ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 82.


__ADS_3

Max merasa ada yang aneh dengan tubuh nya yang merasa panas , seperti ada sesuatu yang aneh . Ia seakan ingin memuntahkan isi perut nya namun kepala nya terasa sakit


" Brengsek ,,,,, . Apa yang telah wanita itu campur dalam minuman ku ?" Gumam Max lirih.


Ia memegang kepala nya yang terasa berat , seperti mau pecah.


" Jony ,percepat mobil nya ! kepala ku sakit sekali ." Ucap Max , jony yang melihat M


ax dari kaca spion pun mengangguk dan mempercepat laju mobil nya.


Sementara Leni menunggu Rian kembali ,ia sedang asyik bermain benda pipih nya.


" Kita bergerak sekarang bos ." Ucap leni pada Rian .


" Cihhhhkkkk ,,,,. Kau ini selalu tidak sabaran ." Rian berdecak kesal ketika mendengar perkataan dari Leni .


Sedang kan Leni hanya tersenyum menunggu aba aba dari Rian .


Rian dan leni memang mempunyai perhitungan yang matang menghadapi lawan lawan nya.

__ADS_1


Wanita licik itu kalah telak dengan Leni , wanita yang bergumul dengan dunia strategi sejak kecil .


Beberapa anak buah Black Devil merupakan didikan Zain dari kecil bahkan kebutuhan maupun pendidikan mereka di tanggung oleh Zain . Jiwa pebisnis muncul dari gen papa nya Hendra.


" *Haaaaaahaaaaaaa ,,,,, Apa kau sudah siap bergerak ? Dia pasti sudah terkapar di salah satu kamar ViP ." Ucap Peter merasa jika rencana nya berhasil. Ia tertawa keras hingga memekikkan telinga.


" Jane , hadiah untuk mu ." Ucap Peter menatap jane , jane hanya tersenyum puas . Dari perjanjian awal memang jika Jane berhasil membuat nya terkapar maka itu adalah untuk nya .


Peter tidak peduli apa yang di lakukan Jane meskipun ia salah satu simpanan nya . Yang ia penting kan adalah keuntungan yang ia raih .


Peter sengaja memanipulasi perjanjian kontrak tersebut demi keuntungan nya ,tetapi ia lupa jika leni juga telah memberikan hal yang sama .


Menyelam sambil minum susu , sekali tepuk dua lawan berjatuhan* .


" Jane ,apa kau salah memasukkannya ? Kenapa jadi kepalaku yang pusing ? " Peter memegang kepala nya , ia seperti tidak sanggup menopang tubuh nya


" Tidak sayang , aku memasukkannya ke dalam minuman nya .Kepala ku juga terasa berat ." Ucap Jane menjawab pertanyaan Peter.


" Sudahlah , ayo kita pergi ." Ucap Peter merangkul bahu Jane ,sementara jane menganggukkan kepala nya*.

__ADS_1


Sementara di luar ruangan Leni menghitung hitungan mundur dari angka sepuluh .


" Sepuluh ,,,,sembilan ,,,, delapan ,,,tujuh ,,,enam ,,, lima,,, empat,,,, tiga,,,, Dua,,, satu." Leni mengakhiri hitungan mundur nya dan ketika ia akan membuka pintu.


" Brukkkkk,,,,,." Jane dan Peter tumbang secara bersamaan .


" Haaaaaa ,,,,,haaaaaaa. Good job ." Ucap Rian mengacungkan dua jempol milik nya pada Leni .


Sementara Leni tertawa dengan senyuman nya. Gadis licik itu benar benar sangat pandai dalam hal ini.


Beberapa anggota Black devil memang sudah siaga mendampingi mereka. Mereka segera memindahkan tubuh jane dan peter ke salah satu kamar ViP di club tersebut.


Setelah memindahkan mereka , Leni dan Rian membuka pakaian mereka kemudian mengambil beberapa pose mereka . Setelah itu memasang kamera untuk merekam kejadian selanjut nya .


" Waoooooww,,, perut six packs ." Ucap Leni menggigit satu jari nya .


" Kau menyukai nya , ambil lah !" Rian mengedipkan salah satu mata nya .


Leni yang mengerti arti kedipan tersebut mencibirkan bibir nya . Setelah selesai pekerjaan nya ia meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


Ia berjalan meninggalkan Rian , kemudian melambaikan tangan nya tanpa membalikkan badan nya ke arah Rian.


BersambungπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2