
Ayris yang langsung ke ke kamar merebahkan diri di ranjang , sedangkan mira yang mengikuti ke kamar menata barang bawaan nyonya muda nya .
Setelah selesai mira segera beranjak ke luar kamar, namun ayris memanggil nya .
" Mira ,,,, .Aku ingin makan rujak ." Ucap Ayris ,tanpa ia sadari mira melongo menatap sang majikan yang meminta makanan itu.
Tidak ada nya jawaban dari mira membuat ayris bangun dari tempat tidur nya mencari keberadaan mira.
" Miraaaaaaa,,,,,." Ayris berteriak ketika belum mendapati mira yang menjawab dan keberadaan nya .
" I,,,iya nyonya ." Ucap Mira yang gugup ketika tersadar dari lamunan nya .
" Mira ,,, kau sedang melamun ." Ucap Ayris mendapati mira yang berdiri mematung .
Mira tak menjawab pertanyaan ayris hanya tersenyum malu menundukkan wajah nya .
" Kau melamunkan siapa mira ? Rian ,,,, atau anton ?" Pertanyaan nyonya muda nya sukses membuat mira tertegun menatap wajah sang nyonya .
" Ti ,,,tidak nyonya." Ucap mira menutupi lamunan nya .
" Sudah lah . Ayo temani aku bikin rujak !" Ucap Ayris .
Ayris turun ke lantai bawah di ikuti dengan mira yang mengekor di belakang nya .
" Aneh ,,,, kenapa nyonya menginginkan rujak ? Jangan jangan nyonya sedang mengidam ." Gumam Mira dalam hati .
" Jangan jangan nanti minta mangga muda lagi . huhhhh mana nggak musim mangga ."
__ADS_1
Mira yang terlihat sedang melamun terkejut mendengar panggilan pak mus .
" Miraaaaaa ,,,,. Nyonya minta di buatin apa ? Kenapa kau ini ?" Ucap Pak mus yang sedang memperhatikan mira dan memukul lengan nya.
" Aaaaa,,,,Pak mus mengagetkan saja ! " Ucap Mira menghela nafas kasar nya .
" Kau ini di panggil dari tadi diam saja ." Ucap Pak mus menggelengkan kepala .
" sssssstttt ,,,, aku rasa nyonya sedang mengidam .Ia menginginkan rujak ." Ucap Mira berbisik dengan pak mus .
Ayris yang sedang memilih buah segar di kulkas melihat kedua pelayan nya sedang berbisik bisik hanya tersenyum .
Sedang kan mira membuat sambal rujak di dapur bersama pak mus .
" Bagaimana jika nyonya minta mangga muda ?" Ucap Mira pada Pak mus . Pak Mus yang mendengar perkataan mira terkejut tertegun memikirkan permintaan nyonya nya .
Seisi Mansion pasti akan kalang kabut jika nyonya muda mereka benar benar hamil.
" Entah lah mira . Mana ada mangga muda musim begini ? Ini kan tidak musim ." Ucap Pak Mus .
" Musim Apa ?" Ucapan Ayris membuat kedua nya terkejut dan saling pandang .
" Tidak nyonya pak mus bilang musim ,,,,mmmmm." Pak mus seketika membekap mulut mira yang akan bilang musim mangga .
"Musim apa ,,,? kenapa kalian ,,,?" Ucap Ayria heran melihat tingkah pak mus dan mira .
" Ti ,,,tidak nyonya mira bilang musim panas nyonya ." Ucap pak mus menutupi kebohongan nya , bisa jadi mereka akan kewalahan menghadapi permintaan nyonya nya jika mengetahui pembicaraan mereka.
__ADS_1
" Ohhh ,, sudah mira ini sudah cukup ." Ucap Ayris kemudian memasukkan semua buah yang ia dan pak mus kupas ke dalam sambal .
" Hemmmmm ,,,,, enak . Tapi rasa nya ada yang kurang ,,,,? apa ya,,,? " Ayris masih mencari cari apa yang ingin ia tambahkan namun tak ia temukan .
Sedangkan pak mus dan mira hanya tertegun memandang sang nyonya .
Akhir nya beberapa saat kemudian Ayris membawa rujak nya ke atas menuju kamar nya .
Sedangkan pak mus dan mira bernafas lega karena sang nyonya tidak menyebutkan buah mangga .
" Kau ini bagaimana sih mira ,,,, untung saja nyonya tidak meminta mangga muda. Bisa jadi tengah malam kita kelayapan cari mangga muda ." Ucap Pak Mus menyentil kening mira.
" Maaf ,,,, Pak Mus ." Ucap mira tersenyum menunjukkan gigi nya dan menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal .
Mereka dengan segera menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum akhir nya beristirahat .
Sedangkan Ayris yang tak dapat tidur karena tidak ada sang suami di samping nya berjalan mondar mandir kesana kesini . Ia merasa ada bagian yang hilang dari malam nya , hingga tak dapat memejamkan mata .
Hingga akhir nya ia memutuskan menonton film horor , film yang tak pernah ia sukai kini menjadi hal pertama yang ia gemari .
Selang beberapa saat ia menonton , terdengar bunyi suara pintu .
Seakan terbawa suasana ia menjadi sedikit merinding namun enggan menyudahi film tersebut . Rasa penasaran masih menghantui diri nya akan kisah selanjut nya .
Hingga Akhirnya terdengar bunyi pintu suara dari dalam kamar sebelah tak lain ruang kerja Zain .
Kreeeeeekkkkkk,,,,
__ADS_1
Bersambung 😁😁😁🙏🙏🙏
Maaf ya author sedikit lambat update nya , bulan ramadan agak sibuk .