
Di luar ruangan .
Lily yang tengah kesal dengan perdebatan nya dengan ayris terlihat kesal .
" Anton ,,, . Yang di dalam itu istri zain ?"
Lily yang hendak pergi pun membalikkan badan nya bertanya pada anton .
" Iya nona lily . Nyonya ayris adalah istri tuan muda zain."
Anton pun mengiyakan ucapan lily .
" Sejak kapan mereka menikah ? kenapa tidak ada kabar di dunia bawah ? Bos mu benar benar rapi menyimpan rahasia se besar ini ."
Ucap lily memegang dagu nya sendiri mengagumi sisi zain yang ternyata sangat pandai namun berbahaya di dunia bawah .
Anton hanya tersenyum mendengar pernyataan lily .
" Eh ,,, tapi siapa leona ? Setahu ku zain hanya memiliki kucing besar leon saja . Kenapa ada leona ?"
Lily memang mengetahui jika sang ketua mafia memiliki hewan peliharaan leon seekor harimau buas yang tak mengenal ampun .
" Leona pasangan dari leon ,nona lily .Kedua nya binatang kesayangan nyonya muda dan sangat patuh pada nyonya ,nona."
Ucap anton menjelaskan pada lily .
" Apaaaaa ,,,, pasangan leon ? Jadi dia memiliki dua kucing besar ."
Lily terkejut dengan jawaban anton bergidik ngeri mendengar nya .
Lily teringat apa yang di ucapkan auris di dalam ruangan zain dan membuat nya bertambah takut saja .
Ia baru merasakan hawa ketakutan hanya dengan seorang gadis imut sedangkan ia sendiri sering memegang bahkan sering baku tembak dengan musuh nya.
" Anton , aku pulang dulu. Bye,,,."
Lily pun dengan segera pergi dari tempat zain .
Anton tertegun melihat sikap lily yang terlihat ketakutan setelah anton mengiyakan pernyataan lily
Di sudut pintu selly dan mira bahkan diana mengintip dan mendongakkan kepala di ujung pintu melihat anton yang diam terpaku di sana.
" Hei,,, kenapa kalian mengintip seperti itu ?"
Anton melihat pada ketiga teman nya namun mendapat gelengan kepala dari mereka .
Di dalam ruangan .
Ayris yang masih berada di dalam pangkuan zain kemudian beranjak bangun namun tangan kokoh zain tak mengijinkan istri kecil nya itu bangun dari pangkuan nya .
" Kau sangat nakal hari ini !"
Zain kemudian memyentil hidung istri nya namun tak mendapat respon dari ayris yang masih kesal karena melihat kejadian dilobby.
" Semua karena kau ."
Ucap ayris yang kemudian menyembunyikan wajah nya di dada zain .
Ia tak mau di anggap kalah karena terlihat cemburu pada nya .
" Aku,,,, .Kenapa ? Apa kau sedang cemburu ?"
Zain mengerti jika istri nya sedang cemburu ia pun sengaja mengejek nya .
" Cemburu ,,, ? Tidak."
Ayris yang mendongakkan kepala nya lalu menatap ke arah lain meskipun kedua tangan nya masih mengalung di leher zain .
" Hahahaha,,,, . Tidak,,,? Baiklah . Apa kau berbelanja banyak hari ini ? Hingga membuat mu terlihat lelah .''
Zain memilih mengalah karena takut mood istri nya yang sejak pagi kurang baik .
Ia tak ingin membuat ayris terlalu banyak pikiran hingga mempengaruhi baby twins mereka.
Ayris yang mendengar pertanyaan suami nya begitu antusias memberitahu nya . Sungguh di luar tebakan nya jika zain lebih memilih mengalah dari pada berdebat dengan nya .
__ADS_1
" He'em,,,, . Kau tahu sayang , aku juga membeli stelan baju untuk mu."
Ucap ayris dengan wajah berbinar .
" Benar kah ? Apa kau senang hari ini ?"
Zain masih bermain main dengan wajah ayris menyentuh nya dengan lembut lalu beralih dengan baby yang ada di perut nya .
" Apa dia tidak merepotkan mu ?"
Ucap zain mengusap lembut perut ayris .
" Tidak begitu menyenangkan . Sepulang dari mall ada seorang perempuan yang mengaku sebagai calon istri mu."
Ucapan ayris membuat zain mengenyitkan dahi nya .
Beberapa hari terakhir banyak yang melakukan kericuhan yang di lakukan orang orang bayaran yang pasti nya ingin menghancurkan nya .
" Baby sangat senang makan es cream ."
Ayris memasang wajah lesu membuat nya khawatir dengan kondisi nya .
Zain lalu menggendong ayris untuk masuk ke dalam ruang istirahat nya yang memang kedap suara dan juga sangat ayris sukai jetika sedang menemani suami nya bekerja.
" Sayang , istirahat lah sebentar ! Kau dan baby pasti lelah ."
Zain lalu membaringkan ayris di tempat tidur lalu memencet tombol intercom memberirahu diana bahwa ia akan beristirahat sebentar .
Zain kemudian melepas jas nya ikut betbaring dengan ayris . Ayris yang melihat suami nya di samping nya lalu mencari tempat ternyaman nya yaitu lengan zain .
" Sayang, tidur lah !"
Zain meraih ayris ke dalam pelukan nya hingga ia terlelap di tempat yang nyaman .
