
Max meraih tubuh kecil Chleo yang tanpa benang pun ke dalam pelukan nya . Kemudian mencium kening nya lalu menyelimuti tubuhnya.
" Apa ini yang di maksud kakak ,jika Chleo aman dan ternyata ada di sini ?"
" Aku pun telah mengambilnya sebelum waktu nya ."
" Aaaaaa,,,, kenapa aku sebodoh itu ? tertipu perempuan licik itu."
" Seharus nya aku lebih waspada seperti apa yang dikatakan kakak ."
" Apa yang harus aku katakan pada kakak . huuuuuuhhhhhh,,,,." Ucap Max bermonolog sendiri.
Chleo yang masih terjaga mendongakkan kepala nya ,ia memandang lekat wajah Max yang memejamkan mata. Kemudian Chleo menyentuh pipi tersebut menoel nya , Max yang merasakan pergerakan tangan lembut Chleo menyentuh pipi nya Max menarik seketika tangan itu dan menggigitnya.
" Auuuuwwww,,, sakit kak ." Chleo berteriak keras.
" Sayang , kau masih terjaga ? apa kau menginginkannya lagi ? Maaf kan kakak Chle ,,, " Ucap Max memandang wajah chleo kemudian menarik nya ke dalam bidang dada nya.
" Chle ,,,, takut kak ." Ucap Chleo lalu bersembunyi di bidang dada Max .
" Sudahlah ,tidurlah sayang !" Ucap Max memeluk tubuh kecil itu , chleo pun memeluk Max dengan erat .
"*Maafkan aku sayang ,seharusnya aku tak mengambil nya terlebih dahulu."
__ADS_1
" Mulai saat ini ,Kakak akan selalu menjagamu selalu dari segala bahaya ."
" Sayang , tumbuh lah subur di dalam sana . Agar mommy mu tidak bisa lepas dari daddy ."
Gumam Max dalam hati ,tangan nya menyentuh perut rata Chleo.
kemudian Max memejamkan mata nya dengan secerca harapan dan doa nya . Agar ia segera menjadi orang tua*.
Disisi tempat Rian dan Leni yang sudah mengatasi masalah Peter dan jane yang telah selesai hanya menunggu esok pagi paparazi meliput berita .
Rian berjalan beriringan dengan Leni menunjukkan kemengan nya .
" Len , apa yang kau campurkan dalam minuman wanita itu ?" Tanya Rian , Rian awam dalam hal ini .
Meskipun mereka di didik besar bersama tetapi keahlian mereka berbeda satu dengan lain nya .
" Haaaa haaaaa ,,, . Kepo ." Jawab Leni dengan tersenyum .
" Bagaimana dengan bos ?" Tanya Rian dengan penuh penasaran , ia merasa jika max dalam keadaan baik baik saja .
'' Bos baik baik saja , aku hanya menambahkan sedikit multivitamin . Haaaaaahaaaaaa." Ucap Leni berbisik pada Max .
" Multivitamin ? " Ucap Rian terpaku diam membisu .
__ADS_1
" Multivitamin apa ?" Gumam Rian dalam lamunan nya
" Sudah ,jangan di pikirkan .Kau akan segera tau dan segera mungkin punya keponakan . upsssssss,,,,,." Leni menutup mulutnya dengan kedua tangan nya .
'' Sialan,,,,,." Rian mengumpati Leni.
'' Kau membuat ku iri saja ." Ucap Rian lagi mendengus kesal .
" Haaaaaa haaaaaa . Ajak Mira membuat nya !. Upsssss,,,,,." Rian kalah telak dengan Leni ,Ia menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal .
" Mira pasti tidak mau dengan mu ." Ucap Leni dengan santai nya.
" Siapa bilang ? " Ucap Rian kesal.
" Lalu kapan aku punya keponakan ?" Ucap Leni dengan senyum nya yang mengembang.
Rian menelan saliva nya ketika mendengar perkataan Leni , ia kalah telak dengan perkataan tersebut bagai raja yang terkena skakmatch.
Kemudian mereka mengemudikan mobil nya menuju markas besar mereka . Para anghota black devil memang mempunyai tempat tersendiri , yang telah Zain siap kan untuk berlatih atau berkumpul ataupun pertemuan dengan geng lain nya .
Rian dan Leni sesekali akan mengunjungi markas mereka , setelah beberaoa tugas yang harus Leni jalani yakni mengawal Chleo dan menyelesaikan misi dari bos besar .
Begitupun dengan Rian yang beberapa hari di sibukkan dengan misi dari bos besar . Kini saat nya ia menjakankan misi nya sendiri , mengajak mira kencan .
__ADS_1
Rian menggaruk kepala nya meskipun tidak gatal , ia ingin sekali seperti pasangan lain nya namun ia harus menyelesaikan beberapa misi lagi.
🙏🙏🙏🙏😊😊😊 Bersambung