahu dan pria itu bahkan tidak menyadari jika semua yang Ela lakukan karena perasaan cintanya kepada Kairan.

__ADS_1


__ADS_2