
Di ballroom hotel laluna.
Semua orang berdatangan menerima undangan sepihak dari zia .
Para pengusaha terlihat senang ketika menerima undangan dari pengusaha terbesar dari perusahaan Z.
Ayah zia yang merupakan partner bisnis zain merasa senang karena akhir nya mempunyai menantu pengusaha sukses bahkan partner bisnis nya.
" Selamat tuan , atas pernikahan putri nya ."
" Terima kasih ,tuan ."
" Beruntung sekali tuan mendapatkan menantu seperti tuan zain."
" Anda berlebihan tuan ."
Bisik bisik dan desas desus para teman , sahabat bahkan kolega atas pernikahan putri nya menjadi tranding top di suasana pesta tersebut.
Tamu yang terus berdatangan memenuhi ballroom hotel yang telah mereka sewa .
Tuan ramon merasa heran kenapa mempelai pria belum juga menunjukkan batang hidung nya .
Ia pun berniat menemui putri nya yang tengah merias diri disalah satu ruangan .
Langkah nya terhenti ketika ia mendapat telepon dari kantor yang membuat nya syok seperti kehilangan arah .
" Bagaimana ini semua bisa terjadi ?"
" Bagaimana mungkin aku bisa rugi ratusan milyar ?"
" Seharus nya dengan ada nya pernikahan ini , perusahaan merasa di untungkan .Seperti nya ada yang tidak beres ."
"Para pemegang saham meminta rapat darurat segera di adakan ."
" Aku harus menghubungi zain .Iya , menantu ku pasti bisa membantu ku."
Ramon yang berada di tengah tengah antara suasana pesta dan juga ruangan putri nya berias diri mengurungkan niat nya untuk menemui putri nya dan lebih memilih mencari tempat tersembunyi jauh dari jangkauan orang orang .
Tak jauh dari sana , tuan ramon memasuki sebuah ruangan kosong . Ia pun mengeluarkan benda pipih milik nya berniat menghubungi zain.
Namun pucuk di cinta ulam pun tiba , rian menelepon ramon dalam waktu yang tepat .
" Bagus , setidak nya dia menantu yang cocok untuk putri ku ."
" Zain pasti mengirim bantuan untuk ku ."
📞 Incoming call .
📞 :" Selamat pagi tuan ."
📞 :" Selamat pagi , apa tuan mu sedang dalam perjalanan ke sini ?"
📞 :" Apa maksud tuan ?"
📞 :" Apa kau tidak tahu atau pura pura lupa ? hari ini adalah hari pernikahan putri ku dengan tuan mu ."
📞 :" Maaf tuan , apa anda tidak salah ? Tuan zain sudah menikah, untuk apa tuan zain menikah lagi ? "
Deg,,,
Perasaan cemas dan khawatir mulai menyelimuti hati ramon .Ia pun tengah berpikir jika semua bukan rekayasa putri nya yang terobsesi pada nya .
📞 :" Apaaaa ,,, sudah menikah ? Lalu kenapa ia setuju menikah lagi dengan putri ku ?"
📞 :" Apa anda tidak menanyakan nya pada putri anda ? Mungkin putri anda terlalu terobsesi dengan tuan zain hingga menjadi gila ingin menikah dengan tuan zain . Dan apa tuan ramon mengetahui jika tuan zain tengah berbahagia dengan nyonya muda dengan kelahiran anak nya ."
Deg,,,,
Detak jantung ramon berdegup lebih kencang bahkan tak beraturan mendengar penuturan rian .
📞 :" Maaf tuan , saya menelepon bukan untuk membicarakan ini semua . Tapi untuk menarik saham kembali karena saya lihat saham perusahaan anda semakin turun bahkan untuk menyelesaikan proyek kita pun tidak akan sanggup selesai ."
Deg,,,,,
📞 :" Tapi tidak bisa begitu , bukan kah jika memutuskan kontrak akan membayar denda ?"
📞 :"Bukan kah anda sudah membaca secara rinci tentang peraturan perusahaan kami ? Kami bisa memutus kontrak kapan pun kami mau tanpa membayar denda ketika perusahaan anda sedang koleb ."
Deg ,,,,
Jantung nya seakan tak mampu bekerja dengan baik ketika mendengar pernyataan asisten zain yang menyebutkan peraturan perusahaan.
📞 :" Terima kasih tuan , saya harap anda segera menyelesaikan nya . Dan selamat atas pernikahan putri anda ,,,, meskipun bukan dengan tuan saya ."
