Istri Pengganti Tuan Lumpuh

Istri Pengganti Tuan Lumpuh
Kebahagiaan Kai!


__ADS_3

" Terima kasih kembali! aku dan Hani sudah mendapatkan karma dengan menikah paksa seperti ini, semoga kamu tidak merasakannya itu Lita." Sahut Ela terdengar tulus, namun membuat Lita merinding membayangkan posisi kedua sahabatnya yang kurang beruntung itu.


" Amit-amit jangan sampai itu terjadi kepadaku! cukup kalian berdua saja yang merasakan hal itu." ucap Lita sembari mengetuk kepalanya sendiri Kemudian berjongkok untuk mengetuk lantai Pelaminan itu.


" Jangan ngomong seperti itu Sayang, karena biasanya orang yang menolak akan_"


" Tante Luna makin cantik ya sekarang?" Sela Lita, Sebelum Luna menyelesaikan ucapannya. " Maaf ya Tante! bukannya bermaksud untuk kurang ngajar dengan menyela ucapan tante! tapi kata mommy aku, ucapan itu adalah doa." Lanjutnya lagi, membuat Luna tertawa.


" Astaga Lita, kamu ini lucu sekali, Tapi mau bagaimana pun jodoh kamu, semoga itu yang terbaik dan kamu selalu di limpahkan kebahagiaan." Ucap Luna dengan tulus kepada sahabat putrinya itu.


" Amiin, terima kasih ya Tante! Oh iya Ela, ini Hadiah dari aku Hani, semoga kamu suka." Lita kemudian menyerahkan kado yang dia bawa kepada Ela, membuat Wanita itu ragu untuk mengambilnya karena dalam Hati Ela berharap semoga Hadiah itu bukan sesuatu yang aneh-aneh.


Satu detik.

__ADS_1


dua detik.


tiga detik.


sampai Satu menit.


Ela masih terlihat Enggan untuk mengambil kado pemberian Lita. " Ela, kenapa diam! cepat di ambil ." Ucap Luna mengingatkan putrinya itu.


Ela pun dengan terpaksa mengambil hadiah itu kemudian meletakkan-nya di samping tempat duduknya.


" Hai, selamat ya! Kamu beruntung dapat Ela, jadi tolong bahagiakan sahabat aku ya! jangan pernah buat dia menangis, karena kamu akan berurusan dengan aku dan Hani, jika kamu sampai melakukan hal itu." Lita tidak senggang-senggang mengancam Kai. Membuat Luna menggeleng kepalanya namun wanita itu kagum dengan persahabatan mereka, yang mana mengingatkan dia pada persahabatannya dengan sahabat-sahabatnya.


Kai hanya tersenyum sembari mengangguk kepalanya sebagai jawaban, tidak ada sepatah-kata pun yang keluar dari bibir pria itu tapi dalam Hatinya dia justru bersorak gembira.

__ADS_1


" Tanpa kamu minta pun aku akan membuatnya bahagia dan tidak akan pernah melepaskannya, Dia segalanya buat aku." Batin Kai menjawab permintaan Lita barusan.


Pria itu saat ini amat sangat bahagia, karena bisa memiliki gadis yang dia cintai hingga membuat bibirnya tidak berhenti melengkungkan senyuman indah. Senyuman yang tersirat lain di mata Ela.


Wanita itu mengartikan senyuman Kai, sebagai ejekan untuk dirinya. Andai tak ada Luna dan tamu undangan di sekeliling mereka berdua, wanita itu sudah siap untuk menghilangkan senyum menyebalkan itu dengan kata-kata pedasnya.


Belum juga redah kekesalan Ela karena senyum di wajah suaminya itu, kini wanita itu harus memaksa senyumnya untuk dua tamu tak diinginkan yang melangkah mendekat kearah mereka.


Siapa lagi, kalau buka Lisa dan Nahla, dua siluman ular, berwujud manusia." Loh, ada apa ini? Kok Jadi kamu yang disini Ela? Amna mana?" Tanya Lisa, seolah tak mengetahui apapun padahal, mereka juga termasuk kompor yang membuat pernikahan ini hampir berantakan.


Ela memutar wajahnya sembari menaikkan kedua bahunya, Tidak peduli dimana keberadaan wanita yang harusnya duduk di tempatnya saat ini.


Sementara Kai hanya diam, malas menjawab ucapan dua siluman itu.

__ADS_1


" Kalau kalian mau ngucapin selamat dan memberikan doa restu, lakukan saja! terus pergi jangan banyak bertanya, lagian kalian itukan sahabatnya dia, masa nggak tahu sahabatnya dimana." Sahut Lita, yang kebetulan masih berada di atas pelaminan.


Tadinya wanita itu hendak turun tapi dia urungkan niatnya saat melihat kedatangan dua wanita itu dedemit itu.


__ADS_2