
k kAyris sangat senang mendengar perkataan Zain ketika ia akan segera kembali.
" I love you ,,,,haaaaa haaaaa,,,,,." Ucap Ayris berganti pakaian ,memoles tipis tipis wajah nya dengan make up natural.
"Mas ,apa benar kau menceraikanku ? Apa alasanmu? untuk apa menikah kalau hanya untuk bercerai ." Ayris menghela nafas kasar nya.
"Bagaimana dengan Zain ? Apa sebenarnya yang ia inginkan ?"
"Tapi merasa nyaman dengan nya .Aku tidak ingin jauh dari nya."
"Aaaaaaaaaa,,,, ."Ayris berteriak menggelengkan kepala nya.
Ia mencari dimana keberadaan Mira, wanita itu pasti tahu seluk beluk Zain. Ia akan mencari tahu seberapa dalam Zain mencintai nya. Dan juga ingin tahu perihal Vivia yang menjadi perbincangan antara pelayan .
" Mira ,,,,,, Mira ,,,,,, Miraaaaaa,,,,,." Ayris berteriak dengan keras hingga terdengar oleh beberapa pelayan .
Salah satu pelayan yang melihat Ayris berlari menuruni anak tangga sangat khawatir ikut berlari di belakang nya . Beberapa pelayan pun ikut berlari hingga terjadi kesalahpahaman .
" Nona ,,,, nona ,,,,, jangan berlari nona ." Ucap salah satu pelayan .
Pak mus yang melihat nya pun ikut berlari mengejar Ayris . Sedangkan Ayris terkejut beberapa orang sedang ikut berlari dari belakang mengikuti nya.
" Heeiiii ,,,,,, kenapa kalian mengikuti ku ?" Ayris berbalik ke arah mereka.
__ADS_1
" Nona sedang berlari ,,,, ." Ucap salah seorang pelayan.
Ayris yang sedang menatap mereka mengeryitkan dahinya , rupa nya telah terjafi kesalah pahaman.
" Aku berlari ,,,karena mencari Mira ,bukan untuk kabur huuuuuhhh." Ucap Ayris heran dengan tingkah mereka .
"Ada ada aja , kalian pikir aku bisa kabur ?" Gumam Ayris dalam hati.
Mira yang muncul membawa sarapan kesukaan Ayris terkejut melihat beberapa orang berbaris di depan Ayris.
" Nona , kenapa mereka semua disini ?" Tanya Mira .
" Tanya saja pada mereka." Ucap Ayris mengangkat bahu nya , disambar nya segelas susu dari nampan Mira.
Beberapa pelayan itu menjelaskan apa yang terjadi akhir nya,,,,,,.
Mira dan Ayris berbalik melihat mereka , mereka yang mendapat tatapan heran dari Ayris seketika diam tanpa suara.
" Kalian kenapa ?" Tanya Ayris ,kemudian Pak mus menjelaskan pada Ayris.
Ayris hanya menghela nafas nya kemudian kembali menyantap sarapan nya , sedangkan beberapa pelayan yang mengikuti nya kembali bekerja.
" Mira , aku ingin ke hidroponik . Bawakan aku jus dan beberapa cemilan !" Ucap Ayris pada Mira .
__ADS_1
" Baik nona." Jawab Mira singkat.
" Oh iya mira , bawakan juga untuk para pelayan disana ya ." Ucap Ayris.
"Baik Nona." Jawab Mira tersenyum.
"Mira,,,,." Panggil Ayris pada mira.
" Iya Nona." Jawab Mira berbalik ke arah ayris.
" Terimakasih." Ucap Ayris tersenyum manis.
Mira membalas dengan senyuman dan jufa anggukan .Pak Mus yang melihat nya merasa heran , nona muda nya berbeda dengan nona vivia .
Meskipun Ayris terlihat Acuh dingin namun ia sangat santun pada orang lain.
"Ternyata tuan tidak salah pilih, Nona sangat mengerti tata krama." Gumam pak mus dalam hati.
Ayris berjalan ke lantai atas ,ia berjalan ke arah tanaman hidroponik yang ada disudut lantai dua tersebut. Sesampai disana beberapa pelayan memberi salam dan juga menundukkan kepala . Ayris hanya tersenyum melihat nya.
Disisi tempat Zain yang melihat dari sisi kamera layar handphone nya tersenyum atas tingkah istri nya tersebut.
Sedangkan Ayris berjalan mendekati bebetapa bunga kesukaan nya menghirup aroma nya yang semerbak.
__ADS_1
Dipetik nya beberapa rose yang ia sukai , ia ingin memajang nya di kamar nya.
bersambungππππππ