
Ayris memandang lekat pada suami nya , ia merasa seperti seorang ratu atas perlakuan Zain . Bahkan sprei bekas mereka bertempur pun Zain yang membereskan nya , Ayris benar benar terpukau dengan sikap Zain .
Sikap yang tidak ia dapat kan dari faizal meskipun mereka berpacaran dan menikah .Zain memang berbeda , meskipun di luar sangat dingin dan kejam tetapi tidak saat ia bersana nya . Bahkan untuk turun dari tempat tidur pun Zain tidak mengijinkan nya berjalan meskipun hanya ke kamar mandi .
Ayris tetap memandang nya namun keoaka nya penuh dengan bayangan sikap sayang Zain pada nya , hingga Zain menghampiri nya menyentuh pipi nya dengan sedikit cubitan.
" Sayang , kamu sedang melamun ? " Ucap Zain menarik Ayris ke dalam pelukan nya. Ayris gugup karena Zain mengetahui jika ia sedang melamun.
" Ti,,,,tidak." Jawab Singkat Ayris kemudian ia bersembunyi di bidang dada Zain . Zain mencium keningnya mencurahkan kasih sayang nya pada Ayris wanita yang ia sangat cintai .
" Krukkkkk ,,,,krukkkkk." Ayris memegang perut nya kemudian mendongakkan kepala nya menatap wajah Zain.
Zain mengerti jika Ayris kehilangan banyak tenaga karena diri nya , namun ketika Ayris mendongak kan kepalanya zain mencium sekilas bibir cery nya .
Ayris yang tengah lapar kesal dengan Zain kemudian memukul bidang dada Zain . Zain berpura pura kesakitan dengan pukulan Ayris ,Ayris yang melihat nya menghentikan pukulan tersebut dan memegang dada yang ia pukul .
" Sakit,,,,? " Ucap Ayris kemudian mengusap pelan bidang dada Zain .
" Haaaaa haaaaaa ,,,,,. Sayang, pukulan tangan kecilmu tidak akan membuatku sakit ." Ucap Zain senang mempermainkan Ayris kemudian meraih tangan tersebut dan mencium nya.
Ia sangat bahagia dengan kehadiran Ayris namun ia harus berhati hati karena telah ada musuh yang menyelinap masuk dalam Mansion nya .
__ADS_1
tok tok tok,,,,,,
Suara ketukan pintu terdengar dari luar kamar ketika Ayris ingin beranjak bangun tetapi area gua terlarang nya masih terasa nyeri karena ulah Zain yang tak melepaskan nya .
" Aaaaauww,,,,." Ayris mengeluh nyeri di area gua terlarangnya dengan tangan memegang dress midi yang ia kenakan tepat di area tersebut.
Zain yang melihat nya hanya tersenyum kemudian bangun dari duduk nya berjalan ke arah pintu.
Ceklekkk,,,,,
" Permisi tuan ,makanan nya sudah siap ." Ucap seseorang yang ternyata adalah Mira yang berada di balik pintu .
" Hemmmm,,,,,." Ucap Zain dengan dingin nya kemudian menarik meja troly yang berisi makanan lengkap dengan beberapa jus kesukaan Ayris.
Kemudian ia membalikkan badan nya undur diri .
" Mira,,,,." Ucap Zain ,ketika mira membalikkan badan nya tersenyum pada tuan nya .
" Iya tuan , anda membutuhkan sesuatu ?" Ucap mira tersenyum.
" Terimakasih ." Ucap Zain kemudian menutup pintu kamar nya .
__ADS_1
Mira tertegun dengan perkataan tuan nya ,selama ia bekerja di situ tidak pernah ia mendapati sikap hangat majikan nya.
" *Apa,,,? apa aku tidak salah dengar ? baru saja tuan bilang terimaksih ? "
" Selama bekerja di sini tuan selalu dingin tetapi kali ini ,,,,? Nyonya muda benar benar hebat ."
Mira bermonolog sendiri dalam hati nya ,ia masih berdiri diam membisu didepan kamae tuan nya tak percaya apa yang ia dengar* .
Mira yang tersadar dari lamunan nya segera meninggalkan tempat itu.
Sedangkan Zain yang menarik troly meja berisi beberapa makan ke dekat sofa memberikan jus kesukaan Ayris.
" Sayang , ini minum lah ." Ucap Zain memberikan segelas jus apel pada Ayris. Ayris yang bersemangat dengan makanan mengerucutkan bibir nya .
" Sayang , aku lapar ." Zain tertegun melihat sikap garang Ayris , istri nya tidak menerima jus tersebut namun mengambil piring makan lalu mengambil beberapa makanan kemudian duduk kembali ke sofa .
Ayris yang tersadar melihat Zain tertegun melihat nya kemudian tersenyum pada Zain .
" Sayang ,sini aku suapi ." Ucap Ayris tersenyim pada Zain kemudian Zain hanya tersenyum menggelengkan kepala nya ,ia merasa gemas melihat sikap Ayris .
Zain kemudian mengambil beberapa makanan dan duduk di dekat Ayris . Mereka menikmati makan bersama .
__ADS_1
" hukk hukkk ,,,,,."
Bersambung 😂😂😊🙏