ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 284.


__ADS_3

Bahkan saat siaran langsung di media di mulai , belum ada tanda tanda jika zain telah datang di sana .


Rian sedang disibukkan dengan beberapa anak buah mark yang berkeliaran dimana mana . Sedangkan leny yang berhasil mencuri perhatian mark ikut membantu rian membereskan anak buah mark dan juga beberapa anak buah adinata yang mengawasi pesta tersebut.


Tak selang berapa lama kedua nya bertemu di salah satu sisi ruangan tak jauh dari ballroom.


" Bagaimana ? Apa kau berhasil mengecoh cecunguk itu ?"


Ucap rian menyalakan sebatang rokok.


" Beres, bahkan kedua nya . Hahahaha,,,, kau akan lihat yang terjadi."


Leny tertawa puas dengan apa yang baru saja lakukan untuk membalas kejahatan yang selama ini mark lakukan .


" Baiklah , misi selanjutnya menyapa tuan rumah ."


Leny tersenyum menggandeng lengan rian menuju ballroom yang telah di dekorasi secara megah bahkan sangat mewah.


Tak jauh keberadaan rian dan leny tampak tuan rusdi datang bersama istri bahkan putri nya ingin menyaksikan atau mungkin melihat panggung sandirawa yang di adakan teman nya.


" Selamat sastro , aku tak menyangka jika zain benar benar menikahi putri mu ."


" Semula aku mengira semua hanya rekayasa tapi ternyata satu realita yang sayang untuk dilewatkan."


Ucapan sekaligus perkataan monohok dari tuan rusdi sengaja menyindir teman sekaligus sahabatnya itu sedikit membuat jengah adinata.


" Adinata , dimana istrimu ? Kenapa tidak ikut dalam penyambutan para tamu ? Bahkan putra dan menantu mu juga belum datang . Apa kau melewatkan mereka ?"


"Dan dimana besan mu ? Apa tuan arijaya tidak mengetahui pesta ini ? Atau mungkin hanya rencana kalian ?"


" Tidak mungkin tuan arijaya sebagai kakek melewatkan acara sepenting ini ."


Sindiran telak yang dilakukan rusdi benar benar patut di waspadai .


Tuan rusdi memang sudah mengetahui dari jack mau pun dari rian jika zain telah menikah dan kini tengah berbahagia dengan kelahiran putra putri nya.


Jadi tak mungkin terkecoh dengan pesta yang sengaja di adakan untuk menjebak zain ataupun menjatuhkan nya.


Apalagi dengan sikap adinata yang berbeda bahkan tak nengenali sosok sahabat bahkan dirinya sendiri dalam photo masa muda mereka merasa sangat curiga jika dia bukan adinata sesungguh nya.


Deg,,,,,


Perkataan rusdi membuat adinata sedikit gugup dan juga khawatir jika rencana nya akan gagal bahkan hsncur berantakan.


" Adinata , Apa maksud perkataan rusdi ? Kakek ? Dan Tuan arijaya ? Apa zain memiliki kakek lain ?"


Perkataan sastro membuat adinata sendiri semakin gugup bahkan tak menyangka jika rusdi mengetahui lebih detil keluarga nya.


" Oh,,, dia adalah orang tua mona istri hendra . Aku sudah memberitahu mereka."


Ucap adinata menanggapi perkataan rusdi.


" Apa mereka tidak ikut penyambutan tamu , adinata ?"


Rusdi semakin mendesak kedua nya dengan beberapa pertanyaan.


Sedangkan adinata menatap tajam pada rusdi yang seoalah tahu jika memang sengaja bertanya demikian.


" Mereka sedikit terlambat ."


" Baiklah , aku akan menikmati pestamu. Lanjutkan menerima tamu nya."


Rusdi dengan sedikit tersenyum meninggalkan mereka berdua menghampiri rian yang memang tak jauh dari sana.


" Apa anda sudah percaya tuan rusdi ?"


Ucap rian menegak sedikit minuman dari tangan nya.


