
Max mengerti arti ucapan Zain , Chleo tidak mungkin datang ke Mansion Zain. Meskipun ia adik kesayangan nya namun Zain tidak pernah membedakan hukuman bagi siapa pun yang berbuat seenak nya sendiri.
Tok tok ,,,,,
" Masuk ,,,."
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Max , ia melihat sosok Diana yang memasuki ruangan .
" Ya Diana , Apa ada hal yang penting ?" Tanya Max pada Diana .
" Tuan peter ingin mengadakan pertemuan malam ini , karena besuk harus terbang ke negara S ." Ucap Diana .
" Jam 8 malam di club blue dragon." Diana menjelaskan jadwal secara rinci.
Zain dan Max mengernyitkan dahi nya , Zain merasa ada yang janggal dengan pertemuan dan tempat tersebut.
"Dasar lelaki ini tidak ada jera nya. Tunggu peter kau akan tahu akibat nya bermain main dengan ku." Gumam Zain dalam hati.
Max mengangguk pelan tanda isyarat untuk keluar dari ruangan tersebut. Diana yang mengerti dengan isyarat tersebut membungkukkan badan nya meninggalkan ruangan presdir.
__ADS_1
" Max ,kau tahu apa yang harus kau lakukan ?" Ucap Zain menatap tajam pada Max, Max mengangguk pelan .
Ia mengeluarkan benda pipih milik nya menghubungi Rian .
Rian mendengus kesal karena harus mondar mandir ke markas demi misi tersebut.
" Max , kau yang pergi malam ini . Ajak Rian bersama mu dan beberapa anak buah mu . " Ucap Zain pada Max , Max mengeryitkan dahi nya bagaimana mungkin ia yang pergi sedangkan peter ingin bertemu dengan nya.
" Tapi kak ,,,,, . " Belum sempat ia melanjutkan kalimat nya Zain sudah memotong perkataan nya.
" Dia tidak mungkin tahu jika kau bukan aku max . Peter tidak pernah bertemu dengan ku . Itu hanya trik dia menjebak ku ." Ucap Zain menjelaskan secara rinci kepada Max.
Max hanya mengangguk pelan , kakak nya ini ternyata ingin mengajarkan kemandirian pada Max .
" Max , kau harus hati hati dengan perempuan bawaan Peter . Salah satu nya bernama jane , ia pandai memanipulasi minuman . Kau paham Max !!." Ucap Zain , Zain memang sengaja menyusun rencana untuk membuat jera Peter .
" Iya kak ,aku paham ." Jawab Max mengangguk pelan. Kemudian Zain menyerahkan beberapa berkas yang harus di bawa Max dan juga memberitahu rencana yang harus di jalankan Max .
Max mengerti kenapa ia harus membawa anak buah nya di black devil dan juga Rian . Rian di samping pandai beladiri ia juga pandai menyusun strategi .
__ADS_1
Orang kedua yang pandai dalam hal itu adalah Anton , Anton tidak mungkin keluar dari Mansion untuk menjalankan misi ini . Tugas yang ia emban juga sangatlah berat , menjaga keselamatan yang pernaisuri srigala 😁.
"Kak ,,,, bagaimana dengan Chleo ? " Ucap Max menundukkan kepala .
" Ia lepas dari pengawasanku ." Ucap Max menghela nafas kasar nya.
" Haaaa haaaaa ,,,, Max kau kalah dengan gadis nakal itu . Di sini lah kau harus belajar lebih banyak dari Rian." Ucap Zain memandang tajam pada Max.
" Chleo baik baik saja . Jika kau khawatir pada nya , segera nikahi dia . Agar ia tak bisa berlari lagi , aku terlalu memanjakan nya hingga ia berbuat ulah seperti itu ." Ucap Zain ,ia mengerti kekhawatiran Max .
Sedangkan Max menghela nafas lega saat mengetahui Chleo baik baik saja. Ia enggan bertanya pada Zain dimana Chleo berada , ia percaya pada kakak nya .
"*Bagaimana kakak tahu ,Mama menyuruhku segera menikah " Gumam Max dalam hati .
" Ucapan kakak ada benar nya ? tapi bagaimana jika ia kecewa menikah muda ? Sementara ia masih kuliah ? "
" Aaaaahhhh,,,, Sudahlah , lagipula mama yang menyuruh ku ." Gumam Max yang masih bermonolog dalam hati nya .
Bersambung 😊😊😊🙏🙏🙏
__ADS_1
Maaf ya author telat up date*