ISTRI RAHASIA CEO MAFiA

ISTRI RAHASIA CEO MAFiA
episode 32


__ADS_3

Zain yang telah sampai di bangku taman menghela nafas panjang nya melihat sang istri yang berlarian sepanjang pagi ini .


"*Kau cantik sekali ketika tertidur."


Gumam Zain dalam hati*.


Zain membopong ayris masuk ke mansion membawa nya ke lantai atas dimana kamar nya berada lalu membaringkan gadis cantik yang kini sudah resmi menjadi istri nya itu ke ranjang tempat tidur .


Pak mus yang sedang membersihkan kamar dan merapikan barang milik nyonya nya yang baru saja di pindahkan terkejut melihat tuan muda nya membopong nyonya muda. Ia pun membantu membuka kan selimut tempat tidur kemudian membungkukkan badan nya dan keluar dari kamar Zain.


Muach


Zain mencium kening ayris dan melangkah keluar dari kamar tersebut ke ruang kerja nya yang memang sengaja di design mempunyai pintu rahasia tembus ke kamar nya.


Sedangkan max yang sudah menunggu di ruang kerja nya dengan beberapa berkas yang harus di tanda tangani nya karena ia akan kembali ke kantor .


Di Lobby kantor


Lisha yang masih setia menunggu kedatangan zain mulai bosan dan berpikir mungkin ada benar nya zain sedang di luar kota. Tapi tidak mungkin karena lisha mendapat informasi dari orang orang yang sengaja menjadi mata mata lisha jika zain sedang dalam perjalanan ke kantor.


" Sialan , Awas kau zain !! Aku akan membuat mu bertekuk lutut pada ku."


Umpat lisha berbicara sendiri .


Ia mengeluarkan ponsel milik nya menelepon seseorang.


📞 :" Aku membutuhkanmu ."


📞 :"......."


📞 :" Okay , on the way ."


Lisha mematikan sambungan telepon itu lalu mengambil mobil di parkiran dan menuju orang yang baru saja di telepon nya.

__ADS_1


Lisha yang akhir nya sampai ke sebuah kawasan apartemen mewah nya memasuki lobby dan berjalan menuju lantai atas.


Ditempat perjalanan pulang ke mansion.


Mama mona yang tersulut api amarah karena kegagalan rencana itu tak berhenti menyalahkan putra dan putri nya .


Sedangkan hendra hanya tersenyum melihat istri nya yang bersikap seperti itu.


Mona sadar akan senyuman aneh suami nya , duduk belakangi nya.


" Papa , tersenyum mengejek ku ?"


Ucap Mona dengan kesal .


" Hahahaha,,,.Menurut mana bagaimana ?"


Tawa hendra pecah ketika mendengar pertanyaan sang istri .


" Ihh Papa sama aja."


Hendra yang sebenar nya tidak menyetujui rencana mona memilih mengalah karena selama ini mona selalu mengalah untuk nya.


Namun Hendra hanya menghargai keputusan istri nya tetapi bukan berarti mendukung nya .


"Zain ,Papa merindukan mu .Maafkan Papa belum bisa jadi Papa yang baik untuk mu." Gumam Hendra mengenang putra pertama nya.


Sampai di pintu utama mansion , mona mencari keberadaan dave dan chleo.


" Dave,,,, chleo,,,, ."


" Dave,,,, chleo ,,, di mana kalian ? Mama tahu kegagalan itu pasti rencana kalian ."


" Sudah lah ma . "

__ADS_1


Hendra menenangkan istri nya yang seperti bom atom yang akan meledak .


" Mama yakin pa , ini semua ulah chleo ."


Mona tak berhenti menyalahkan chleo yang selalu membuat ulah jika ia sedang meremcanakan perjodohan untuk kakak kakak nya.


" Minah , dimana chleo dan dave ? Apa mereka belum kembali ?"


Ucap mona .


" Belum nyonya ."


Jawab minah .


" Hah, benar kan pa ? Mama yakin mereka berdua kabur ."


" Sudahlah ma . Ayo kita ke kamar ! Aku lelah hari ini. "


Melihat sang suami yang merasa kan lelah , mona yang tidak tega pun akhir nya menuruti permintaan suami nya .


" Pa , mandi dulu ! Mama sudah siapin air hangat untuk berendam sejenak ."


Ucap mona yang menarik tangan suami nya lalu mendorong nya ke kamar mandi .


Namun hendra tak lantas melepaskan tanhan istri nya namun mengajak nya berendam .


" Eh,,, papa mau apa ?"


mona membelalakkan mata ketika membantu membuka pakaian istri nya.


" Buat adik nya anak anak ."


" Ah ,,, papa .

__ADS_1


Bersambung 😊🙏


__ADS_2