📞 :" Terima kasih ."
📞 :" Klik ."
Sambungan telepon terputus dari rian membuat ramon jatuh duduk terkulai lemas di lantai .
Ramon yang sadar dari lamunan nya , bangun dan bergegas menghampiri putri nya yang telah bersiap .
Ia masih saja berpikir, sebenar nya permainan apa yang di lakukan putri nya hingga membuat nya jatuh bangkrut bahkan tak mampu mengembalikan uang para pemegang saham.
Ceklek,,,
" Ayah , lihat lah putri mu ! Apa aku terlihat cantik ?"
Ramon tak merespon perkataan putri nya , yang ada di kepala nya hanya ingin mengetahui permainan zia .
Kemarahan nya sangat memuncak hingga tak dapat terkontrol lagi .
Plakk,,,,,
" Auw,,, .Kenapa ayah menampar zia ? Apa salah zia ? "
" Zia , ayah tak pernah mendidikmu untuk melakukan hal kotor ! Ayah bekerja siang dan malam setelah ibu mu meninggal karena ingin memberi mu kehidupan yang layak ."
Deg,,,,
Jantung zia berdegup kencang ketika ayah nya berbicara seperti itu. Seperti nya ayah nya telah mengetahui perbuatan nya namun zia tetap tenang seperti tidak terjadi sesuatu .
"Ayah tak mampu memberikan kehidupan yang layak pada ibu mu untuk itu lah ayah bekerja sangat keras ."
" Apa yang ayah berikan pada mu selama ini kurang zia ? Hingga kau membuat rencana palsu seperti ini ?"
Deg ,,,,
Zia benar benar merasa ayah nya sudah mengetahui semua akal licik nya .
" Ayah tidak menyangka nya zia ? Bagaimana mungkin kau bisa menyebarkan undangan dengan pria beristri dan juga telah mempunyai anak secara sepihak ?"
Deg ,,,,
Ucapan ayah nya benar benar membuat jantung zia tak lagi bernafas tenang . Dan ternyata, ayah nya pun telah mengetahui nya .
__ADS_1
" Tidak ayah , zain dan zia memang merencanakan menikah .Apa ayah tak percaya pada ku ?"
Plakk,,,,,
" Tutup mulut mu itu ! Kau tidak tahu akibat dari perbuatan mu itu perusahaan ayah telah hancur ."
" Bahkan ayah tak mampu mengembalikan uang para investor . Dan kau masih menyangkal tidak melakukan apa pun ?"
" Bagaimana ayah akan menghadapi para tamu undangan ?"
" Tidak ayah , zain pasti akan datang . Ayah jangan khawatir !"
Zia menggenggam erat tangan ayah nya .
" Seperti nya perkataan tuan rian benar jika putri ku terlalu terobsesi hingga ia menjadi gila."
Ramon duduk di kursi lemas tak tahu harus berbuat apa mendengar perkataan zia .
Zia pun mencoba menelepon nomor zain namun tidak tersambung sama sekali bahkan berkali kali .
Ketika zia pun akan menelepon orang yang mengawasi perempuan hamil yang ia sekap dan dijadikan alat untuk menarik zain ke dalam genggaman nya , ia di kejutkan dengan suara yang seperti nya sangat familiar.
" Selamat pagi tuan ramon ."
Deg,,
Hati zia berdegup kencang ketika ia mengenal suara yang baru saja menyapa ayah nya .
Dan ketika ia membalikkan badan nya , zia sangat terkejut dengan kedatangan peter .
" Dari mana peter bisa tahu aku ada di sini ? Bukan kah aku telah menyuruh orang menutup akses sosial terhadap nya ?"
Gumam zia dalam hati nya .
" Sayang , bagaimana kabar mu ? O,,, jadi kau memanfaatkan ku untuk membuat pesta pernikahan mu ?"
" Licik sekali ."
" Apa maksud anda tuan peter ?"
Ramon memandang heran pada peter dan zia secara bergantian setelah mendengar pernyataan peter .
" Apa putri anda tidak memberitahu anda jika ia menyuruh saya menculik seseorang ?"
Deg,,,
Detak jantung zia seakan berhenti tanpa bekerja ketika mendengar pernyataan peter.
" Apa maksud mu kau jangan mengarang peter ? O,,,,h aku tahu , karena aku menolak mu jadi kau bisa bicara seperti itu ."
