
" Muaaacchhhhhh ,,,." Ayris mencium bibir Zain .
Para pekerja yang melihat nya pun menundukkan kepalanya ketika melihat sang majikan beradegan romantis.
Meskipun menahan malu Ayris harus melakukan nya untuk meredam kemarahan serigala nya.
"*Haaaaaa haaaaa,,,, kakak ipar memang jitu. Apa yang akan dilakukan serigala itu?" Gumam Max dalam hati.
"uhhhh ,,,, mengotori mata suciku saja." Max berdecak kesal*.
Zain yang mendapat perlakuan istri nya seperti itu melototkan kedua bola mata nya , ia tidak menduga jika istri nya itu sudah seberani ini.
Ayris melepaskan bibir Zain menyudahi ciuaman itu , ia memohon pada Zain dengan mata nya yang sayu .
" Sayang,,,, aku mohon . Please !!!." Ucap Ayris , Zain masih memandang Ayris dengan nada sendu nya membuat Zain tidak tega .
Disamping itu Ayris merentangkan kedua tangan nya minta di gendong , sikap manja nya membuat Zain luluh seketika .
Zain kemudian menggendong Ayris dan Ayris mengalungkan kedua tangan nya ke leher suaminya, semula Zain akan membawa Ayris ke ruang makan berhenti melangkah ketika Ayris membisikkan sesuatu di telinganya.
" Sayang ,,,, aku ingin sarapan di kamar ." Bisik Ayris kemudian menyembunyikan kepala nya di bidang dada Zain.
Zain tersenyum melihat tingkah Ayris , ia tak menyangka jika istri nya itu pandai bermanja manja pada nya .
__ADS_1
" Pak Mus,,,,,." Panggil Zain pada Pak Mus .
" Iya tuan ." Jawab pak mus singkat.
" Bawa sarapan Nyonya ke kamar !" Ucap Zain menatap Pak Mus .
" Baik Tuan ." Pak Mus membungkukkan badan nya setelah Zain berlalu pergi dari hadapan nya.
Ia memandang ke arah Mira , Mira yang mengerti arti tatapan Pak Mus mengangguk pelan .
Max yang menatap dua pasangan tersebut berdecak kesal .
"Cihhhkkkk ,,,, Awas saja kau kak . Kau kan menjadi bucin akut , Haaaaahaaaaa." Ucap Max dalam hati sedikt menyunggingkan senyum.
Sedangkan Zain mendudukkan Ayris di sofa bulat kesayangan nya . Ia memandang wajah istri nya yang tengah malu.
" Sayang ,, kau yakin tidak apa apa ." Zain memperlihatkan kekhawatiran nya pada Ayris , Ayris hanya mengangguk pelan tersenyum pada nya.
" Bagaimana aku bisa ke kantor jika kau bertingkah seperti ini , huuuuuuhhhhh." Ucap Zain dalam hati nya ,ia berdecak kesal.
Sedangkan ia ada meeting penting yang tidak dapat ia tinggalkan . Ada beberap kolega nya yang hendak menemui nya diantara nya dari luar negeri.
Ia melihat suami nya yang tengah melamun , Ayris menarik narik lengan jas kerja Zain hingga membuat nya tersadar .
__ADS_1
" Sayang ,,,,,aku harus ke kantor . Mira akan menemanimu di rumah . Jaga diri baik baik !" Ucap Zain, kemudian mencium kening Ayris .
Ayris yang melihat Zain hendak melangkahkan kaki nya ,sedikit merasa kecewa .
" Kenapa pamit nya seperti itu ? Uhhhhhhh..." Gumam Ayris dalam hati .
" Sayang ,,,,, ." suara panggilan Ayris menghentikan langkah Zain, Zain berjalan menghampiri Ayris kembali.
" Iya sayang,,,, kau membutuhkan sesuatu ? " Tanya Zain mengusap lembut pipi Ayris .
Ayris meraih tangan kanan Zain dan mencium nya kemudian ia menyentuh wajah Zain dan mencium pipi nya .
Zain terkejut melihat aksi yang di lakukan Ayris , istri nya itu ternyata selain punya sisi sifat dingin seperti nya, juga romantis seperti pasangan yang lain.
Sikap ramah dan penyayangnya lah yang membuat Zain semakin jatuh hati padanya .
Zain bangun dari duduk nya dan berjalan ke arah pintu ,langkahnya terhenti kembali mendengar suara Ayris.
" Hati hati ya sayang ,,,,,,." Ucap Ayris tersenyum.
Zain yang menoleh nya pun tersenyum pada nya dan mengangguk .
" *Dasar serigala,,, love u my husband . Biarkam aku memendam cinta ku untuk mu , meski aku tidak tahu kau mencintaiku atau tidak." Gumam Ayris dalam hati.
__ADS_1
bersambungπππππ*