" Perkataan mu memang benar anak muda. Dia tak mengenal diri nya sendiri ketika aku menunjukkan photo sewaktu kami sekolah menengah ."


Ucap rusdi .


" Apa anda merasa ada kejanggalan dari pesta ini ,tuan ? "


" Benar , aku bahkan tak melihat kehadiran hendra maupun istri nya sendiri nyonya nata."


Ucap tuan rusdi .


" Bagaimana mereka akan hadir om jika semua keluarga tengah berkumpul bahagia dengan kelahiran penerus zain arijaya ?"


Ucap jack yang tiba tiba muncul di tengah tengah mereka.


" Apa yang sebenarnya mereka rencanakan ?"


Rusdi seakan tak percaya dengan tipu muslihat mereka jika jack tak datang ke pesta nya saat itu.


" Entahlah om, aku sendiri kurang tahu namun tuan zain hanya menyuruhku untuk melindungi prisilya ."


Ucap jack.


" Apaaa,,, prily masih hidup ? "


Tuan rusdi tampak terkejut dengan perkataan jack.

__ADS_1


" Tentu saja, bahkan keponakanku sehat tak kurang dari apapun di bawah perlindungan tuan zain hingga saat ini. "


Jack menuturkan tentang apa yang ditanyakan rusdi.


" Tapi kenapa sastro memberitahu jika prily sudah meninggal bahkan kini mencaritahu pemegang saham perusahaan lila yang tiga puluh persen ?"


Rusdi sedikit menemukan titik terang dengan rencana pernikahan tersebut.


" Tuan muda memiliki saham dua puluh persen lila group, tuan rusdi . Sedangkan dua puluh persen milik nona lily ,tuan jack sepuluh persen dan anda memegang sepuluh persen nya."


Ucapan rian membuat rusdi sedikit terkejut karena mengetahui jika ia memegang sepuluh persen saham group lila.


" Bagaimana kau mengetahui nya ? "


" Tidak sulit mengetahui semua itu bagi tuan muda kami , tuan rusdi . Jadi anda mengerti jika pernikahan ini terjadi maka dia akan memegang enam puluh persen nya itu berarti tuan sastro sudah bisa menjadi direktur utama dalam group lila."


Rian menegak minuman dalam gelas nya setelah menjelaskan yang terjadi.


" Aku baru mengetahui teman di sekitar ku bertindak sangat picik ."


Rusdi menghela nafas panjang nya.


Dari kejauhan sepasang mata tengah mengawasi leny yang tengah menggandeng tangan rian dan juga sedang menegak minuman disisi satu tangan yang lain.


" Sayang, aku pamit ke toilet."


Dengan isyarat mengedipkan salah satu mata nya leny memberitahu saat nya untuk beraksi .


Sedangkan mereka tengah berbincang dengan tuan rusdi dan tuan jack.


Dari kejauhan pula ketiga nya nampak sedang memperhatikan tingkah polah adinata dan sastro yang tengah menyambut para undangan .


Sementara leny yang menuju toilet untuk sekedar basa basi membenarkan riasan nya bahkan menambah warna lipstik nya menjadi agak kehitaman membuat daya tarik tersendiri pada mata lelaki yang memandang nya .


Sepasang tangan kekar menghadang leny bahkan menyentuh pinggang ramping leny yang sexy dengan balutan gaun modern warna lebih mencolok.


" Aaaaa,,,,."


Leny sedikit beteriak ketika sebuah tangan kekar menghadangnya meskipun leny telah mengetahui nya namun ia sengaja berpura pura.


" Kau semakin sexy saja , sayang . Lama tak berjumpa denganmu , bagaimana kabar mu ?"


" Hemm,,,, harum parfum yang berbeda bahkan lebih menggairahkan dari sebelum nya ."


" Waow,,, selera yang sangat tinggi . Sejak kapan kau berubah menjadi kelas atas."


Mark mengendus endus wangi parfum yang di pakai oleh leny .