" Ayah , jangan percaya ucapan nya ! Dia menyukai ku tapi aku menolak nya jadi dia sakit hati hingga berbicara seperti itu ."
Zia mendekati ayah nya menggenggam tangan nya meyakinkan ayah nya jika semua perkataan peter tidak benar .
" Hahahaha,,,, . Semula aku hanya ingin menawarkan diri sebagai pengganti tuan zain karena sudah pasti tidak akan datang kesini . Tapi perkataan mu sangat menyakitkan nona , kau bahkan lupa manis nya saat bersama ku ."
" Apaaa,, menggantikan zain ? Kau jangan terlalu bermimpi !"
Zia masih sangat yakin jika zain akan datang mengikuti permintaan nya namun gadis itu benar benar sudah di penuhi jiwa obsesi yang tinggi.
" Hahahaha,,,,. Kau yang bermimpi terlalu tinggi. Seorang pengusaha kaya dan terkenal seperti nya tak kan mungkin melirik segelintir debu seperti mu ."
Ucapan yang sangat menusuk di hati terlontar dari bibir peter membuat zia geram pada nya .
" Kau,,,,."
" Tapi ayah ,,, dia menghina putri mu ."
" Cukup zia !"
" Yang di katakan peter benar."
" Ayah,,,,,."
Semua orang menoleh ke arah bunyi suara ketukan pintu dari luar .
Tok ,,tok,,, tok ,,,.
Ceklek ,,,
" Permisi, tuan nona . Kami dari pihak yang berwajib membewa surat penangkapan nona zia yang diduga sebagai dalang penculikan nyonya alesa ."
Pihak yang berwajib memberikan surat dinas tersebut pada ayah zia yang terkejut melihat nya .
" Tidak , bagaimana mungkin putri saya menculik orang ?"
Ayah peter merasa tak percaya putri nya terlibat kasus yang sangat mengerikan .
" Suami nyonya alesa melihat cctv rumah sakit dimana nyonya alesa memeriksakan kandungan nya . Ada seorang wanita yang mendorong nyonya alesa hingga ke parkiran . Kami berhasil menangkap wanita tersebut dan menemukan nyonya alesa dalam keadaan kritis ."
" Apaaa,,,, ?"
Plakkk,,,,
" Ayah,,,, aku tidak bersalah . Wanita itu bekerja pada peter , dia yang menjebak ku ."
Zia yang masih berkelit membuat peter semakin geram .
" Maaf nona zia , silahkan ikut kami ke kantor !"
Klek,,,
Pihak yang berwajib memborgol kedua tangan zia yang masih berbalut baju pengantin , sedangkan ayah nya terkulai lemas menyerahkan kembali surat perintah tersebut pada pihak yang berwajib.
" Ayah ,,, tolong zia ayah ! zia tak bersalah ."
" Ayah ,,,."
" Tunggu pak ! Bisa kah saya berbicara sebentar pada nya ?"
Peter sengaja menghentikan langkah mereja yang akan membawa zia.
" Baiklah , Silahkan !"
" Wanita rubah seperti mu pantas mendapatkan imbalan yang setimpal atas kesalahan mu ."
" Kau tahu nona , jika kau merasa bisa menggenggam tuan zain ditangan mu maka kau salah besar."
" Seorang king mafia seperti nya tidak akan memberi ampun pada segelintir debu seperti mu . Nikmati lah sisa hidup mu di penjara !"
" Kau,,,, . Tidak , itu tidak akan terjadi . Zain tidak mungkin seperti itu ."
Zia berharap apa yang di katakan peter tidak benar dan hanya menggertak nya.
" Terima kasih pak ."
__ADS_1
Setelah itu peter meninggalkan ruangan tersebut berlenggang ke suatu tempat di mana para wartawan dan reporter sudah menunggu nya .
Pihak yang berwajib membawa zia dengan paksa meski masih berbalut baju pengantin membuat para tamu undangan heran dan terkejut .
Mereka tidak menyangka jika semua itu adalah tipu muslihat seorang putri pengusaha yang terobsesi pada pria kaya pengusaha muda zain arijaya .
Berita penangkapan dan juga pernikahan palsu yang telah di buat nya menjadi trending top di sosial media mau pun televisi .
Namun berita jika zain telah menikah dan memiliki bayi ikut serta dalam pemberitaan tersebut .
