
"Isshh.. mas kok jadi mesum gini sih?" ucap Rini sambil mendorong tubuh suaminya
"Biarin aja, mesum sama istri sendiri. Ya udah, kita langsung ke kamar aja yuk"
"Terus ini siapa yang mau beresin makanan sama piring kotor nya?"
"Udah biarin aja, nanti mas yang beresin kalau sempet"
Farhan pun langsung menarik istrinya masuk kedalam kamar mereka.
"Kamu wudhu duluan aja, biar mas yang siapin sejadah dan mukenah Nya"
"Iya mas"
Tidak lama setelah Rini selesai mengambil wudhu, Farhan pun langsung bergegas mengambil wudhu. Setelah nya mereka pun melaksanakan sholat sunnah sebelum melakukan hubungan suami istri.
Tidak lama kemudian, mereka pun telah selesai sholat sunnah nya. Farhan pun langsung mengulurkan tangannya pada istrinya.
"Mau ngapain sih mas?"
"Salim lah, mau ngapain lagi emang nya"
Rini pun langsung meraih tangan suaminya dan kemudian mencium punggung tangan suaminya. Setelah Itu mereka pun mulai memanjat kan doa masing-masing.
"Ya Allah Ya Rabb. Hanya kepada mu aku menyembah dan hanya kepada mu lah aku meminta. Jadikanlah rumah tangga ku sebagai rumah tangga yang selalu dilimpahkan keberkahan dan jadikan pernikahan kami menjadi pernikahan yang sakinah mawadah dan warohmah. Jauhkan lah kami dari orang-orang yang ingin merusak kedamaian pernikahan kami. Jadikanlah istri ku menjadi istri yang sholehah dan patuh pada setiap ucapan ku. Sadarkan lah pikiran nya supaya bisa berubah menjadi perempuan yang anggun dan lemah lembut" ucap Farhan dalam doanya Mendengar ucapan doa yang dipanjatkan oleh suaminya, Rini pun hanya bisa membulatkan matanya.
'Ini orang cerita nya lagi berdoa apa lagi nyindir gue secara halus sih?' batin Rini
Merasa tidak terima disindir oleh suaminya dalam doa. Rini pun melakukan hal yang sama.
"Ya Allah Ya Rabb. Hanya kepada mu aku menyembah dan hanya kepada mu lah aku meminta. Aku mohon ya Allah tolong buat suami ku ini menjadi lebih lembut jangan galak-galak terus, buka kan lah pikiran nya agar tidak salah paham lagi pada ku apalagi sampe cemburu buta pada orang yang salah. Jadikanlah dia suami yang royal pada istrinya. Sadarkan lah dia bahwa istrinya yang cantik ini juga butuh modal supaya bisa tetap cantik selama nya. Aamiin" ucap Rini dalam doanya
Mendengar doa yang dipanjatkan oleh istrinya itu sontak Farhan pun langsung mendelik tajam kearah istrinya.
"Kamu berdoa apa nyindir saya?" tanya Farhan
"Hehehe... dua-duanya mas, kan biar sekalian gitu"
Mendengar ucapan istrinya itu ia pun langsung menepuk jidatnya
"Kamu itu ada-ada aja. Bagaimana malam ini jadi gak? Kalau gak jadi saya tinggal tidur duluan nih" ucap Farhan sambil melipat sejadah nya
"Ya, harus jadi lah. Masa udah semangat gini malah batal" ucap Rini
Rini pun langsung bergegas melipat sejadah dan mukenah nya ketika melihat suaminya kini sudah duduk ditepi ranjang.
"Ya udah, cepetan kesini" ucap Farhan sambil menepuk kasur nya
Rini pun langsung berjalan ke arah ranjangnya dan duduk didekat suaminya. Setelah itu Farhan pun perlahan mulai menyentuh kedua pipi istrinya. Ia pun mulai mencium bibir ranum istrinya dengan perlahan.
Rini pun mulai menikmati setiap sentuhan yang dilakukan oleh suaminya itu. Ketika gairah kedua nya sudah mulai naik. Farhan pun langsung merebahkan tubuh istrinya diatas ranjang. Setelah itu Farhan pun langsung membuka pakaian atasnya. Rini pun langsung terpukau dengan pesona tubuh atletis dari suaminya itu. Farhan yang mengetahui bahwa istrinya terpukau dengan pesona tubuh nya. Ia pun langsung membuka pakaian bawah nya. Dan kini tubuh nya pun sudah polos tanpa sehelai benang pun.
Rini pun langsung membulatkan matanya saat melihat senjata milik suaminya itu sudah berdiri tegak. Tidak lupa ia pun perlahan mulai melepaskan semua pakaian yang dikenakan istrinya. Farhan pun tidak kalah terkejutnya melihat pesona tubuh istrinya yang begitu mulus dan putih ditambah lagi dengan dua gunung kembar yang terlihat begitu menggoda membuat hasrat nya Farhan lebih menggelora. Sebelum mencampuri istrinya, ia pun terlebih dahulu memanjat kan sebuah doa.
Bismillah, Allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami."
__ADS_1
Setelah selesai berdoa, Farhan pun langsung melaksanakan tugas nya.
"Tunggu sebentar mas" ucap Rini saat menghentikan aksi suaminya
"Kenapa lagi sih sayang?? Lagi tanggung nih"
"Hhmm.. itu mas. Punya nya mas, bisa dikecilin dikit gak?"
Mendengar pertanyaan aneh yang terlontar dari mulut istrinya ia pun langsung mengernyitkan dahinya.
