ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 68.


__ADS_3

Ayris keluar dengan dress midi pilihan Zain ia terlihat sangat cantik natural, ia mengeringkan rambutnya di depan meja rias dan juga memoles tipis wajah nya dengan make up natural .


Ia mencari cari di mana suami nya berada , dilihatnya disetiap sudut ruangan tapi tidak ia temukan .


" Uhhhhhhh ,,,,, menyebalkan." gumam Ayris lirih .


Ayris berjalan ke arah pintu, ia meninggalkan kamar nya turun ke lantai satu . Ia berpapasan dengan para pelayan mansion yang sedang bekerja, senyum ramah nya membuat semua pekerja menyukai sifat nyonya mereka . Disamping itu ia juga perhatian pada para pekerja.


Ayris yang berlari kecil melewati beberapa pekerja membuat para pelayan khawatir pada nya takut jika ia terjatuh.


" Nona ,hati hati jangan berlari ." Ucap salah satu pekerja yang tak lain bernama mery .


" Tidak apa apa mery , aku baik baik saja ." Ucap Ayris tersenyum pada nya . Kemudian Ayris berbalik lagi pada Mery mengucapkan satu kata yang sangat di sukai pekerja.


" Mery ,,,,." Panggil Ayris tersenyum pada nya ,seketika Mery berbalik menghadap pada Ayris.


" Iya nona." jawab Mery singkat tersenyum pada Ayris.


" Terima kasih ." Ucap Ayris pada mery ,mery pun mengangguk pelan dan tersenyum tetapi tanpa sadar Ayris melupakan jika ia sudah berada di ujung tangga .


" Nona ,,,, Awasssss." Teriak Mery .


Kaki nya melangkah tanpa melihat ke depan jika didepan nya tangga turun .


Beberapa pekerja yang melihat nya serentak berteriak .


" Nona ,,,, Awasssssss,,,,,,." Ucap beberapa pekerja yang kebetulan melihat nya , mereka berlari mengejar Ayris .


" Aaaaaaaaaa,,,,,," teriak Ayris karena tak melihat kedepan kaki nya terpeleset di ujung tangga .

__ADS_1


Zain yang sedang menuruni tangga mendengar teriakan Ayris dan beberapa pekerja terkejut dengan seketika berbalik menangkis tubuh Ayris tepat ke dalam pelukan nya.


" Huhhh untung saja ,ada tuan jika tidak bisa mati kita semua." ucap salah satu pelayan yang berteriak dan berlari mengejar Ayris


" Iya benar ,,,, huhhh." Ucap Mery menyambung ucapan teman nya.


Zain segera menggendong ke ruang tengah dan memeriksa keadaan Ayris , ia begitu khawatir dengan Ayris. Wajah serigala nya terpancar jelas di depan beberapa orang pekerja di sana .


" Pak ,,,,Mus ,,,,,.Pak Mus,,,." Zain berteriak kencang memanggil Pak Mus .


Pak Mus yang berada di ruang makan terkejut dengan suara teriakan Tuan nya, ia bergegas menghampiri Zain.


" Iya tuan .Ada masalah apa ?" Ucap Pak Mus dengan tergopoh gopoh berlari dari ruang tamu.


" Cari tahu siapa yang ceroboh membuat nyonya tergelincir ." Ucap Zain dengan wajah serigala nya.


" Baik tuan ." Jawab Pak Mus singkat .


Ayris yang mendengar ucapan Zain tersedak ketika ia meminum segelas air yang di berikan Mira pada nya.


Max yang baru saja turun terkejut melihat keramaian di ruang tengah , ia pun menghampiri mereka yang berkerumun.


Ia bertanya pada salah satu pelayan tentang apa yang sebenarnya terjadi .


" Mery ,,,,." panggil Max .


" Iya tuan ." Jawab Mery membungkukkan badan nya.


" Ada apa ?" Tanya Max heran .

__ADS_1


" Nona hampir terpeleset jatuh dari tangga ketika ia menoleh pada saya ." Ucap Mery menghela nafas nya.


Max hanya menghela nafas kasar nya mendengar apa yang terjadi . Kakaknya itu pasti akan sangat marah ketika ia melihat kesayangan nya dalam bahaya.


" Huuuuuuhhhhh,,,, ." Max menghela nafas kasar nya karena ia tahu serigala itu pasti akan menerkam mangsanya tidak peduli apapun itu.


Ayris menarik lengan jas Zain dan menggenggam tangan Zain . Zain seketika menoleh ke arah nya .


" Sayang ,,,, aku tidak apa apa ." Ucap Ayris menatap sendu pada Zain.


" Kau yakin tidak apa apa ? aku akan segera menyuruh Max memanggil dokter !" Ucap Zain.


" Tidak sayang , aku baik baik saja . Kau jangan menghukum siapapun, aku yang kurang hati hati ." Ucap Ayris dengan mata yang sayu memohon pada Zain.


" Tidak ,,,, Aku akan tetap menghukum mereka . Mereka ceroboh membiarkan nyonya nya hampir tergelincir." Ucap Zain dengan tatapan mata serigala nya .


Max yang masih berdiri memperhatikan kedua kakak nya tersebut menghela nafas nya .


" *Huuuuhhhh ,,,, jiwa serigala nya bangkit kembali , mudah mudahan kakak ipar bisa memenangkan emosi nya." Gumam Max dalam hati.


" Uuuuuhhhhh ,,,, Serigala ini jika sudah Marah susah sekali di rayu .Aku harus bagaimana ?" Gumam Ayris dalam hati*.


Seketika ia ingat drama korea yang ia tonton.


" Yachhhh ,aku harus pakai cara itu ." Gumam Ayris lagi.


Ayris memegang wajah suami nya , Zain terkejut melihat tingkah Ayris . Sang istri kini telah berani menyentuh wajah nya , kemudian ,,,,


" Muaaaachhhhh,,,,"

__ADS_1


BersambungπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2