ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 84.


__ADS_3

Max meraih tubuh kecil Chleo yang tanpa benang pun ke dalam pelukan nya . Kemudian mencium kening nya lalu menyelimuti tubuhnya.


" Apa ini yang di maksud kakak ,jika Chleo aman dan ternyata ada di sini ?"


" Aku pun telah mengambilnya sebelum waktu nya ."


" Aaaaaa,,,, kenapa aku sebodoh itu ? tertipu perempuan licik itu."


" Seharus nya aku lebih waspada seperti apa yang dikatakan kakak ."


" Apa yang harus aku katakan pada kakak . huuuuuuhhhhhh,,,,." Ucap Max bermonolog sendiri.


Chleo yang masih terjaga mendongakkan kepala nya ,ia memandang lekat wajah Max yang memejamkan mata. Kemudian Chleo menyentuh pipi tersebut menoel nya , Max yang merasakan pergerakan tangan lembut Chleo menyentuh pipi nya Max menarik seketika tangan itu dan menggigitnya.


" Auuuuwwww,,, sakit kak ." Chleo berteriak keras.


" Sayang , kau masih terjaga ? apa kau menginginkannya lagi ? Maaf kan kakak Chle ,,, " Ucap Max memandang wajah chleo kemudian menarik nya ke dalam bidang dada nya.


" Chle ,,,, takut kak ." Ucap Chleo lalu bersembunyi di bidang dada Max .


" Sudahlah ,tidurlah sayang !" Ucap Max memeluk tubuh kecil itu , chleo pun memeluk Max dengan erat .


"*Maafkan aku sayang ,seharusnya aku tak mengambil nya terlebih dahulu."

__ADS_1


" Mulai saat ini ,Kakak akan selalu menjagamu selalu dari segala bahaya ."


" Sayang , tumbuh lah subur di dalam sana . Agar mommy mu tidak bisa lepas dari daddy ."


Gumam Max dalam hati ,tangan nya menyentuh perut rata Chleo.


kemudian Max memejamkan mata nya dengan secerca harapan dan doa nya . Agar ia segera menjadi orang tua*.


Disisi tempat Rian dan Leni yang sudah mengatasi masalah Peter dan jane yang telah selesai hanya menunggu esok pagi paparazi meliput berita .


Rian berjalan beriringan dengan Leni menunjukkan kemengan nya .


" Len , apa yang kau campurkan dalam minuman wanita itu ?" Tanya Rian , Rian awam dalam hal ini .


Meskipun mereka di didik besar bersama tetapi keahlian mereka berbeda satu dengan lain nya .


" Haaaa haaaaa ,,, . Kepo ." Jawab Leni dengan tersenyum .


" Bagaimana dengan bos ?" Tanya Rian dengan penuh penasaran , ia merasa jika max dalam keadaan baik baik saja .


'' Bos baik baik saja , aku hanya menambahkan sedikit multivitamin . Haaaaaahaaaaaa." Ucap Leni berbisik pada Max .


" Multivitamin ? " Ucap Rian terpaku diam membisu .

__ADS_1


" Multivitamin apa ?" Gumam Rian dalam lamunan nya


" Sudah ,jangan di pikirkan .Kau akan segera tau dan segera mungkin punya keponakan . upsssssss,,,,,." Leni menutup mulutnya dengan kedua tangan nya .


'' Sialan,,,,,." Rian mengumpati Leni.


'' Kau membuat ku iri saja ." Ucap Rian lagi mendengus kesal .


" Haaaaaa haaaaaa . Ajak Mira membuat nya !. Upsssss,,,,,." Rian kalah telak dengan Leni ,Ia menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal .


" Mira pasti tidak mau dengan mu ." Ucap Leni dengan santai nya.


" Siapa bilang ? " Ucap Rian kesal.


" Lalu kapan aku punya keponakan ?" Ucap Leni dengan senyum nya yang mengembang.


Rian menelan saliva nya ketika mendengar perkataan Leni , ia kalah telak dengan perkataan tersebut bagai raja yang terkena skakmatch.


Kemudian mereka mengemudikan mobil nya menuju markas besar mereka . Para anghota black devil memang mempunyai tempat tersendiri , yang telah Zain siap kan untuk berlatih atau berkumpul ataupun pertemuan dengan geng lain nya .


Rian dan Leni sesekali akan mengunjungi markas mereka , setelah beberaoa tugas yang harus Leni jalani yakni mengawal Chleo dan menyelesaikan misi dari bos besar .


Begitupun dengan Rian yang beberapa hari di sibukkan dengan misi dari bos besar . Kini saat nya ia menjakankan misi nya sendiri , mengajak mira kencan .

__ADS_1


Rian menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal , ia ingin sekali seperti pasangan lain nya namun ia harus menyelesaikan beberapa misi lagi.


🙏🙏🙏🙏😊😊😊 Bersambung


__ADS_2