" Hahaha,,,, seperti nya seleramu sangat rendah tuan. Apa penciuman anda mulai melemah ?"


" Seorang cecunguk seperti ku tak mungkin mempunyai barang mewah apalagi parfum kelas atas."


" Apa ada lagi yang perlu dibicarakan tuan ? Jika tidak, saya permisi !"


Leny melepas tangan kekar yang semula menghalanginya lalu berjalan berlenggak lenggok seperti seorang model dan juga tengah menunggu reaksi yang akan diberikan mark.


Mark yang selama ini menjadi seorang casanova menguasai gadis dalam hitungan detik justru dikalahkan dengan orang yang pernah ia taklukkan sebelumnya bahkan akan ia nikahi saat itu.


Mark terdiam tertegun melihat leny yang semakin sexy menggoda sesuatu dibawah sana namun tak dapat ia raih seperti dulu .


Mark sendiri merasa heran , bagaimana mungkin leny berubah drastis dan tak terpengaruh sama sekali meskipun mereka bertatapan mata ?


Tidak seperti dulu , leny yang selalu menuruti permintaan nya bahkan bertekuk lutut dikaki nya.


" Sayang , aku akan mendapatkanmu kembali ."


Mark bergegas menyusul kepergian leny yang sengaja masuk ke dalam ruangan dimana sila berada disana.


Beruntung sila yang telah selesai bermakeup kini akan mengganti gaun nya setelah riasan nya rusak karena pengaruh dari leny beberapa saat yang lalu.


Leny bersembunyi di belakang pintu menunggu mark yang menyusul nya. Ia dengan sangat yakin kalau mark akan mencari nya.


Tak selang berapa menit , memang benar tebakan nya mark mencari nya sampai ke ruangan tersebut .


Setelah mark masuk ke dalam , leny keluar memegang kunci pintu lalu menguncinya dari luar ruangan .


Melihat separuh tubuh mulus sila yang tengah berganti gaun warna merah membuat mark terpesona dan menelan saliva nya .


" Akhirnya aku menemukan mu ."


Gumam mark dalam hati nya.


Mark berjalan secara perlahan menghampiri mangsa nya tanpa menyadari jika telah salah orang.


" Kenapa kepala ku pusing sekali ."


Gumam sila dalam hati nya.


" Bagaimana aku akan ke altar jika seperti ini ?"


" Apa yang terjadi dengan ku ? "


" Kenapa merasa hawa lain ? Bahkan aku sangat kepanasan meskipun pakai gaun seperti ini."

__ADS_1


" Ada hawa jika aku menginginkan sesuatu . Tapi apa,,,,?"


Sila masih bermonolog dengan hati nya tak menyadari jika ada seseorang yang hadir di ruang ganti tersebut.


Mark terburu dengan hawa aneh yang baru kali pertama ia rasakan bahkan selama menjadi penembak ulung atau bergabung dengan mafia pun tak pernah merasakan hawa seperti ini.


Ada sedikit perasaan aneh dalam hati nya dan juga tubuh nya yang bergejolak manja menginginkan sesuatu yang lebih.


Temperatur suhu yang telah diturunkan sila hingga terasa dingin bagi orang yang bersuhu normal hingga sang penata rias memilih keluar karena kedinginan .


Sebuah tangan kekar meraih pinggang ramping nya bahkan mencium jenjang leher sila yang terbuka.


Sila merasa jika orang tersebut adalah calon suami nya yang tak lain adalah zain , ternyata merespon apa yang dilakukan orang tersebut.


Acara yang ditunggu telah di mulai pembawa acara dengan memperlihatkan siaran langsung dari penyambut tamu undangan dekorasi yang megah , catering bahkan soevenir yang tersedia dan nemang pernikahan tersebut tekah terencana .


Namun saat pembawa acara memberikan satu sisi video sebuah ruangan dimana seharusnya pengantin pria berada di tempat itu , tapi kosong tak menampakkan seseorang berada disana.


Pembawa acara mendapat bisikan dari narasumber jika mereka sedikit terlambat .