Di sudut pintu peter sedang melihat zia yang di kerumuni reporter dan wartawan bernafas lega dan tersenyum sinis karena ia tak kehilangan bisnis maupun geng yang susah payah di bentuk nya .
Flash back on.
Peter yang tengah bersantai terkejut ketika anak buah nya memberitahu nya jika anton dari black devil menelepon nya .
" Huk,,, huk,,,. Byurrr,,,."
Peter tersedak menyemburkan minuman nya.
" Ada apa black devil menghubungi ku ?"
" Seperti nya aku tidak melakukan kesalahan apa pun ? Dan juga tidak menyinggung mereka ."
" Seperti nya ada yang tidak beres ."
" Apa ada hubungan nya dengan zia ?"
Setelah bermonolog sendiri peter lalu menerima telepon dari anton .
📞 :"Halo tuan anton . Bagaimana kabar anda ?
📞 :"Baik tuan peter , terima kasih ."
📞 :" Apa ada masalah dengan kami hingga anda menghubungi kami ?"
📞 :" Tepat sekali .Anak buah mu hampir mencelakai tuan zain dan nyonya kami . Aku sudah mengirimkan cuplikan video dimana ia menyuntikkan obat bius pada tuan dan juga hendak membawa kabur nyonya muda ."
📞 :"Apaaaa,,,bagaimana mungkin mereka melakukan nya ?"
📞 :" Apa anda benar benar menyukai nona zia ? Dan apa anda tahu jika nona zia menyebar undangan pernikahan dengan tuan zain ? Sayang sekali jika anda tidak tahu ."
📞 :" Apaaa,,, dasar wanita brengsek !!"
📞 :" Mundur teratur atau semua milik mu akan lenyap !"
📞 :" Baik tuan , saya akan melakukan nya ."
📞 :" Serah kah anak buah mu pada yang berwajib ! Selanjutnya aku tidak akan menyentuh milik mu yang lain. "
📞 :" Baik tuan , terima kasih banyak . Sampai kan maaf saya pada tuan zain atas kecerobohan yang saya lakukan ."
📞 :" Baiklah , terima kasih atas bantuan mu ."
📞 :" Sama sama tuan ."
📞 :" Klik. "
Kedua nya memutus sambungan telepon namun tangan peter yang secara reflek menggebrak meja .
Brakkk,,,,
" Dasar wanita murahan !!"
Flash back off.
" Nikmatilah perbuatan mu wanita rendahan ! Aku akan mencari kenikmatan sendiri , hahahaha,,,,."
Di mansion zain .
Ayris terkejut melihat berita televisi yang menayangkan tentang zia dan pernikahan palsu nya yang sengaja untuk menjebak suami nya .
Brakkkk,,,,
Tanpa sadar ayris menggebrak meja di depan nya karena merasa geram hingga membuat mira terkejut dan para baby menangis .
" Oek,,,oek,,,."
" Oek,,,, oek,,,,."
" Oek,,,, oek,,,,."
" Aung,,,, aung,,."
" Aung,,, aung,,,."
Kedua harimau pun ikut meraung menatap tajam ayris ketika melihat para baby menangis .
" Mira,,, ada apa ? kenapa para baby menangis ?"
Ayris bergegas menghampiri baby yang tengah menangis.
" Cup ,,, cup ,, sayang . Jangan menangis ya !"
" Semua karena nyonya ."
" Karena ku ? Memang nya apa yang ku lakukan ?"
Ayris tertegun mendengar perkataan mira semua baby menangis karena nya .
" Kenapa nyonya menggebrak meja ? mereka takut mendengar suara keras nyonya."
Ucap mira yang mencoba menenangkan mereka .
" Apaaa,,, aku menggebrak meja ? Tidak mungkin mira ."
" Leon leona,,,, benar mommy menggebrak meja ?"
Ayris yang tidak sadar karena kesal kemudian berkata pada kedua kesayangan nya.
" Aung,,, aung,,,."
" Aung,,,,aung,,."
Kedua nya meraung mengiyakan perkataan mira .
" Hihihi,,,, maaf mira , aku tak sengaja ."
Ayris kemudian berjalan ke kamar mandi membersihkan diri .
" Mira , aku akan mandi ."
" Baik ,nyonya."
Setelah menghilang dari balik pintu mira kemudian membersihkan kamar nyonya muda nya yang masih berantakan karena belum sempat dibersihkan nya setelah tadi membantu membersihkan para baby .
__ADS_1
Bersambung 😊😊🙏