"Memang nya kamu pikir punya saya ini balon tiup yang bisa dikecilin atau digedein"
"Ya bukan begitu. Aku cuma khawatir aja, apa mungkin sebesar itu bisa masuk kedalam punya ku"
"Ya bisa lah sayang
"Terus kalau nanti aku kesakitan gimana?"
'Huh! Gini nih repot nya nikah sama bocah. Sampe hal penting dan mendesak gini masih aja kebanyakan nanya keburu loyo dah nih' batin Farhan
"Sakit nya cuma sebentar aja sayang. Nanti kalau kamu ngerasa kesakitan, kamu boleh kok gigit tangan mas sekeras yang kamu mau atau nyakar punggung mas, ya itung-itung supaya mas juga bisa ngerasain rasa sakit yang kamu rasain"
"Beneran boleh nih?"
"Iya"
"Janji ya gak boleh marah nanti"
"Iya janji. Udah selesai belom nanya nya Keburu loyo nih senjata nya kalau kamu kebanyakan nanya"
"Baiklah. Mas lanjutin ya. Bismillahirrahmanirrahim" ucap Farhan sebelum memasukkan senjata
"Aaaaaa...." teriak Farhan saat Rini menggigit tangan nya begitu keras.
Rini menggigit tangan suaminya untuk melampiaskan rasa sakit yang ia rasakan saat senjata milik suaminya itu dihentak masuk kedalam tubuhnya.
Setelah melakukan penyatuan yang sangat indah dibawah rembulan yang bersinar begitu indah. Mereka pun kini terlelap dalam damai.
Keesokan paginya. Adzan subuh pun telah berkumandang. Farhan langsung terbangun saat mendengar suara adzan. Iya pun tersenyum saat melihat istrinya tertidur didalam pelukannya tanpa selembar pakaian yang melekat pada tubuh keduanya.
Cup
Farhan pun langsung memberikan istrinya morning kiss terlebih dahulu sebelum ia bersiap untuk mandi. Setelah ia selesai mandi, Farhan pun langsung menghampiri istrinya untuk membangun kan nya.
"Sayang, bangun dulu yuk. Mandi, abis itu kamu sholat subuh"
"Eeeunggh... nanti aja mas lima menit lagi"
"Nanti keburu siang sayang. Ayo buruan bangun"
Rini pun tidak menjawab ajakan suami. la justru melanjutkan tidur nya.
"Mau bangun sekarang, atau saya lakukan lagi seperti yang semalam" ucap Farhan
Rini yang masih bisa mendengar ucapan suaminya itu pun akhirnya memilih untuk langsung membuka matanya daripada berakhir dengan ronde kedua.
"Apaan sih mas. Memang nya gak puas apa semalam?"
__ADS_1
"Puas kok. Puas banget malah. Terimakasih ya sayang" ucap Farhan sambil mengusap kepala istrinya
"Tapi sekarang kamu cepetan bangun abis itu keramas, kalau kamu tidur lagi yang ada kesiangan subuh nya"
"Iya, iya. Ini juga mau bangun"
Rini pun mau tidak mau harus bangun dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya sesuai perintah suaminya. Namun saat ia hendak turun dari ranjang. la pun merasa nyeri diarea intim nya.
"Aauuw'"
"Kamu kenapa sayang?"
"Kenapa kenapa, udah tau masih sakit pake ditanya segala"
"Emang nya sakit banget ya?"
"Ya iyalah. Kamu mah enak tinggal nyolok aja. Mana tau rasa sakit nya gimana"
"Kata siapa? Nih liat tangan aku, penuh luka semua nih gara-gara digigit kamu semalem" ucap Farhan sambil menunjukkan tangannya yang dipenuhi oleh luka bekas gigitan istrinya semalam
"Hehehe. iya aku lupa. Tapikan itu bagus, biar impas. Jadinya kan kita sama-sama ngerasain sakit nya juga bukan aku doang yang ngerasain sakit nya"
"Iya deh. Udah buruan sana ke kamar mandi. Bisa jalan gak? Kalau belum bisa jalan, sini biar mas yang gendong"
"Kuat gak gendong aku?"
"Kuat lah, semalem aja kuat apalagi cuma gendong kamu"
Rini pun langsung merentangkan kedua tangannya untuk digendong oleh suaminya. Farhan pun langsung menggendong istrinya menuju ke depan kamar mandi.
la pun langsung menurunkan kembali istrinya sesampainya di depan pintu kamar mandi.
"Udah, sampai sini aja gendong nya mas"
"Yakin?"
"Iya"
"Gak mau mas gendong sampai kedalam?"
"Gak perlu mas, nanti yang ada kamu mandi dua kali"
"Ya gak apa-apa dong"
"Huh! Dasar genit. Udah sana, katanya mau sholat subuh"
"Ya udah, mas sholat subuh di mesjid dulu ya. Oh iya kamu mandi wajib nya yang bener loh abis itu wudhu dan langsung sholat subuh. Jangan langsung tidur abis mandi"
"Iya mas iya. Bawel banget sih. Udah sana pergi"
"Iya, ini juga mas mau pergi. Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam"
Setelah melihat suaminya sudah keluar dari kamar. Rini pun langsung bergegas masuk kedalam kamar mandi. Setelah selesai mandi dan mengambil wudhu. Ia pun langsung membentang kan sejadah nya dan memulai sholat subuh.
Namun karena ia masih sangat lelah dan mengantuk. Selesai sholat subuh ia bukan nya melipat sejadah nya. Justru ia kini tertidur pulas diatas sejadah nya lengkap dengan mukenah yang masih melekat pada tubuh nya.
__ADS_1