Seseorang yang tak lain adalah anak buah rian sengaja menghampiri pembawa acara memberitahu jika ada kiriman hadiah siaran langsung dari rekan kerja tuan sastro .


Pembawa acara memberitahu kalau ada hadiah spesial dari rekan kerja tuan sastro yang tak bisa menghadiri acara tersebut .


Sebuah siaran langsung uang disaksikan para tamu undangan membuat semua tercengang ketika memperlihatkan wajah zain yang mengucapkan selamat atas pernikahan putri pemilik group lila dan zain selaku pemegang saham tak dapat menghadiri acara tersebut di karenakan sedang dalam kesibukan menyambut kelahiran putra dan putri nya.


Sastro dan adinata tercengang melihat siaran langsung tersebut , segera memerintahkan anak buah nya memutus siaran kangsung tersebut.


Tamu undangan tercengang dengan siaran langsung tersebut yang tak bisa di hentikan sama sekali meskipun adinata maupun sastro telah memberitahu anak buah nya atau pun pembawa acara untuk memotong video tersebut namun siaran langsung tak dapat di hentikan meskipun pihak stasiun televisi telah menghentikan nya.


" Tuan zain sudah menikah dan memiliki anak , lalu tuan zain siapa yang menjadi menantu tuan sastro ?"


" Benar sekali , siapa dia ?"


" Iya , tapi di undangan tertulis zain adinata . Apa tuan adinata memiliki cucu atau anak bernama sama ?"


" Apa mereka kembar ?"


" Iya benar ."


Desas desus bisikan demi bisikan para tamu undangan yang merata membuat adinata maupun sastro berwajah merah menahan malu.


" Bagaimana ini adinata ?"


" Tinggalkan tempat ini !"


Ucap adinata .


Kedua nya bergegas meninggalkan ballroom meskipun suasana penuh ricuh.


" Setahuku tuan adinata memiliki seorang putra dan tiga orang cucu ."


" Iya benar, tapi tak ada nama zain adinata."


" Lalu siapa dia ?"


Belum berhenti bisikan demi bisikan tamu undangan , sebuah siaran langsung dari kamar mempelai putri membuat semua nya tercengang ketika mereka melihat putri pemilik pesta bahkan yang akan menikah bercumbu mesra dengan seorang pria di ruangan make up seakan di kuasai nafsu yang sangat tinggi .Keduanya tak menggubris beberapa ketukan pintu kamar tersebut untuk menghentikan aksi mereka.


" Hah,,, bukankah gadis itu akan menikah ?"


" Iya benar , kenapa melakukan hal yang memalukan ?"


" Benar benar tak menyangka ."


" Ayah dan anak sama saja."


" Iya benar."


Sebuah siaran langsung dengan durasi hanya beberapa menit mampu mengguncangkan dunia saham yang kini bergerak melambung tinggi .


Seluruh dunia akhirnya mengetahui jika pebisnis terkaya bahkan pemegang kendali pasar saham telah menikah .


" Apa putri mu sudah gila ? Mekakukan hal yang tidak senonoh ."


Ucap adinata.


" Kau juga gila adinata , rencana yang kau gadang gadangkan berhasil mampu membuat perusahaan ku kini di ambang kehancuran ."


Ucap sastro .


" Aku tak menyangka semua menjadi seperti ini ."


" Bahkan anak buah kita tak ada sama sekali , kemana mereka ?"


" Dan mark , berbuat tidak senonoh dengan sila."


" Entahlah , lebih baik kita pergi dari sini sastro ."


" Benar , ayo kita pergi tinggalkan tempat ini !"


Belum sempat mereka benar benar keluar dari tempat itu , melihat suasana ricuh yang terjadi kedua nya di kejutkan dengan beberapa orang badan intelegent dan juga pihak yang berwajib yang berdiri tepat di depan mereka .


" Maaf tuan , anda berdua kami tangkap ."

__ADS_1


Bersambung 😊🙏😁


__ADS_2