Zain yang masih memejamkan mata nya terganggu dengan bunyi getar handphone nya yang bergetar karena ada panggilan masuk tertera di layar handphone nya .
π Incoming call " Rian ."
π :" Bos,,,."
π :" Dalang kekacauan tadi pagi nona jane ."
π :" Jane,,,,? Lalu ,,,?"
π :" Gadis itu sudah di aman kan berikut barang bukti nya."
π :" Singkirkan segera !"
π :"Baik bos ."
π :" Beri sedikit pelajaran pada nya atau kau ada rencana lain ."
π :" Tidak bos , nona jane berhutang pada tuan surya yang ternyata sudah di jual pada tuan jack ."
π :" Jack ,,,,? "
π :" Jack pemilik blue house . Dia tidak ada sangkut paut nya dengan tuan surya hanya sebagai penadah mengambil keuntungan saja."
π :" Baiklah ."
π :"Tapi bos,,,,."
Perkataan rian seakan mengundang kecurigaan .
π :" Katakan !"
π :" Tuan adinata telah berencana mengirim seorang wanita untuk merayu anda di acara rutin tahunan para pebisnis bos."
π :" Lalu ,,, ?"
π :" Seperti yang anda ketahui pasti bisa menebak ke arah mana wanita itu bergerak ? Hanya ,,,, nona lily harus waspada karena ia bukan sembarangan ."
π :" Maksud mu ,,,?"
π :" Gadis yang baru saja keluar dari tahanan karena penyelundupan yang sangat rapi dan hampir saja tak terlihat ."
__ADS_1
Zain mengerti apa yang harus ia lakukan setelah mendengar penjelasan rian .
π :" Baiklah . Rian panggil leny kembali !"
π :" Baik bos ."
π :"Klik."
Sambungan telepon pun terputus.
Zain memejamkan sejenak berpikir apa yang sebenar nya di inginkan orang tua itu .
Ayris yang ikut terbangun melihat wajah suami nya yang tengah memejamkan mata nya . Lalu memainkan tangan nya di hidup mancung milik zain.
" Kau kelihatan lelah . Jika tidur seperti ini kau sangat tampan ."
Ucap ayris pelan mengusap hidup milik suami nya lalu menyentuh wajah nya .
" Bagaimana semua wanita tak tergila gila pada mu ? Dulu aku sangat kesal pada mu kau membuat ku jadi seorang janda tapi menjadikan ku ratu di hidup mu . Hi ,,,hi,, aku sangat mencintai mu. "
Ucap ayris tersipu malu.
Zain yang mendengar penuturan istri nya tersenyum kemudian menarik tangan nya dan mencium nya .
" Sayang, kau sudah bangun ? Sejak kapan mulai bangun ?"
Ayris yang mengerutkan dahi nya berharap jika zain tak mendengar pernyataan nya .
" Sejak aku menjadi kan mu ratu dalam hidup ku ."
Ucap zain memejamkan kedua bola mata nya . Ia tahu ayris akan tersipu malu jika meneruskan ucapan nya .
" Apaaa,,, ! Jadi kau mendengar perkataan ku ?''
Ayris yang terkejut mendengar pernyataan zain mulai malu dan benar saja ia pun langsung membenamkan wajah nya di sela sela lengan zain .
" Hemm,,,, ."
Zain melihat istri nya yang tengah tersipu malu bersembunyi di sela sela lengan nya .
" Hei,,,, kenapa bersembunyi seperti ini ? Kau menginginkan yang lain ?"
Ayris semakin merona mendengar perkataan suami nya hingga tak berani mengangkat wajah nya.
Zain sengaja membuat ayris malu untuk menghilang mood yang kurang baik dari ibu hamil tersebut.
" Sayang, aku ingin pulang ? "
Ucap ayris yang kemudian hendak beranjak dari tempat tidur namun di tarik kembali oleh zain.
" Aaaaaaa,,,, . Sayang ,,,,kau membuatku terkejut saja ."
Ayris tak menyadari apa yang sebenar nya di rencanakan oleh zain .
" Sayang ,ada apa ? Kenapa kau terus mendekati ku ?"
Ayris yang menangkap sinyal tidak beres dari wajah suami nya yang terus mendekati nya .
Setelah ia pun tertidur kembali di tempat tidur ayris pun memejamkan kedua mata nya dan sekarang ia paham jika suami nya sedang menginginkan nya .
" Hei,,,, apa yang kau pikir kan ? Aku akan mandi sebentar ! kau mau ikut ?"
Zain yang kemudian membuka kancing kemeja nya mengulurkan tangan nya pada ayris .
Sedangkan ayris hanya tertegun melihat sikap zain yang sungguh di luar dugaan nya .
Ia mengira zain menginginkan nya tetapi salah ternyata hanya mengajak nya mandi .
Namun ayris salah menyepelekan zain hanya mengajak nya mandi biasa seperti biasa nya mandi luar biasa hingga menghabiskan beberapa jam mereka lakukan hingga ayris merasa kesal dengan tingkah suami nya.
Badan nya terlihat segar namun juga melelahkan karena olahraga panas di kamar mandi yang mereka berdua lakukan .
Sedangkan zain hanya tersenyum senang melepas dahaga nya setelah beberapa hari bersemayam.
Bersambungπππ
__ADS_1