
Zain yang terlelap dengan tidur nya merasa terkejut setelah melihat ke arah samping tidak menemukan keberadaan Ayris. Kemudian ia bangun dari tidur nya dan mencari cari keberadaan istri nya .
Setelah beberapa menit ia berkeliling ke penjuru kamar tidak ia dapati dimana Ayris berada . Ia melupakan satu tempat yaitu kamar mandi , ketika teringat Zain bergegas ke kamar mandi karena ia ada sedikit rasa khawatir .
Ceklek,,,,,
Setelah ia buka pintu kamar mandi , terdengar bunyi gemericik shower yang telah mengalir membasahi tubuh ayris tanpa sehelai benang pun .
Zain memyungging kan senyum nya , muncul ide cemerlang menyusul istri nya yang tengah mandi.
Ayris yang belum menyadari keberadaan Zain , menikmati setiap air yang mengalir membasahi tubuh nya . Ia menggosok gosok kan spons sabun ke setiap bagian badan nya.
Secara perlahan Zain masuk ke dalam ruang shower tersebut setelah ia melepaskan semua pakaian nya . Disentuh nya bagian bukit gunung kembar milik Ayris , ia sontak terkejut berteriak keras.
" Aaaaaaaaa,,,,." Ayris berteriak sangat keras namun Zain segera membalikkan badan Ayris menghadap nya .
" Sayang ,,,, kau membuatku terkejut saja ." Ucap Ayris setelah melihat yang menyentuh nya ternyata suami nya . Sedangjan Zain hanya tersenyum menatap Ayris.
__ADS_1
Kemudian Ayris kembali berteriak ketika ia tersadar jika Zain tidak memakai apapun dan juga melihat ular naga nya yang siap bersarang dalam gua nya .
Tetapi Zain membungkam bibir cery itu dan mencium nya lebih dalam lagi , Ayris pun ikut menikmati nya.
Tidak sampai disitu saja kedua tangan Zain membabat habis setiap lekuk hutan tersebut hingga membuat hutan tersebut bergetar hebat .
Ketika Zain ingin membawa ular naga nya bersarang ia menatap lekat mata Ayris tanda meminta persetujuan namun ayris hanya mengedipkan kedua mata nya dan mengangguk pelan tanda ia setuju.
Zain mendorong nya ke dinding shower kemudian mengangkat kaki Ayris membiarkan ular naga itu bersarang .
Zain membiarkan ular naga itu diam sejenak dalam kehangatan gua nya . Ayris merasakan sensasi yang sungguh luar biasa , belum tangan zain yang menyentuh setiap bagian hutan nya membuat nya terbakar api kenikmatan surga dunianya.
Zain menggerak gerakkan ular naga nya di dalam gua sarang nya yang membuat pemilik gua pun terbuai di buat nya hingga disemburkan nya bisa ular naga dalam gua sarang ternyaman nya.
Mereka mengatur nafas nya yang terengah engah karena pertempuran ular naga tersebut . Meskipun masih berada di bawah guyuran shower tak menyulutkan api asmara mereka .
Zain mencium sekilas bibir Ayris , kemudian membalikkan badan Ayris mengusap pelan dengan sabun kemudian membalikkan lagi badan mungil tersebut . Hingga turun ke area gua terlarang .
__ADS_1
" Sa,,,,sayang . Kau mau apa lagi ?" Ucap Ayris malu malu menutup nya dengan kedua tangan nya .
Zain hanya tersenyum melihat tingkah Ayris kemudian ia menggeser kedua tangan Ayris dan membersihkan nya dengan sabun .
Zain berjongkok mencium perut rata Ayris , Ayris terkejut melihat nya namun ia tak berani mengeluarkan kata kata.
" Apa ia juga mengharapkan hal yang sama seperti diri ku. Tumbuhnya junior di dalam sini." Gumam Ayris dalam hati nya dan memegang perut rata nya.
Setelah selesai dengan Aktivitas mandi mereka, Zain yang keluar lebih dulu memakai bathrobe nya . Kemudian memakaikan Bathrobe pada Ayris kemudian menggendong nya ke ruang ganti .
Zain memperlakukan Ayris seperti seorang ratu hingga terkadang membuat Ayris merasa gugup di buat nya .
" Krukkkk krukkkkk,,,,,." Bunyi perut Ayris membuat Zain tersenyum kepadan nya.
" Kau sudah lapar sayang ?" Tanya Zain memakaikan pakaian pada nya , Ayris hanya menurut ketika Zain memakaikan nya . Ia tak mau melihat tatapan mata elang suami nya.
" Iya , kau selalu membuatku kehilangan banyak tenaga ." Ucap Ayris memgerucutkan bibir nya , ia kesal saat Zain meminta hak nya bahkan selama beberapa hari ini ,ia tak melepaskan ayris sedikit pun .
__ADS_1
Zain di buat gemas dengan tingkah Ayris , ingin rasanya membungkam habis bibir cerry yang mengerucut tersebut.
Bersambung 🙃🙃🙃🙏🙏🙏🙏🙏